Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
skripsi depdagri

skripsi depdagri

Ratings: (0)|Views: 1,545|Likes:
Published by lisaqyu

More info:

Published by: lisaqyu on Jul 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2013

pdf

text

original

 
Modul 2Masalah Dan Potensi Daerah
Diklat TeknisPerencanaan Pembangunan Daerah
(
Regional Development Planning 
)EselonIV
I
 
SA
MBUT
AN
DEPUTI BID
ANG
PEMBI
NAAN
DIKL
A
T
A
P
ARA
TU
R
 LEMB
AGA
 
A
DMI
N
I
S
T
RAS
I
N
E
GARA
 
Selaku Instansi Pembina Diklat PNS, Lembaga Administrasi Negarasenantiasa melakukan penyempurnaan berbagai produk kebijakan Diklat yang telahdikeluarkan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000tentang Diklat Jabatan PNS. Wujud pembinaan yang dilakukan di bidang diklataparatur ini adalah penyusunan pedoman diklat, bimbingan dalam pengembangankurikulum diklat, bimbingan dalam penyelenggaraan diklat,standarisasi, akreditasi Diklat dan Widyaiswara, pengembangan sisteminformasi Diklat, pengawasan terhadap program dan penyelenggaraan Diklat,pemberian bantuan teknis melalui perkonsultasian, bimbingan di tempat kerja,kerjasama dalam pengembangan, penyelenggaraan dan evaluasi Diklat.Sejalan dengan hal tersebut, melalui kerjasama dengan DepartemenDalam Negeri yang didukung program peningkatan kapasitas berkelanjutan(SCBDP), telah disusun berbagai kebijakan guna lebih memberdayakandaerah seperti peningkatan kapasitas institusi, pengelolaan dan peningkatanSDM melalui penyelenggaraan Diklat teknis, pengembangan sistem keuangan,perencanaan berkelanjutan dan sebagainya.Dalam hal kegiatan penyusunan kurikulum diklat teknis dan moduldiklatnya melalui program SCBDP telah disusun sebanyak 24 (dua puluhempat) modul jenis diklat yang didasarkan kepada prinsip
competency based training 
. Penyusunan kurikulum dan modul diklat ini telah melewati proses yangcukup panjang melalui dari penelaahan data dan informasi awal yang diambildari berbagai sumber seperti
Capacity Building Action Plan
(CBAP) daerahyang menjadi percontohan kegiatan SCBDP, berbagai publikasi dari berbagaimedia, bahan training yang telah dikembangkan baik oleh lembaga donor,perguruan tinggi, NGO maupun saran dan masukan dari berbagai pakar dantenaga ahli dari berbagai bidang dan disiplin ilmu, khususnya yang tergabungdalam anggota Technical Review Panel (TRP).Disamping itu untuk lebih memantapkan kurikulum dan modul diklat initelah pula dilakukan lokakarya dan uji coba/pilot testing yang dihadiri oleh parapejabat daerah maupun para calon fasilitator/trainer.Dengan proses penyusunan kurukulum yang cukup panjang ini kamipercaya bahwa kurikulum, modul diklatnya berikut Panduan Fasilitator sertaPedoman Umum Diklat Teknis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhanpelatihan di daerah masing-masing.
ii
 
H
arapan kami melalui prosedur pembelajaran dengan menggunakanmodul diklat ini dan dibimbing oleh tenaga fasilitator yang berpengalaman danbersertifikat dari lembaga Diklat yang terakreditasi para peserta yangmerupakan para pejabat di daerah akan merasakan manfaat langsung daridiklat yang diikutinya serta pada gilirannya nanti mereka dapat menunaikantugas dengan lebih baik lagi, lebih efektif dan efisien dalam mengelola berbagaisumber daya di daerahnya masing-masing.Penyempurnaan selalu diperlukan mengingat dinamika yang sedemikiancepat dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Dengan dilakukannyaevaluasi dan saran membangun dari berbagai pihak tentunya akan lebihmenyempurnakan modul dalam program peningkatan kapasitas daerah secaraberkelanjutan.
 
Semoga dengan adanya modul atau bahan pelatihan ini tujuankebijakan nasional utamanya tentang pemberian layanan yang lebih baikkepada masyarakat dapat terwujud secara nyata.
iii
 
K
A
T
A
PE
NGAN
T
AR
 DI
R
EKTU
R
JE
N
DE
RA
L OTO
N
OMI D
A
E
RAH
 
Setelah diberlakukannya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang PemerintahanDaerah, yang kemudian diganti dengan UU Nomor 32 Tahun 2004, telah terjadiperubahan paradigma dalam pemerintahan daerah, yang semula lebihberorientasi sentralistik menjadi desentralistik dan menjalankan otonomiseluas-luasnya. Salah satu aspek penting kebijakan otonomi daerah dandesentralisasi adalah peningkatan pelayanan umum dalam rangka mewujudkankesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah.Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemerintahan di banyak negara,salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan otonomi daerahadalah kapasitas atau kemampuan daerah dalam berbagai bidang yangrelevan. Dengan demikian, dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kepadamasyarakat dan peningkatan daya saing daerah diperlukan kemampuan ataukapasitas Pemerintah Daerah yang memadai.Dalam rangka peningkatan kapasitas untuk mendukung pelaksanaandesentralisasi dan otonomi daerah, pada tahun 2002 Pemerintah telahmenetapkan Kerangka Nasional Pengembangan dan Peningkatan KapasitasDalam Mendukung Desentralisasi melalui Keputusan Bersama Menteri DalamNegeri dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/KepalaBappenas. Peningkatan kapasitas tersebut meliputi sistem, kelembagaan, danindividu, yang dalam pelaksanaannya menganut prinsip-prinsip multi dimensidan berorientasi jangka panjang, menengah, dan pendek, serta mencakupmultistakeholder, bersifat demand driven yaitu berorientasi pada kebutuhanmasing-masing daerah, dan mengacu pada kebijakan nasional.Dalam rangka pelaksanaan peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah,Departemen Dalam Negeri, dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerahsebagai Lembaga Pelaksana (Executing Agency) telah menginisiasi programpeningkatan kapasitas melalui Proyek Peningkatan Kapasitas yangBerkelanjutan untuk Desentralisasi (Sustainable Capacity Building Project for Decentralization/SCBD Project) bagi 37 daerah di 10 Provinsi denganpembiayaan bersama dari Pemerintah Belanda, Bank Pembangunan Asia(ADB), dan dari Pemerintah RI sendiri melalui Departemen Dalam Negeri dankontribusi masing-masing daerah. Proyek SCBD ini secara umum memilikitujuan untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah dalam aspek sistem,kelembagaan dan individu SDM aparatur Pemerintah Daerah melaluipenyusunan dan implementasi Rencana Tindak Peningkatan Kapasitas(Capacity Building Action Plan/CBAP).
iv
 
Salah satu komponen peningkatan kapasitas di daerah adalah PengembanganSDM atau Diklat bagi pejabat struktural di daerah. Dalam memenuhi kurikulumserta materi diklat tersebut telah dikembangkan sejumlah modul-modul diklatoleh Tim Konsultan yang secara khusus direkrut untuk keperluan tersebut yangdalam pelaksanaannya disupervisi dan ditempatkan di Lembaga AdministrasiNegara (LAN) selaku Pembina Diklat PNS.Dalam rangka memperoleh kurikulum dan materi diklat yang akuntabel dan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->