Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PAI

PAI

Ratings: (0)|Views: 588 |Likes:
Published by dewanna1501

More info:

Published by: dewanna1501 on Jul 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.
 
Latar Belakang Masalah
Era globalisasi merupakan era yang harus dilalui oleh siapapun yang hidupdiabad XXI ini. Dalam era ini segala aspek kehidupan mengalami kemajuan.Kehidupan global dalam era ini terbuka dengan perdagangan bebas serta kerja samaregional yang memerlukan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.Manusia yang berkualitas adalah manusia yang mampu bersaing dengan baik.Kemampuan berkompetisi dapat terwujud jika manusia mengenyam pendidikan yangberkualitas. Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampumengembangkan sikap inovatif dan kreatif pada peserta didik.Dalam UU No. 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional2000- 2004 pada bab VII tentang Pembangunan Pendidikan butir a bahwa:
 
Pada awalabad XXI dunia pendidikan menghadapi tiga tantangan besar: 1) sebagai akibat krisisekonomi, dunia pendidikan dituntut dapat mempertahankan hasil-hasil pembangunanpendidikan yang telah dicapai. 2) Mengantisipasi era global dunia, pendidikandituntut menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaingdalam pasar kerja global. 3) Sejalan dengan berlakunya otonomi daerah, perludilakukan perubahan dan penyesuaian sistem pendidikan nasional sehingga dapatmewujudkan proses pendidikan yang lebih demokratis, memperhatikan keberagaman,
 
kebutuhan atau keadaan daerah dan peserta didik, serta mendorong partisipasimasyarakat
3
 Salah satu solusi dalam memecahkan berbagai tantangan di atas adalahmeningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Peningkatan mutu dan kualitaspendidikan merupakan strategi dalam mewujudkan sumber daya manusia yangunggul dan dan berkualitas.Dalam UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional, pada bab II tentang dasar, fungsi, dan tujuan pendidikan nasional pasal 3disebutkan bahwa:Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskankehidupan bangsa, bertujuan berkembangnya potensi peserta didik agar menjadimanusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yangdemokrasi serta bertanggung jawab.
4
 Berdasarkan UU Sisdiknas di atas, maka salah satu ciri manusia yangberkualitas adalah mereka yang tangguh iman dan takwanya, memiliki akhlak mulia,sikap kreatif dan inovatif, serta bertanggung jawab dalam segala hal.Pemerintah dalam mewujudkan cita-cita tersebut maka haruslah mampumeningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Pemerintah tidak akan dapatmewujudkan semua itu jika dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikanmengalami berbagai hambatan. Adapun salah satu hambatan yang dihadapi dalampenyelenggaraan pendidikan antara lain adalah: Ketidakseimbangan dalampengembangan pendidikan umum dan pendidikan agama. Pada dasarnya dalampenyelenggaraan pendidikan hendaknya pendidikan umum dan pendidikan agama
3
Anwar,
Pendidikan Kecakapan Hidup
(Bandung: Alfabeta, 2004), 2-3.
4
Undang- Undang RI No.20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas, (Bandung: Fermana, 2006), 68.
 
diselenggarakan secara seimbang, tidak dikenal adanya dikotomi pendidikan.Pendidikan umum dan pendidikan agama merupakan dua hal yang harus dikuasaioleh setiap manusia agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.Dalam penyelenggaran pendidikan hendaknya mampu melaksanakan prosespembelajaran yang mampu memberikan kesadaran kepada peserta didik untuk maudan mampu belajar (
 Learning know or learning to lern
). Materi pembelajaranhendaknya dapat memberikan suatu pelajaran alternatif kepada peserta didiknya(
 Learning to do
) dan mampu memberikan motifasi untuk hidup dalam era sekarangdan memiliki orientasi hidup kemasa depan (
 Learning to be
). Pembelajaran tidak cukup hanya diberi dalam buntuk keterampilan untuk dirinya sendiri, tetapi jugaketerampilan untuk hidup bertetangga, bermasyarakat, tidak ada perbedaandiantaranya (
 Learning to live together 
).Keempat pilar pembelajaran di atas harus dikembangkan baik dalam prosespendidikan umum maupun pendidikan agama. Jika hambatan dalam prosespeningkatan mutu dan kualitas pendidikan dapat dipecahkan atau terselasaikandengan baik, maka pendidikan akan mampu mewujudkan tujuannya yaitu terciptanyasumber manusia yang berkualitas yang menguasai iptek dan imtak.Berkaitan pengembangan imtak dan akhlak mulia maka perlu dikaji lebihlanjut peran pendidikan agama, sebagaimana dirumuskan dalam UU SisdiknasNomor 20 Tahun 2003 bahwa: Pendidikan Keagamaan berfungsi mempersiapakanpeserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan menjadi ahli agama. Pendidikan keagamaan merupakansalah satu bahan kajian dalam semua kurikulum pada semua jenjang pendidikan,

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Umi Masfiah liked this
Wawan Setiawan liked this
Reni Madona liked this
Reni Madona liked this
Rina Hinata liked this
Wardini M. Kasim liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->