Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Beberapa Kesalahan Umum Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Beberapa Kesalahan Umum Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Ratings: (0)|Views: 519 |Likes:

More info:

Published by: Parlindungan Pardede on Jun 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2013

pdf

text

original

 
1
BEBERAPA KESALAHAN UMUMDALAM PENULISAN KARYA ILMIAH
1
 
Parlindungan Pardede
2
 
Berdasarkan pengalaman penulis dalam membimbing penulisan makalah,artikel, dan skripsi oleh mahasiswa dan dalam mengedit tulisan ilmiah, terdapatempat kelompok kesalahan yang sering ditemukan para penulis (pemula): bagaimanamembuat alinea yang efektif, bagaimana membuat tulisan mudah dipahami, bagaimana cara mengutip dengan benar, bagaimana cara menuliskan referensi.Berikut ini adalah uraian singkat mengenai ketiga hal itu.
A. Alinea Yang Efektif 
Pada dasarnya setiap karya tulis merupakan sekumpulan alinea yang membahassuatu permasalahan. Oleh karena itu, kemampuan menulis alinea yang baik adalah persyaratan yang sangat penting dalam menulis karya ilmiah. Berikut ini merupakankonsep-konsep mendasar yang perlu dikuasai dalam rangka mengembangkankemampuan menulis alinea yang efektif.Alinea pada hakikatnya merupakan perpaduan sekelompok kalimat yangmembahas satu ide pokok . Seluruh kalimat itu harus memiliki hubungan logis.Kalimat yang tidak berhubungan logis (atau tidak relevan dengan ide) pokok harusdihapus dari alinea. Kalimat yang bersifat pengulangan juga harus dihilangkan.Salah satu pertanyaan yang sering diajukan tentang alinea adalah: Berapa jumlah kalimat yang diperlukan untuk membuat sebuah alinea? Tidak ada jawabanyang pasti untuk pertanyaan ini. Yang perlu dipedomani adalah bahwa sebuah alineatidak boleh terlalu pendek sehingga ide pokoknya tidak dikembangkan secaramemadai, atau terlalu panjang sehingga ide pokoknya berkembang sangat luas hingga perlu dikembangkan dalam beberapa alinea terpisah.Dilihat dari fungsinya, kalimat-kalimat pembangun sebuah alinea dapatdibedakan ke dalam tiga jenis: kalimat topik, kalimat pendukung, dan kalimatkesimpulan. Kalimat topik berfungsi menyatakan ide pokok atau mengungkapkan apayang akan dibahas dalam alinea tersebut. Kalimat pendukung berfungsimenghadirkan bukti, fakta, argumen, atau penjelasan lain untuk memperjelas ide pokok. Sedangkan kalimat kesimpulan digunakan untuk merangkum isi alinea ataumenunjukkan transisi ke alinea berikutnya. Tidak semua alinea membutuhkan kalimatkesimpulan. Oleh karena itu, jenis kalimat yang harus ada dalam sebuah alinea adalahkalimat topik dan pendukung. Tampilan sebuah alinea dapat digambarkan sepertidalam gambar 2 berikut.
1
Dipresentasikan Dalam Forum Ilmiah Dwi-Bulanan FKIP-UKI, 17 Juni 2010
 
2
Dosen FKIP-UKI
 
2
 
G
ambar 2: Tampilan Sebuah Alinea
1
.
 
Kalimat Topik Dalam tulisan ilmiah, kalimat topik dapat ditempatkan di awal atau di akhir alinea, tergantung pola berpikir yang digunakan. Jika penulis menggunakan pola berpikir deduktif, kalimat topik diposisikan di awal alinea, jika induktif, di akhir.Untuk penulis pemula, menempatkan kalimat topik di awal alinea lebihdisarankan, karena mendukung suatu ide yang lebih umum dengan menghadirkandetil-detil yang spesifik (deduktif) biasanya lebih mudah dilakukan daripadamenyimpulkan beberapa detil spesifik menjadi sebuah ide yang lebih umum.Selain itu, perlu diingat bahwa setiap kalimat topik harus mengandung tigaunsur: subjek, verba, dan ide pengendali (
controlling idea
). Subjek dalam kalimattopik berperan sebagai topik alinea, sedangkan ide pengendali merupakan sebuahkata atau frasa yang mengendalikan informasi-informasi dalam kalimat-kalimatlain dalam alinea tersebut. Subjek bisa diletakkan di awal kalimat topik (sebelumverba) atau di akhir (sesudah verba). Lihat contoh
1
berikut.Contoh
1
 
1.
 
