Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
90Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asas-Asas Umum Pengelolaan Keuangan Negara

Asas-Asas Umum Pengelolaan Keuangan Negara

Ratings: (0)|Views: 6,830 |Likes:
Published by Muhammad Mujtabah

More info:

Published by: Muhammad Mujtabah on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

 
 Asas-asas Umum Pengelolaan Keuangan Negara
Hal 1
BAB IPENDAHULUAN
A.
 
Latar Belakang Dan Tujuan
Sebagaimana tertuang dalam Penjelasan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara bahwa asas umum pengelolaan keuangan negara dalam rangka mendukung terwujudnya goodgovernance dalam penyelenggaraan negara, pengelolaan keuangan negara perludiselenggarakan secara professional, terbuka, dan bertanggung jawab sesuaidengan aturan pokok yang telah ditetapkan dalam Undang- Undang Dasar. Sesuaidengan amanat Pasal 23C Undang-Undang Dasar, Undang-undang tentangKeuangan Negara telah menjabarkan aturan pokok yang ditetapkan Undang-Undang Dasar tersebut ke dalam asas-asas umum dalam pengelolaan keuangan Negara, seperti asas tahunan, asas universalitas, asas kesatuan, dan asasspesialisasi maupun asas-asas sebagai pencerminan best practices (penerapankaidah-kaidah yang baik) dalam pengelolaan keuangan negara.Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan alat utama pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya dan sekaligus alat pemerintah untuk mengelola perekonomian negara. Sebagai alat pemerintah, APBN bukan hanyamenyangkut keputusan ekonomi, namun juga menyangkut keputusan politik.Dalam konteks ini, DPR dengan hak legislasi, penganggaran, dan pengawasanyang dimilikinya perlu lebih berperan dalam mengawal APBN sehingga APBN benar-benar dapat secara efektif menjadi instrumen untuk mensejahterakan rakyatdan mengelola perekonomian negara dengan baik.
 
Dalam rangka mewujudkan
 good governance
dalam penyelenggaraan pemerintahan negara, sejak beberapa tahun yang lalu telah diintrodusir ReformasiManajemen Keuangan Pemerintah. Reformasi tersebut mendapatkan landasanhukum yang kuat dengan telah disahkannya UU No. 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara, UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan
 
 Asas-asas Umum Pengelolaan Keuangan Negara
Hal 2
UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung JawabKeuangan Negara.Definisi keuangan negara adalah semua hak dan kewajiban negara yangdapatdinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barangyang dapat dijadikan milik Negara berhubung dengan pelaksanaan hak dankewajiban tersebut.Dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003tentang Keuangan Negara dinyatakan bahwa pendekatan yang digunakan dalammerumuskan Keuangan Negara adalah dari sisi
objek, subjek, proses,
dan
tujuan.
Dari sisi subjek, yang dimaksud dengan Keuangan Negara meliputi seluruhsubjek yang memiliki/menguasai objek sebagaimana tersebut di atas, yaitu: pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan negara/daerah, dan badan lainyang ada kaitannya dengan keuangan negara.Dari sisi proses, Keuangan Negara mencakup seluruh rangkaian kegiatanyang berkaitan dengan pengelolaan objek sebagaimana tersebut di atas mulai dari perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan sampai dengan pertanggunggjawaban.Dari sisi tujuan, Keuangan Negara meliputi seluruh kebijakan, kegiatan danhubungan hukum yang berkaitan dengan pemilikan dan/atau penguasaan objek sebagaimana tersebut di atas dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara.Peranan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atauAnggaranSektor Publik menjadi semakin signifikan. Dalam perkembangannya, APBN telahmenjadi instrumen kebijakan multi fungsi yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan bernegara. Hal tersebut terutama terlihat dari komposisi dan besarnya anggaran yang secara langsung merefleksikan arah dan tujuan pelayanankepada masyarakat. Oleh karena itu, agar fungsi APBN dapat berjalan secaraoptimal, maka sistem anggaran dan pencatatan atas penerimaan dan pengeluaranharus dilakukan dengan cermat dan sistematis. Sebagai sebuah sistem, pengelolaan anggaran negara telah mengalami banyak perkembangan. Dengankeluarnya tiga paket perundang-undangan di bidang keuangan negara, yaitu UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU No. 1 Tahun 2004 tentangPerbendaharaan Negara, dan UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
 
 Asas-asas Umum Pengelolaan Keuangan Negara
Hal 3
Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, sistem pengelolaananggaran negara di Indonesia terus berubah dan berkembang sesuai dengandinamika manajemen sektor publik.Pemerintah telah menerapkan pendekatan anggaran berbasis kinerja,anggaran terpadu dan kerangka pengeluaran jangka menengah pada tahunanggaran 2005 dan 2006. Ternyata masih banyak kendala yang dihadapi, terutamakarena belum tersedianya perangkat peraturan pelaksanaan yang memadai,sehingga masih banyak terjadi multi tafsir dalam implementasi di lapangan.Dalam periode itu pula telah dikeluarkan berbagai peraturan pemerintah, peraturan menteri keuangan,
 
 peraturan dirjen dan sebagainya guna menutupkelemahan-kelemahan tersebut.
B.
 
Deskripsi Singkat
Sistem administrasi keuangan negara diatur dengan berbagai ketentuan,diantaranya UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU No. 1 Tahun2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.Makalah ini menguraikan pengelolaan keuangan negara khususnya pada asas asasumumnya serta prinsip yang mendasari kegiatan pengelolaan anggaran. Selain itu,sebagai unsur dari siklus pengelolaan anggaran, makalah ini juga menguraikansanksi terhadap pelanggaran ketentuan yang mengakibatkan terjadinya kerugiannegara. Materi dalam makalah ini terdiri dari 3 (tiga) bab, yaitu:Bab I : PendahuluanBab II : PembahasanBab III : Penutup
C
.
 
umusan Masalah
Dari latar belakang di atas penulis dapat menarik beberapa masalah:1.
 
Apakah Pengertian dasar keuangan negara?2.
 
Apa saja asas-asas umum pengelolaan keuangan negara?3.
 
Apakah tujuan dari penetapan asas-asas umum dalam pengelolaan keuangannegara?

Activity (90)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Riky Yudha liked this
Detraif Ebie liked this
Fajri Adythiawan liked this
Mang Yudi liked this
Pale Indra Delta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->