Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembibitan Dalam Bercocok Tanam Kopi Merupakan Langkah Yang Sangat Penting

Pembibitan Dalam Bercocok Tanam Kopi Merupakan Langkah Yang Sangat Penting

Ratings: (0)|Views: 262 |Likes:
Published by CHINSA

More info:

Published by: CHINSA on Jun 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
Pembibitan dalam bercocok tanam kopi merupakan langkah yang sangat penting. Seperti telahdiuraikan, pengadaan bahan tanam tanaman kopi dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu secarageneratif menggunakan biji dan secara vegetatif menggunakan sambungan (grafting/entring) ataustek (cutting). Kedua cara pengadaan bahan tanam tersebut pada dasarnya sama, yaitu harusmelalui dua tahap pembibitan. Pertama melalui persemaian (pre nursery), kedua melalui pembibitan (main nursery).Pada tahap persemaian, benih yang sudah disiapkan dan diseleksi yang baik dan sehat ditanam(dideder) di bedengan yang telah disiapkan sebelumnya. Ukuran bedengan lebar 1.2 m dan panjang menurut keperluan, tapi lebih baik tidak lebih dari 10 m. Di antara bedengan dibuat jalanselebar 40 cm. Arah bedengan utara-selatan. Bedengan dicangkul sedalam + 30 cm, kemudiandihaluskan dan diratakan serta sisa-sisa akar dan batu-batu dibuang. Untuk suci hama ditaburkaninsektisida. Bedengan kemudian dilapisi pasir halus setebal + 5 cm. Tepi bedengan diberi penahan dengan sebilah bambu atau papan.Benih ditanam dengan posisi tertelungkup atau bagian yang rata di bawah dibenamkan sedalam+ 0.5 cm. Jarak tanam benih 5 cm x 3 cm. Setelah benih ditanam, bedengan persemaian ditutupdengan daun alang-alang yang dipotong kecil-kecil dan disiram setiap hari. Pemindahankecambah ke pembibitan dilakukan setelah kecambah berumur 9 ± 12 minggu sejak tanam.Pada tahap pembibitan, pekerjaan yang dilakukan yaitu persiapan tempat pembibitan, pemindahan dan penanaman bibit serta pemeliharaan bibit. Tempat pembibitan sebaiknya berdekatan dengan lokasi penanaman, dekat sumber air, mudah pengawasan dan mudah pengangkutan. Tempat pembibitan diberi naungan, baik naungan alami seperti tanamanLaucaena glauca klon L2 ataupun naungan buatan seperti atap dari daun alang-alang, anyaman bambu ataupun anyaman daun kelapa.Pembibitan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan polybag untuk memudahkan pemeliharaan serta memudahkan pengangkutan dan penanamannya di lapang. Polybag yangdigunakan berwarna hitam berukuran 30 cm x 20 cm dengan ketebalan 0.1 mm. Polybag diberilubang penutasan air berdiameter 7 mm sebanyak + 30 buah merata pada dua per tiga bagian bawah, kedua ujung sisi bawah dilipat ke arah dalam. Polybag diisi penuh dengan campurantanah lapisan atas (top soil), pupuk kandang dan pasir halus dengan perbandingan 2:1:1. Polybagdiatur di tempat pembibitan dengan jarak 30 cm x 30 cm.Kecambah yang telah berumur 9 ± 12 minggu sejak tanam (stadium kepelan) dipindahkan ke polybag. Sebelum ditanam dalam polybag, bibit diseleksi terlebih dahulu dengan kriteria berdaunkepel baik (hijau), tumbuh subur, batang dan akar tunggang tidak bengkok dan bebas hama dan penyakit.Pemeliharaan bibit di pembibitan meliputi penyiraman, pengendalian gulma, pemupukan pengendalian hama dan penyakit serta pengaturan naungan dan seleksi bibit. Penyiramandilakukan satu atau dua hari sekali dengan volume air sampai kapasitas lapang (media tumbuhtetap lembab). Pengendalian gulma dilakukan secara manual baik di luar maupun di dalam polybag. Jenis dan dosis pupuk yang digunakan di pembibitan serta waktu pemupukan tercantum pada Tabel.
 
