Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Karakteristik Warga Negara Yang Demokrat

Karakteristik Warga Negara Yang Demokrat

Ratings: (0)|Views: 8,249|Likes:
Published by ian_130z
Makalah ini telah di presentasikan di mata kuliah Pendidikan Kewarganeraan

Makalah yang saya tulis ini telah dipresentasikan di mata kuliah Civic Education / Pendidikan Kewarganegaraan.
Makalah ini telah di presentasikan di mata kuliah Pendidikan Kewarganeraan

Makalah yang saya tulis ini telah dipresentasikan di mata kuliah Civic Education / Pendidikan Kewarganegaraan.

More info:

Published by: ian_130z on Jul 04, 2010
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2013

pdf

text

original

 
Karakteristik Warga Negara Yang DemokratOleh : Vilya LakstianPENDAHULUANIndonesia adalah suatu negara yang memiliki keanekaragaman yang begitukompleks dari suku, agama, budaya hingga sumber daya alam yang melimpah. Tentudengan keanekaragaman ini membuat mereka harus menjalin persatuan dan kesatuanyang baik di tanah kelahiran mereka. Selain itu dari pengalaman masa lalu dimana perjuangan para pahlawan dari berbagai daerah yang menjadi latar belakang mengapa persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga. Hal ini membuat Indonesia membuat suatuundang-undang sebagai dasar dalam melaksanakan berbagai aktifitas dalammasyarakat. Undang Undang Dasar 1945 telah membuktikan bahwa konstitusi initidak mudah goyah dalam perkembangan jaman meskipun mengalami berbagai pengaruh dan masalah baik luar atau dalam. Undang Undang Dasar 1945 tetapmenjadi pilihan yang terbaik untuk menjadi pegangan masyarakat. Kita telahmengetahui seberapa pentingkah undang-undang bagi negara. Maka, diperlukan suatusistem pemerintahan yang bertujuan untuk mewujudkan undang-undang yang berjalandengan baik. Dari sistem pemerintahan, dunia dapat mengetahui, menganalisa danmenyimpulkan bagaimanakah negara kita? Dan seberapa baik dan pentingkah negaratersebut dalam peranannya didunia?Belajar dari sejarahKelemahan dan tidak sesuainya sistem pemerintahan pada masa lampauterhadap masyarakat Indonesia yang plural seperti liberalisme dan komunisme telahmembuat Indonesia belajar dan mengambil pilihan yang terbaik. Lalu, Indonesiamemilih demokrasi sebagai sistem dan ideologi dalam berbangsa dan bernegara.Demokrasi yang berasal dari kata
demos
yaitu rakyat dan
kratein
yang berarti pemerintahan sehingga memiliki arti sebagai pemerintahan rakyat yang begitu cocok diterapkan di Indonesia. Demokrasi sering dikatakan sebagai pemerintahan darirakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dimana sebetulnya negara dipimpin oleh rakyatmelalui wakil-wakil rakyat dan pemerintah sebagai pelaksana amanat itu dan menjagaagar tujuan rakyat berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, Indonesia memiliki Majelis
 
Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai pengontrol pemerintah. Presiden bertanggung jawab kepada MPR sehingga ada suatu pembatasan bagi penguasa agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak lepas dari undang-undang yang ada. Begitu juga pembatasan agar penguasa tidak menjadi otoriter. Penguasa memiliki tanggung jawab dihadapan rakyat dimana dia bertugas sebagai pembimbing, pengarah dan penuntun rakyatnya sehingga terciptamasyarakat yang sejahtera dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan memperkayadiri sendiri.Indonesia telah mengalami berbagai tahap dalam demokrasi yang dibagimenjadi 3 tahap yaitu Masa Republik Indonesia I, II dan III.Masa Republik Indonesia I diawali pada masa 1945-1959 dimana pada masaini lebih menonjolkan peran parlemen serta partai-partai. Sehingga masa ini disebutsebagai Demokrasi Parlementer. Sistem ini ternyata tidak berjalan dengan baik karenadengan adanya koalisi partai besar dan partai-partai kecil dapat menimbulkan parlemen yang jatuh bangun. Partai yang tidak sependapat dengan koalisinya tidak segan-segan untuk menarik dukungannya sewaktu-waktu. Disisi lain akibat masalahini, timbul berbagai pergolakan didaerah yang membahayakan stabilitas bangsa dan perpecahan. Posisi partai oposisi hanya memberi nilai negatif tanpa memberikansolusi yang tepat karena adanya kepentingan kelompok yang besar.Masa berikutnya, Masa Republik Indonesia II dimana Indonesia saat itumenganut Demokrasi Terpimpin pada tahun 1959-1965. Masa ini mengalami banyak  penyimpangan dari demokrasi konstitusionil yang menjadi landasan formal dansebagai penunjuk aspek demokrasi rakyat. Apalagi dengan adanya Ketetapan MPRS No.III/1963 yang mengangkat Ir.Soekarno sebagai presiden seumur hidup telahmelanggar Undang-Undang Dasar 1945 yang memberi kesempatan kepada presidenuntuk menjabat selama 5 tahun (UUD memungkinkan presiden untuk dipilihkembali). Tentu hal ini mengurangi kebebasan rakyat karena telah mengarah menuju pemerintahan otoriter dan menjauhi
trias politica
karena lembaga-lembaga pemerintahan telah dipegang oleh satu orang yaitu presiden sehingga seperti sudahtidak memiliki arti lagi bagi rakyat.Belajar dari pengalaman masa sebelumnya, mulai tahun 1965 Indonesiamenganut Demokrasi Pancasila yang merupakan demokrasi konstitusionil yangmenonjolkan sistem presidensiil. Setelah dibatalkannya Ir.Soekarno sebagai presiden
 
seumur hidup, lembaga-lembaga pemerintahan mulai dihidupkan kembali danmemberikan rakyat untuk dapat berpartisipasi.Tokoh-tokoh negara saat itu telah mempersiapkan secara matang untuk menyambut Indonesia. Kemudian usaha mereka didukung oleh warga negaranyaseperti mengikuti setiap ada rapat akbar, pidato presiden dan musyawarah daerahyang semuanya guna untuk mendukung kelancaran proses demokrasi dan tahap lanjutdari kemerdekaan baik itu rakyat atau pemerintah. Maka untuk mencapai demokrasiyang baik didalam suatu negara, timbulah suatu sikap dan perilaku yang menunjukkanwarga negara yang demokrat sebagai dasar atau acuan masyarakat untuk mengetahui bagaimanakah sikap yang harus mereka lakukan untuk mendukung berjalannyademokrasi. Adanya pendidikan kewarganegaraan dan pancasila yang mengajarkankepada pemuda bangsa agar dapat mengetahui arti dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah penting untuk menciptakan rasa cinta tanah air, tanggung jawab,nasionalisme, dan responsif atas apa saja yang terjadi di negara.Budaya politik yang dikatakan dalam buku “Sistem Politik Era Reformasi”karya Budi Winarno mengatakan bahwa budaya politik adalah sebagian dari pencerminan dan budaya masyarakat. Ada beberapa hal seperti budaya politik  partisipan dimana masyarakat sadar akan pentingnya politik sehingga baik pemerintahmaupun masyarakat mampu melaksanakan dan responsif dalam berpolitik. Kesadaranmasyarakan yang menjunjung peraturan dan undang-undang adalah arti penting dalam budaya politik partisipan.MASALAHDi era yang semakin maju seperti saat ini kita semakin dihadapkan denganmasalah-masalah yang begitu banyak dan kompleks. Dunia kini syarat denganglobalisasi yang memungkinkan menipisnya batas-batas pemisah satu sama lain dansemakin mudahnya akses dari luar atau keluar. Sehingga kita harus waspada akan banyaknya pengaruh dari luar yang akan memicu terjadinya disintegrasi suatu bangsa.Bisa dibayangkan bila disintegrasi itu akan terjadi kekacauan dalam masyarakat.Kekacauan itu tentu saja dalam hal hubungan manusia dan manusia lain, lebih besarnya sampai masyarakat dan negara. Oleh sebab itu harus dicarikan pemikiranyang langsung bisa diaplikasikan dalam masyarakat sebagai suatu tatanan kehidupan.Hal ini berguna untuk mencapai suatu keteraturan sehingga apabila masyarakat teratur 

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Jakki Jakki M liked this
Lukmanul H Rambe liked this
shansuguna liked this
Zumsu Pala La liked this
Adid Ok liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->