Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
26Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
JARINGAN SARAF

JARINGAN SARAF

Ratings: (0)|Views: 5,759|Likes:
Published by adnan_unm3177
JARINGAN SARAF Adnan Biologi FMIPA UNM, 2010
A. Klasifikasi Jaringan Saraf

Jaringan saraf dapat menjadi dua sistem utama, yaitu : 1. Sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) 2. Sistem saraf perifer (syaraf cranial dan spinal)
B. Fungsi Sistem Saraf

Fungsi utama dari sistem saraf adalah antara lain sebagai berikut : 1. Untuk mendeteksi, menganalisa, menggunakan, menghantarkan semua informasi yang ditimbulkan oleh rangsang sensoris (misalnya panas dan cahaya) dan perubahan mekanis da
JARINGAN SARAF Adnan Biologi FMIPA UNM, 2010
A. Klasifikasi Jaringan Saraf

Jaringan saraf dapat menjadi dua sistem utama, yaitu : 1. Sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) 2. Sistem saraf perifer (syaraf cranial dan spinal)
B. Fungsi Sistem Saraf

Fungsi utama dari sistem saraf adalah antara lain sebagai berikut : 1. Untuk mendeteksi, menganalisa, menggunakan, menghantarkan semua informasi yang ditimbulkan oleh rangsang sensoris (misalnya panas dan cahaya) dan perubahan mekanis da

More info:

Published by: adnan_unm3177 on Jul 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/06/2013

pdf

text

original

 
 JARINGAN SARAF AdnanBiologi FMIPA UNM, 2010
 A.
 
Klasifikasi Jaringan Saraf 
Jaringan saraf dapat menjadi dua sistem utama, yaitu :1.
 
Sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang)2.
 
Sistem saraf perifer (syaraf cranial dan spinal)
B.
 
Fungsi Sistem Saraf 
Fungsi utama dari sistem saraf adalah antara lain sebagai berikut :1.
 
Untuk mendeteksi, menganalisa, menggunakan, menghantarkan semuainformasi yang ditimbulkan oleh rangsang sensoris (misalnya panasdan cahaya) dan perubahan mekanis dan kimia yang terjadi di dalamlingkungan internal dan eksternal.2.
 
Untuk mengorganisir dan mengatur, baik secara langsung maupuntidak langsung sebagian besar fungsi tubuh, terutama kegiatan motoris,visceral, endokrin dan mental.
C.
 
Komposisi
Secara struktural jaringan saraf terdiri atas :1.
 
Sel saraf (neuron) yang merupakan elemen yang sesungguhnya.2.
 
Sel-sel jaringan intersisial yang berfungsi sebagai penyokong sel saraf,yang terdiri atas, antara lain :-
 
Neuroglia-
 
Seludang Schwan (neurolemma)-
 
Sel-sel satelit pada ganglion simpatis dan ganglion serebrospinal.
D.
 
Morfologi Sel Saraf atau Neuron
Neuron merupakan satuan anatomis dan fungsional yang berdiri sendiridengan sifat-sifat morfologi. Neuron mempunyai berbagai bentuk, tetapi padeahakekatnya memiliki ciri yang sama, yaitu terdiri atas :
 
 1.
 
Badan Sel (soma = perikarion)2.
 
Juluran-juluran sitoplasma (neurit-neurit)Gambar 1. Sel saraf Secara histology dan fungsional, neurit-neurit terdiri atas :1.
 
Akson :Merupakan juluran sitoplasma yang panjang, jumlahnya hanya satudan secara fungsional menghantarkan impuls dari badan sel.2.
 
Dendrit:Merupakan juluran sitoplasma yang pendek dan bercabang-cabang.Jumlahnya banyak dan secara fungsional menghantarkan impuls ke badan sel.3.
 
Badan sel sendiri terdiri atas : (i) Membran sel yang menutupi prokarion, aksondan dendrit, (ii) nukleus, besar, membrannya berpori, mengandung DNA danRNA, (iii) nukleolus, merupakan pusat kegiatan selluler, terutama untuk sintesa
 
DNA dan RNA, (iv) Mitokondria, terdapat dalam prokarion, dendrit, dan akson(v) badan golgi, (vi) retikulum endoplasma, dan (vii) ribosom.Ribosom dan retikulum endoplasma di dalam neuron berkumpul menjadi satudan menyusun struktur yang dikenal sebagai substansi nissal. Substnasi Nissal tidak dijumpai pada akson dan dendrit.
E.
 
Bentuk dan Fungsi Neuron
Tergantung pada fungsi, setiap neuron memiliki bentuk yang khas. Padasemua neuron terdapat ujung dendrit dan ujung aksonal yang bervariasi pada lokasibadan sel. Neuron terdiri atas tiga bentuk dasar, yaitu neuron bipolar, neuronunipolar, dan neuron multipolar.
1.
 
Neuron bipolar
Badan sel terletak sama jauhnya antara percabangan-percabangan dendritik dan terminal akson. Dapat dijumpai pada ganglion telinga dalam dan retina mata.
2.
 
Neuron unipolar
Juluran yang berfungsi sebagai dendrit dan akson berpangkal pada suatu kutubpada badan sel. Misalnya neuron yang menyusun ganglion spinal. Neuron ini seringdisebut neuron pseudounipolar.
3.
 
Neuron Multipolar
Bila badan sel terletak lebih dekat pada percabangan-percabangan dendritnyadaripada terfminal akson. Oleh karena pangkal dendrit-dendritnya seolah tumbuh daribeberapa kutub pada badan selnya maka disebut neuron multipolar. Jenis neuron initerutama terdapat pada susunan saraf pusat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->