Jenis dan Dosis Pupuk untuk Pembibitan Kopi
 Umur Bibit(bulan)Urea TSP KCl(g/bibit/th)3 10 5 55 20 10 107 30 15 159 40 20 2012 50 25 25Sumber: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (1997 b)Sebelum dilakukan pemupukan, media tumbuh dalam polybag digemburkan terlebih dahulu.Hama yang banyak menyerang bibit kopi biasanya terdiri atas ulat, tungau/ kutu yang dapatdikendalikan dengan insektisida dengan konsentrasi 0,2 ± 0,3 persen. Penyakit yang biasamenyerang di pembibitan, yaitu penyakit karat daun (Hemileia vastarix) atau bercak daun, pengendaliannya digunakan fungisida dengan konsentrasi 0,2 persen. Pengaturan/pengurangannaungan di pembibitan perlu dilakukan secara berangsur-angsur agar bibit dapat beradaptasiterhadap penyinaran matahari. Demikian pula dengan seleksi bibit harus dilakukan secara bertahap dengan memisahkan bibit yang pertumbuhannya kerdil serta terserang hama dan penyakit dari bibit yang baik.
I. PENDAHULUAN
Tanaman Kopi merupakan tanaman yang sangat familiar di lahan pekarangan penduduk pedesaan diIndonesia. Jika potensi dahsyat ini bisa kita manfaatkan tidaklah sulit untuk menjadikan komoditi inimenjadi andalan di sektor perkebunan. Hanya butuh sedikit sentuhan teknis budidaya yangtepat, niscaya harapan kita optimis menjadi kenyataan.PT. Natural Nusantara berusaha mewujudkan harapan bersama tersebut dengan paket panduan teknisdan produk tanpa melupakan Aspek K-3 yaitu kuantitas, kualitas dan kelestarian yang kini menjadi salahsatu syarat persaingan di era globalisasi.
II. PERSIAPAN LAHAN
- Untuk tanah pegunungan/miring buat teras.- Kurangi/tambah pohon pelindung yang cepat tumbuh kira-kira 1:4 hingga 1: 8 dari jumlah tanaman kopi.- Siapkan pupuk kandang matang sebanyak 25-50 kg, sebarkan Natural GLIO, diamkan satu minggu danbuat lobang tanam 60 x 60, atau 75 x 75 cm dengan jarak tanam 2,5×2,5 hingga 2,75 x 2,75 m minimal 2bulan sebelum tanam
III. PEMBIBITAN
 - Siapkan biji yang berkualitas dari pohon yang telah diketahui produksinya biasanya dari penangkar benih terpercaya.- Buat kotak atau bumbunan tanah untuk persemaian dengan tebal lapisan pasir sekitar 5 cm.- Buat pelindung dengan pelepah atau paranet dengan pengurangan bertahap jika bibit telah tumbuh- Siram bibitan dengan rutin dengan melihat kebasahan tanah- Bibit akan berkecambah kurang lebih 1 bulan, pilih bibit yang sehat dan lakukan pemindahan ke polibagdengan hati2 agar akar tidak putus pada umur bibit 2 -3 bulan sejak awal pembibitan- Tambahkan pupuk NPK sebagai pupuk dasar (lihat tabel) hingga umur 12 bulan
 
- Siramkan SUPERNASA dosis 1 sendok makan per 10 liter air, ambil 250 ml per pohon dari larutantersebut- Setelah bibit umur 4 bulan semprotkan 2 tutup POC NASA per tangki sebulan sekali hingga umur bibit7-9 bulan dan siap tanam
Tabel Dosis Pupuk Untuk Bibit Kopi
 
Umur (bln)gr/m2Urea SP-36 KCl3 10 5 55 20 10 107 30 15 159 40 20 2012 50 25 25
C
atatan :
Jenis dan dosis pupuk bisa sesuai dengan anjuran dinas pertanian setempat. Perhatikankelembapan tanah agar bibit tidak terkena serangan karat daun.
IV. PENANAMAN
- Masukkan pupuk kandang dengan campuran tanah bagian atas saat penanaman bibit.- Usahakan saat tanam sudah memasuki musim hujan.- Lakukan penyiraman tanah setelah tanam- Hindarkan resiko kematian tanaman baru dari gangguan ternak.
V. PENYULAMAN
 - Lakukan penyulaman segera jika tanaman mati atau gejala pertumbuhannya tidak normal.- Penyulaman dilakukan awal musim hujan
VI. PENYIRAMAN
 Lakukan penyiraman jika tanah kering atau musim kemarau
VII. PEMUPUKAN
- Pemupukan NPK diberikan dua kali setahun, yaitu awal dan akhir musim hujan.- Setelah pemupukan sebaiknya disiram.
Jenis dan Dosis Pupuk Makro sesuai table.
 
Tahungr/pohon/tahunUrea SP-36 KCl1 2 x 25 2 x 25 2 x 202 2 x 50 2 x 50 2 x 403 2 x 75 2 x 70 2 x 404 2 x 100 2 x 90 2 x 405 ± 10 2 x 150 2 x 130 2 x 60> 10 2 x 200 2 x 175 2 x 80

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
dndhan liked this
Goes Jay liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->