Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
57Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Sumber Daya Manusia : Metode Penilaian Kinerja

Manajemen Sumber Daya Manusia : Metode Penilaian Kinerja

Ratings: (0)|Views: 4,795 |Likes:
Published by Hendryadi
VISIT http://teorionline.wordpress.com/ FOR MORE THEORY
VISIT http://teorionline.wordpress.com/ FOR MORE THEORY

More info:

Published by: Hendryadi on Jun 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

 
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIAMETODE PENILAIAN KINERJAhttp://teorionline.wordpress.com/Terdapat beberapa metode dalam mengukur prestasi kerja, sebagaimana diungkapkan olehGomes (2003), yaitu :1.
 
Metode Tradisional. Metode ini merupakan metode tertua dan paling sederhana untuk menilai prestasi kerja dan diterapkan secara tidak sistematis maupun sistematis. Yangtermasuk kedalam metode tradisional adalah :
rating scale
,
employee comparation
,
check list 
,
 free form essay
, dan
critical incident 
.
 Rating scale.
Metode ini merupakan metode penilaian yang paling tua dan banyak digunakan, dimana penilaian yang dilakukan oleh atasan atau supervisor untuk mengukur karakteristik, misalnya mengenai inisitaif, ketergantungan, kematangan, dan kontribusinyaterhadap tujuan kerjanya.
 Employee comparation.
Metode ini merupakan metode penilaian yang dilakukandengan cara membandingkan antara seorang pegawai dengan pegawai lainnya. Metode initerdiri dari : (1)
 Alternation ranking 
: yaitu metode penilaian dengan cara mengurutkan peringkat (
ranking 
) pegawai dimulai dari yang terendah sampai yang tertinggi berdasarkankemampuan yang dimilikinya. (2)
 Paired comparation
: yaitu metode penilaian dengan caraseorang pegawai dibandingkan dengan seluruh pegawai lainnya, sehingga terdapat berbagaialternatif keputusan yang akan diambil. Metode ini dapat digunakan untuk jumlah pegawaiyang relatif sedikit. (3)
 Porced comparation (grading)
: metode ini sama dengan
 paired comparation
, tetapi digunakan untuk jumlah pegawai yang relative banyak.
Check list.
Metode ini hanya memberikan masukan/informasi bagi penilaian yangdilakukan oleh bagian personalia.
 Freeform essay.
Dengan metode ini seorang penilai diharuskan membuat karanganyang berkenaan dengan orang/karyawan/pegawai yang sedang dinilainya.
Critical incident 
Dengan metode ini penilai harus mencatat semua kejadian mengenaitingkah laku bawahannya sehari-hari yang kemudian dimasukan kedalam buku catatankhusus yang terdiri dari berbagai macam kategori tingkah laku bawahannya. Misalnyamengenai inisiatif, kerjasama, dan keselamatan.
 
2.
 
Metode Modern.Metode ini merupakan perkembangan dari metode tradisional dalam menilai prestasikerja. Yang termasuk kedalam metode modern ini adalah :
assesment centre
,
 Management ByObjective
(MBO/MBS), dan
human asset accounting 
.
a) Assessment centre.
Metode ini biasanya dilakukan dengan pembentukan tim penilai khusus.Tim penilai khusus ini bisa dari luar, dari dalam, maupun kombinasi dari luar dan dari dalam.
b) Management by objective
(MBO = MBS). Dalam metode ini pegawai langsung diikutsertakandalam perumusan dan pemutusan persoalan dengan memperhatikan kemampuan bawahan dalammenentukan sasarannya masing-masing yang ditekankan pada pencapaian sasaran perusahaan.
c) Human asset accounting.
Dalam metode ini, faktor pekerja dinilai sebagai individu modal jangka panjang sehingga sumber tenaga kerja dinilai dengan cara membandingkan terhadapvariabel-variabel yang dapat mempengaruhi keberhasilan perusahaan.Penilaian kinerja (
 performance appraisal 
) pada dasarnya merupakan faktor kunci gunamengembangkan suatu organisasi secara efektif dan efisien, karena adanya kebijakan atau program yang lebih baik atau sumber daya manusia yang ada dalam organisasi.Penilaian kinerjaindividu sangat bermanfaat bagi dinamika pertumbuhan organisasi secarakeseluruhan, melalui penilaian tersebut maka dapat diketahui kondisi sebenarnya tentang bagaimana kinerjakaryawan.Dessler (2009) mendefinisikan penilaian kinerja sebagai evalusi kinerja karyawan saat ini/ataudimasa lalu relatf terhadap standar prestasinya. Bernardin dan Russel (dalam Gomes, 2003) ³ Away of measuring the contribution of individuals to their organization´. Peniaian kinerja adalahcara mngukur kostribusi individu (karyawan) kepada organisasi tempat mereka bekerja.Model penilaian kinerja yang dicontohkan oleh Gary Dessler (2009) meliputi indikator sebagai berikut;1.
 
Kualitas kerja adalah akuransi, ketelitian,dan bisa diterima atas pekerjaan yangdilakukan.2.
 
Produktivitas adalah kuantitas dan efisiensi kerja yang dihasilkan dalam periode waktutertentu.3.
 
Pengetahuan pekerjaan adalah keterampilan dan informasi praktis/teknis yang digunakan pada pekerjaan.4.
 
Bisa diandalkan adalah sejauh mana seorang karyawan bisa diandalkan atas penyelesaiandan tindak lanjut tugas.5.
 
Kehadiran adalah sejauh mana karyawan tepat waktu, mengamati periode istirahat/makanyang ditentukan dan catatan kehadiran secara keseluruhan.6.
 
Kemandirian adalah sejauh mana pekerjaan yang dilakukan dengan atau tanpa pengawasan.

Activity (57)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
DK IDea liked this
Yuliya Mihara liked this
Ita Kartika liked this
Eni Erawati liked this
Hasnul Sihite liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->