Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
53Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
karmil dandim

karmil dandim

Ratings: (0)|Views: 8,213 |Likes:
Published by dekmur

More info:

Categories:Types, Speeches
Published by: dekmur on Jun 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

 
PERLUNYA PEMBINAAN TERITORIAL GUNA TERCIPTANYAKEMANUNGGALAN TNI RAKYAT YANG TANGGUH UNTUKKEPENTINGAN PERTAHANANAN NEGARA
BAB IPENDAHULUAN1.Latar Belakang.
Perjalanan sejarah telah menunjukkan sesungguhnya bangsaIndonesia telah berhasil merebut kemerdekaan dari tangan para penjajahyang telah berkuasa selama tiga setengah abad lamanya berkat kokohnyanilai-nilai persatuan yang telah tertanam dalam sanubari bangsa Indonesia.Hal ini merupakan wujud nyata bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsayang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan di atas pondasiketahanan nasional Indonesia yang kokoh demi pembangunan Nasional.Pembangunan nasional yang sedang dilaksanakan sekarang inimengarah pada perubahan disegala bidang menuju tatanan yang lebih baik.Mengingat bahwa setiap perubahan selalu mengandung konsekuensi baikataupun buruk, maka apabila tidak dilaksanakan pembinaan secara cepat dantepat memungkinkan tumbuh menjadi potensi ancaman terhadappembangunan itu sendiri. Sebagai contoh, konsekuensi dari penggusuran,penerapan kebijakan Pemerintah Daerah dan lain sebagainya. Untuk dapatmengatasi permasalahan seperti tersebut di atas, tidak hanya dapatdilaksanakan melalui tindakan penegakan hukum saja, namun jugadiperlukan kepedulian dari segenap komponen bangsa untuk melakukanpembinaan sebagai langkah pencegahan (
 preventive
) melalui pembinaanteritorial yang diistilahkan dengan ”binter”.Kesepakatan bersama segenap komponen bangsa sangat diperlukandalam menciptakan keharmonisan hubungan kerjasama antara instansi
1
 
vertikal dan horizontal, baik pusat maupun daerah demi mendukungterselenggaranya pembinaan teritorial (Binter) dalam rangka pemberdayaanwilayah pertahanan bagi kepentingan pertahanan negara, guna meningkatkanketahanan nasional sekaligus mendukung pembangunan nasional.Kesamaan pemahaman yang dimaksud ialah bahwa pemberdayaan wilayahpertahanan, pembinaan teritorial (Binter), pertahanan negara, pembangunannasional dan ketahanan nasional adalah merupakan tugas bersama segenapkomponen bangsa, karena kesemuanya itu senantiasa bersentuhan langsungdengan kepentingan masyarakat, dan kepentingan nasional.Pada dasarnya pemahaman pembinaan teritorial (Binter) bagikomponen bangsa lainnya dapat diartikan sama dengan pemahaman Binter TNI, hanya bidang dan bentuk perwujudannya yang berbeda. Bila ditinjau darihakekat pembinaan teritorial (Binter), sebenarnya setiap institusi danlembaga-lembaga pemerintahan maupun komponen-komponen bangsalainnya dalam menjalankan peran dan tugasnya memiliki kesamaan denganBinter, yaitu selalu berhubungan dengan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yangmenguntungkan bagi kesejahteraan bangsa. Sedangkan Binter adalahkegiatan untuk mewujudkan Ruang , Alat dan Kondisi Juang yang tangguhdalam rangka pertahanan negara. Suatu pemahaman yang saling melengkapiapabila setiap institusi dan lembaga-lembaga pemerintahan maupunkomponen-komponen bangsa lainnya memiliki pemahaman yang sama danseragam untuk mendukung pertahanan negara.Dinamika perkembangan situasi daerah-daerah yang menjadi binaanKomando Wilayah melalui pembinaan teritorial saat ini, terlihat masih belummaksimal berbagai kegiatan yang menyangkut pemberdayaan wilayahpertahanan di darat. Salah satunya kualitas kerjasama dan koordinasi dilapangan, baik secara vertikal maupun horisontal oleh aparat KomandoWilayah dengan semua pihak yang terkait dalam merencanakan danmelaksanakan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan.
2
 
2.Identifikasi Masalah.
Berdasarkan uraian pendahuluan di atas, masalah yang dapatdiidentifikasi adalah Pembinaan Teritorial (Binter) masih belum sepenuhnyaterlaksana sesuai sistem dan manajemen serta kegiatan operasional dilapangan, meskipun setiap kegiatan Binter selalu berinteraksi denganpemerintah, masyarakat, dan unsur-unsur kekuatan pendukung lainnya.
3.Sistematika Pembahasan.
Sistematika pembahasan dalam tulisan ini adalah sebagai berikut:
Bab I merupakan Pendahuluan yang terdiri dari: Latar Belakang,Identifikasi Masalah, dan Sistematika Pembahasan.
Bab II merupakan Tinjauan Pustaka dan Landasan Teori.
Bab III merupakan Fakta Kondisi Objektif yang mengetengahkanperlunya Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Darat melalui Binter, yangterdiri dari: Upaya Menangkal Ancaman dengan Binter, dan PelaksanaanKemanunggalan TNI-Rakyat melalui Binter.
Bab IV merupakan Hipotesis yang mengemukakan tentangPemahaman yang sama terhadap Pembinaaan Teritorial (Binter ) akan dapatmengatasi permasalahan bangsa, yang terdiri atas: Harus ada pemahamanyang sama terhadap Binter, TNI AD membantu Pemerintah untukmenyiapkan potensi Nasional, dan Dampak Positip Kegiatan TMMD.
Bab V merupakan Analisis yang mengetengahkan Upaya PembinaanTeritorial (Binter) dengan Pemahaman Ruang, Alat Dan Kondisi Juang, yangterdiri dari: Pemahaman tentang Ruang Juang, Pemahaman tentang AlatJuang, dan Pemahaman tentang Kondisi Juang.
BAB IITINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
3

Activity (53)

You've already reviewed this. Edit your review.
Narsekcahjati Swat added this note
narsekcahjati_swat
1 thousand reads
1 hundred reads
Rangga Ashter liked this
Cannez Venetici liked this
Hendro Produk liked this
Nunuk Mubasiroh liked this
Arrancar Espada liked this
anza301087 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->