Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
17Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SUPERVISI

SUPERVISI

Ratings: (0)|Views: 3,060|Likes:

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: auridho prasetyo putra ditya on Jul 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/24/2012

pdf

text

original

 
 Januari 27, 2010
Posted by zulkarnainidiran inUncategorized.trackbackOleh Zulkarnaini *)
1. Pendahuluan
Pendidikan di Indonesia memasuki era baru. Era baru itu ditandai dengan perubahan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2/89 menjadi Undang-undang Republik Indonesia Nomor20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Banyak hal yang berubah di dalam undang-undang itu. Perubahan yang menonjol adalah perubahan paradigma pelaksana pendidikan.Ada dua sebutan untuk pelaksana pendidikan yang dikotomus, yakni pendidik dan tenagakependidikan. Seiring dengan itu Departemen Pendidikan Nasional melakukan restrukturisasiorganisasi. Dengan itu pula lahirlah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun2005 tentang Struktur Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. Di dalam struktur itumuncul direktorat jenderal baru, yaitu Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Direktorat ini berkonsentrasi meningkatkan mutu pendidik dan dantenaga kependidikan. Dengan demikian akan terjadi perubahan luar biasa dalam penanganantenaga yang mengurus pendidikan di Tanah Air.Pengawas sekolah adalah tenaga kependidikan. Tugas pokok dan fungsi pengawas sekolahselama ini diatur dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan KeputusanMenteri Pendidikan dan Kebudayaan/Menteri Pendidikan Nasional. Tentu saja aturan-aturantersebut akan mengalami perubahan. Perubahan itu tentu mengacu kepada UURI No. 20/2003beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya. Sementara peraturan mengenai perubahan itubelum ada, ketentuan yang lama masih tetap berlaku bagi pengawas sekolah. Pada saatperaturan itu selesai dibuat, peraturan itu pun akan menjadi pedoman bagi pengawas sekolahdalam operasional tugasnya. Tugas utama pengawas sekolah adalah melakukan pengawasan terhadap sekolah ataumadrasah yang menjadi tanggung jawabnya. Pengawasan dalam konteks ini meliputipemantauan, supervisi, evaluasi,
 pelaporan,
dan pengambilan langkah tindak lanjut yangdiperlukan. Hal itu ditegaskan PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaiberikut, pasal 19, ayat (3) menyatakan, ”Setiap satuan pendidikan melakukan perencanaanproses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran,dan
 pengawasan proses pembelajaran
untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.” Pada pasal 23 ditegaskan, ”Pengawasan proses pembelajaran sebagaimana
 
dimaksud dalam pasal 19 ayat (3) meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi,
 pelaporan,
danpengambilan langkah tindak lanjut yang diperlukan.”Untuk melaksanakan tugas kepengawasan, pengawas sekolah harus menguasai sejumlahkompetensi. Kompetensi pengawas tersebut diatur dengan Peraturan Menteri PendidikanNasional Nomor 12/2007 tentang Standar Kompetensi Pengawas Sekolah. Berdasarkankompetensi dan tugas kepengawasan itulah pengawas sekolah melakukan tugaskepengawasan terhadap sekolah binaan yang menjadi tanggung jawabnya. Berdasarkan itupula ia menyusun tahap-tahap pelaksanaan tugasnya. Tahap itu adalah perencanaan program,pelaksanaan program, penindaklanjutan hasil, dan penyusunan rencana program tahunberikutnya. Begitulah yang dilakukan pengawas secara periodik.Berdasarkan uraian di atas, bahan sajian ini diorganisasikan dalam dua pokok pikiran. Keduapokok pikiran itu adalah kompetensi pengawas sekolah dan program kerja pengawas sekolah.Kedua pokok pikiran itu diharapkan dapat menjaidi landasan atau bahan diskusi bagi pesertadalam kegiatan ini.
2. Tujuan Mata Diklat
Setelah mengikuti mata diklat ini diharapkan peserta mampu:(1) mengungkapkan enam kompetensi pengawas sekolah dan madrasah berdasarkanPeraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007;(2) menjelaskan uraian masing-masing kompetensi pengawas sekolah dan madrasah;(3) menjelaskan langkah-langkah penyusunan rencana program kerja pengawas sekolahbidang akademik dan menejerial;(4) menyusun contoh program kerja pengawas sekolah bidang akademik dan menejerial;(5) menyusun jadwal pelaksanaan proram dan jadwal kunjungan ke sekolah atau madrasahbinaan.
3. Deskripsi Singkat
Ada dua pokok pikiran yang menjadi pokok bahasan pada mata diklat ini. Kedua pokok pikiranitu adalah kompetensi pengawas sekolah dan madarasah dan program kerja pengawasansekolah dan madrasah. Kompetensi pengawas sekolah dan madrasah meliputi enamkompetensi yakni kompetensi kepribadian, kempetensi supervisi akademik, kompetensisupervisi menejerial, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian dan
 
pengembangan, dan kompetensi sosial. Masing-masing kompetensi akan diuraikan lebih rincipada uraian materi.Program kerja pengawas sekolah membahas beberapa hal pokok. Hal itu adalah konsepprogram kerja pengawasan sekolah dan madrasah, tahap-tahap penyusunan program kerjapengawasan sekolah, penyusunan program kerja, pelaksanaan program kerja, dan tindaklanjut hasil kepengawasan.
4. Uraian Materi4.1 Kompetensi Pengawas Sekolah
Pada deskripsi sudah diungkapkan enam kompetensi pengawas sekolah. Kompetensi tersebutditetapkan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007. Padalampiran surat keputusan itu diterakan dimensi kompetensi dan kompetensi masing-masingpengawas tingkat TK /RA dan SD/MI, tingkat SMP/MTs, dan tingkat SMA/MA, SMK/SMAK .Khusus untuk tingkat TK/RA dan SD/MI dapat dilihat pada tabel berikut ini.
DimensiKompetensi
KompetensiKompetensiKepribadian1.memiliki tanggung jawab sebagai pengawassatuan pendidikan2.kreatif dalam bekerja dan memecahkanmasalah baik yang berkaitan dengankehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya3.Memiliki rasa ingin tahun akan hal-hal barutentang pendidikan dan ilmu pengetahuan,teknologi, dan seni yang menunjang tugaspokok dan tanggung jawabnya
4.
Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya danpada
stakeholder 
pendidikanKompetensiSupervisiMenejerial1.Menguasai metode, teknik, dan prinsip-prinsipsupervisi dalam rangka meningkatkan mutupendidikan di sekolah/madrasah2.Menyusun program kepengawasanberdasarkan visi – misi – tujuan dan programpendidikan sekolah/madrasah3.Menyusun metode kerja dan instrumen yangdiperlukan untuk melaksanakan tugas pokokdan fungsi pengawas di sekolah/madrasah4.Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dedi Warman liked this
S Harahap liked this
Windu Sarwono liked this
Rudi Addhail liked this
Mumuh Musyaidin liked this
Atsiga Ailemrak liked this
aaysuryamah liked this
chibint liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->