Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
LATAR BELAKANG
Kurikulum merupakan salah satu komponen dalam pendidikan. Komponen inimerupakan inti dari bidang pendidikan tersebut dan memiliki pengaruh terhadap seluruhkegiatannya. Secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa kualitaspendidikan itu bergantung pada kualitas dari kurikulum yang diterapkan di dalamnya.Kurikulum merupakan salah satu komponen dalam pendidikan yang dinamis, fleksibel,dan senantiasa berkembang. Dalam setiap pergantian kepemimpinan di pemerintahan, dapatkita amati bahwa pergantian kurikulum pun tidak luput akan terjadi dalam pendidikan. Hal inisangat dimaklumi karena memang setiap kepemimpinan akan memiliki kebijakan yang berbeda.Masih hangat dalam pikiran kita bagaimana kurikulum satu berganti dengan kurikulumyang lain. Banyak komentar dan peristiwa menyeruak sehubungan dengan hal ini. Misalnyasaja bagaimana para pelaku kebijakan tersebut terseok-seok (karena saking cepat bergantinya) mengikuti setiap perubahan yang terjadi.Mengingat hal tersebut serta pentingnya peran kurikulum dalam pendidikan padakhususnya dan kehidupan manusia pada umumnya, maka penyusunan kurikulum tidak dapatdilakukan secara sembarangan. Penyusunan kurikulum membutuhkan landasan-landasanyang kuat, yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yangmendalam. Penyusunan kurikulum yang tidak didasarkan pada landasan yang kuat dapat berakibat fatal terhadap kegagalan pendidikan itu sendiri. Dan dengan sendirinya, akan berkibat pula terhadap kegagalan proses pengembangan manusia.Dalam hal ini, Nana Syaodih Sukmadinata (1997) mengemukakan empat landasanutama dalam pengembangan kurikulum, yaitu: (1) filosofis; (2) psikologis; (3) sosial-budaya;dan (4) ilmu pengetahuan dan teknologi. Keempat landasan tersebut memiliki peranspesifiknya sesuai fokus dari bidang-bidang tersebut. Untuk lebih jelasnya, dalam makalahini akan diungkapkan uraian mengenai keempat landasan tersebut.
 
2
 
B.
 
TUJUAN
T
ujuan dari penulisan makalah tentang landasan (pengembangan) kurikulum ini adalahsebagai berikut:1.
 
Agar penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya bisa lebih memahamilandasan-landasan atau patokan yang mutlak harus diperhatikan dalam penyusunanatau pun perevisian kurikulum.2.
 
Untuk menanamkan pengertian agar penulis dan pembaca lebih bijak dalammenanggapi segala dinamika yang terjadi di dunia pendidikan terutama terkait pergantian kurikulum.
C
.
 
SISTEMATIKA
Sistematika penulisan dari makalah ini adalah sebagai berikut:BAB I PENDAHULUANA. Latar BelakangB.
T
ujuanC. SistematikaBAB II ISIA.
 
Landasan FilosofisB.
 
Landasan PsikologisC.
 
Landasan SosiologisD.
 
Landasan Ilmu Pengetahuan dan
T
eknologi (IP
T
EK)BAB III KESIMPULAN
 
3
 
BAB IIISI
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai pendidikan tertentu. Kurikulum merupakan inti dari bidang pendidikan dan memiliki pengaruh terhadap seluruh kegiatan pendidikan. Mengingat pentingnya kurikulum dalam pendidikan dan kehidupan manusia, maka penyusunankurikulum tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Penyusunan kurikulum membutuhkanlandasan-landasan yang kuat, yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yangmendalam. Penyusunan kurikulum yang tidak didasarkan pada landasan yang kuat dapat berakibat fatal terhadap kegagalan pendidikan itu sendiri. Dengan sendirinya, akan berkibat pula terhadap kegagalan proses pengembangan manusia.Dalam hal ini, Nana Syaodih Sukmadinata (1997) mengemukakan empat landasanutama dalam pengembangan kurikulum, yaitu: (1) filosofis; (2) psikologis; (3) sosial-budaya;dan (4) ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan diuraikansecara ringkas keempat landasan tersebut.
A.
 
LANDASAN FILOSOFIS
Pendidikan senantiasa berhubungan dengan manusia apakah sebagai subjek, sebagaiobjek maupun sebagai pengelola. Berarti dalam pendidikan selalu ada interaksi antar manusia, dalam interaksinya tentu saja ada tujuan-tujuan atau sasaran yang harus dicapai, adamateri atau bahan yang diinteraksikan, serta ada proses yang ditempuh dalammenginteraksikannya dan ada kegiatan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana proses danhasil telah tercapai. Untuk merumuskan dan mengembangkan setiap aspek dimensikurikulum tersebut diperlukan jawaban-jawaban atau pemikiran yang mendalam, mendasar,serta menyeluruh, dengan kata lain menggunakan pemikiran filosofis. Karena secara harfiahfilsafat berarti ³cinta akan kebijakan´, untuk mencintainya secara bijak tentunya harusmemiliki pengetahuan yang mana pengetahuan itu diperoleh melalui proses berpikir yangmendalam, logis dan sistematis.Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum ialah rumusan yang didapatkandari hasil berfikir secara mendalam, analitis, logis dan sistematis dalam merencanakan,
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more