Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Mewarnai Rambut By Djayanti

Hukum Mewarnai Rambut By Djayanti

Ratings: (0)|Views: 3,787|Likes:
Published by Iwan Hermawan
Hukum Mewarnai Rambut

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Dewasa ini kita semua telah menyaksikan sendiri atau bahkan kita pun pernah melakukan hal tersebut. Hal yang memang terlihat sepele, namun sebenarnya punya dasar-dasar hukumnya. Yakni, masalah menyemir rambut. Tak asing lagi bagi kita, mendengar atau melihat orang-orang yang tadinya beruban namun “tiba-tiba kembali” seperti muda lagi, atau para remaja sampai dewasa yang mempunyai warna rambut yang “ngejreng”, mulai dari warna gelap sampai warna ya
Hukum Mewarnai Rambut

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Dewasa ini kita semua telah menyaksikan sendiri atau bahkan kita pun pernah melakukan hal tersebut. Hal yang memang terlihat sepele, namun sebenarnya punya dasar-dasar hukumnya. Yakni, masalah menyemir rambut. Tak asing lagi bagi kita, mendengar atau melihat orang-orang yang tadinya beruban namun “tiba-tiba kembali” seperti muda lagi, atau para remaja sampai dewasa yang mempunyai warna rambut yang “ngejreng”, mulai dari warna gelap sampai warna ya

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Iwan Hermawan on Jul 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2012

pdf

text

original

 
Hukum Mewarnai Rambut
A.LATAR BELAKANG MASALAH
Dewasa ini kita semua telah menyaksikan sendiri atau bahkan kita pun pernah melakukan hal tersebut. Hal yang memang terlihat sepele,namun sebenarnya punya dasar-dasar hukumnya.Yakni, masalah menyemir rambut.Tak asing lagi bagi kita, mendengar atau melihat orang-orang yangtadinya beruban namun “tiba-tiba kembali” seperti muda lagi, atau pararemaja sampai dewasa yang mempunyai warna rambut yang“ngejreng”, mulai dari warna gelap sampai warna yang begitumencolok. Baik pria ataupun wanita.Banyak motif mungkin yang membuat rambut itu menjadi tidak sepertiadanya. Mulai dari motif ingin mempercantik diri, motiketidaknyamanan dengan keadaan yang sebenarnya, bahkan motif taqlid yang sekedar ingin dianggap “gaul”. Sayangnya, alasan yangterakhir ini adalah alasan yang banyak dilontarkan oleh kaum mudayang tidak mafhum asal-usul dan dasarnya.Jika muncul pertanyaan: “Bukankah memang dibolehkan oleh Rosul,asalkan jangan menyemir rambut dengan yang berwarna hitam?”.Hemat saya, memang sebenarnya, mewarnai rambut telah adasemenjak zaman Rosul. Tapi kita tak boleh membayangkan bahwasannya pada zaman rosul diperbolehkannya mewarnai rambutadalah untuk sekedar gaulatau pun misalnya, ada yangmembayangkan mungkin saja pada saat itu sahabat yang dibolehkanmenyemir rambut untuk tujuan “modis”?Tidak. Tidak seperti itu.Maka yang ingin saya coba uraikan disini adalah tidak hanya hukummewarnai rambut. Tapi juga, pandangan saya terhadap tujuan-tujuanmenyemir rambut itu sendiri. Yang tentu saja. Dimulai dari sebuahtujuan atau niat itu sendirilah yang membuat adanya suatu hukum. Bisamakruh, mubah, haram, sunnah, bahkan wajib.1
 
Hukum Mewarnai Rambut
Oleh karena itu, perlunya mendefinisikan pemahaman-pemahamankita tentang masalah ini. Karena membiarkan suatu pemahaman tanpa pendefinisian yang jelas akan membuat suatu masalah menjadi sepertikaret yang dapat ditarik ulur dan kembali pada keadaan semula, sertamembuat setiap orang awam dapat menafsirkannya sekehendak hatinya. Ini tentunya amat berbahaya.Dan jika terdapat perbedaan para ulama tersebut, saya fikir itu wajar.Karena ijtihad seseorang tidak mungkin sama persis. Dengan catatan,hasil ijtihad tersebut mempunyai dalil naqli yang jelas, kuat, danshohih. Karena segala sesuatu sudah selayaknya dapatdipertanggungjawabkan. Apalagi ini menyangkut hajat hidup orang banyak.Dan kita sebagai muslim, patutlah untuk selalu merujuk pada Al-Qurandan hadits juga ijtihad ‘alim Ulama.
B.RUMUSAN MASALAH
Bagaimana hukum mewarnai rambut dengan berbagai warna, baik itu warna hitam ataupun warna selain hitam?2
 
Hukum Mewarnai Rambut
C.PEMBAHASAN
1.PENGERTIANSebelum kita membahas lebih jauh mengenai hukum mewarnai rambutyang dilandasi as-Sunnah, kita harus mengerti juga apa itu AsSunnah.Menurut para ahli ushul fiqih, sunnah adalah apa yang diriwayatkandari Nabi saw., berupa ucapan, perbuatan, atau persetujuan. Ia dalam pandangan ulama ushul ini, adalah salah satu sumber dari berbagaisumber syariat. Oleh karena itu, ia bergandengan dengan Al-Qur'an.Misalnya, ada redaksi ulama yang mengatakan tentang hukum sesuatu:masalah ini telah ditetapkan hukumnya oleh Al-Qur'an dan sunnah. Sementara, para ahli hadits menambah definisi lain tentang sunnah.Mereka mengatakan bahwa sunnah adalah apa yang dinisbatkankepada Nabi saw, berupa ucapan, perbuatan, persetujuan, ataudeskripsi--baik fisik maupun akhlak--atau juga sirah (biografi Rasulsaw.). Menurut Abdul Wahab Khallaf Assunnah itu bertujuan untu pemberlakuan syariat. Yang mempunyai tujuan untuk mewujudkankemaslahatan manusia dalam kehidupan ini dengan menarik segalasesuatu yang manfaat dan menolak sesuatu yang mudharat.3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Djayanti Nakhla Andonesi added this note
#postingan tanggal 07/07/2010 ##jreng jreng.......... dua tahun kemudiaaaaaaaaaaaaann, tanggal 02/10/2012, mahasiswi yg sering nomaden kelas sesuai sift itu baru ngeh kalo tugas uasnya di upload kesini :D makasih pak! semoga saya bisa nulis lebih baik lagi, aamiin....
Iwan Hermawan liked this
Tri Lunggari Dc liked this
Su Gapuk liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->