Karya ilmiah memiliki empat ciri khas.S V IP2.
 
Terdapat empat ciri khas yang dimiliki oleh karya ilmiah.IP V S
Berdasarkan penjelasan dia atas, terungkap bahwa bahwa sebuah kalimattopik harus memenuhi tiga persyaratan. Pertama, kalimat topik harus berbentuk kalimat lengkap (
complete
). Dalam kalimat itu harus terdapat unsur subjek, predikat, dan objek (ide pengendali). Kedua, cakupan ide pengendali harusterbatas (
limited 
), dalam arti tidak lebih dari satu ide karena sebuah alinea hanyadapat membahas sebuah ide secara tuntas. Ketiga, ide pengendali harus spesifik (
 specific
). Hal ini berarti ide tersebut harus relevan dan secara langsung berhubungan dengan topik.Untuk memahami ketiga persyaratan kalimat topik ini secara lebih jelas, lihatcontoh-contoh dan penjelasan dalam contoh 2 berikut.
 
(
Kalimat topik)«««««««««««««««««««««««««««««««««««««««««««««
(
Kalimat pendukung) ««««««««««««««««««««««
(
Kalimat pendukung) «««««««««««««««««««««««««««««««««
(
Kalimat pendukung) ««««««««««««««««««««««««««««««««««««
(
Kalimat pendukung) «««««««««««««««««««««««««««««..
 
3
 
Contoh 2
1.a. Kemampuan menulis yang baik1.b. Kemampuan menulis yang baik memberikan banyak keuntungan.2.a. Pulau Bali terkenal dengan berbagai pemandangan yang indah.2.b. Pulau Bali terkenal dengan berbagai pemandangan yang indah danpenduduknya yang ramah.3.a. Kenaikan harga kebutuhan pokok menimbulkan masalah yang serius.3.b. Kenaikan harga kebutuhan pokok menimbulkan masalah yang seriusbagi kalangan berpenghasilan rendah.
Kalimat (
1
.a.) di atas bukan kalimat topik yang baik karena tidak memilikiunsur subyek, verba, dan ide pengendali. Sedangkan kalimat (
1
.b.) adalah kalimattopik yang baik karena adanya unsur subyek, verba, dan ide pengendali. Kalimat(2.a.) merupakan kalimat topik yang baik karena ide pengendalinya hanya satu,yakni ³berbagai pemandangan yang indah´. Kalimat (2.a.) bukan kalimat topik yang baik karena ide pengendalinya lebih dari satu. Kalimat (3.a.) bukanmerupakan kalimat topik yang baik karena ide pengendalinya tidak spesifik²bagisiapa masalah yang serius tersebut timbul? Kalimat (3.b.) merupakan kalimat topik yang baik karena ide pengendalinya secara spesifik menyatakan masalah yangserius tersebut dialami kalangan berpenghasilan rendah.2. Kalimat PendukungKalimat pendukung dibedakan ke dalam dua jenis. Pertama, kalimat pendukung mayor, yaitu kalimat-kalimat yang secara langsung digunakan untuk menjelaskan ide pokok dalam yang dinyatakan dalam kalimat topik. Penjelasantersebut bisa dilakukan dengan cara menghadirkan bukti, fakta, argumen, kutipanatau penjelasan lain. Kedua, kalimat pendukung minor, yaitu kalimat-kalimat yangfungsinya memberikan keterangan yang lebih terperinci terhadap penjelasan dalamsuatu kalimat pendukung mayor. Keberadaan satu atau lebih kalimat pendukungmayor dalam sebuah alinea adalah keharusan. Sedangkan keberadaan kalimat pendukung minor sangat tergantung pada apakah penjelasan dalam suatu kalimat pendukung mayor masih perlu diberikan penjelasan yang lebih terperinci atautidak. Dengan kata lain, tidak semua alinea memiliki kalimat pendukung minor.Lihat contoh 3 berikut.Contoh 3
(
1) Penggunaan bahasa sebagai media komunikasi telah menjalani empat tahapanevolusi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia.
(
2) Penelitianantropologis mengungkapkan bahasa mulai dikembangkan masyarakat manusia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->