P. 1
perencanaan Dan Pengujian Material Jalan Raya

perencanaan Dan Pengujian Material Jalan Raya

Ratings: (0)|Views: 4,516 |Likes:
Published by Rizki Lamlhom
Perencanaan dan pengujian material Jalan Raya
 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Maksud dan Tujuan Sejarah transportasi telah berkembang sejak dahulu kala ketika manusia hidup pada masa primitif, manusia selalu mengadakan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan perkembangan sejarah, jalan sebagai salah satu sarana transportasi telah mulai ada sejak manusia menghuni bumi yang terus berkembang sesuai dengan pola pemikiran manusia untuk terus menyempurnakan hasil temuan terdahulu. Pada pe
Perencanaan dan pengujian material Jalan Raya
 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Maksud dan Tujuan Sejarah transportasi telah berkembang sejak dahulu kala ketika manusia hidup pada masa primitif, manusia selalu mengadakan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan perkembangan sejarah, jalan sebagai salah satu sarana transportasi telah mulai ada sejak manusia menghuni bumi yang terus berkembang sesuai dengan pola pemikiran manusia untuk terus menyempurnakan hasil temuan terdahulu. Pada pe

More info:

Published by: Rizki Lamlhom on Jul 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

 
 
Perencanaan dan pengujian material Jalan Raya
 
 Ricky Perdana / 0504101010061
 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Maksud dan Tujuan
Sejarah transportasi telah berkembang sejak dahulu kala ketika manusiahidup pada masa primitif, manusia selalu mengadakan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan perkembangan sejarah, jalansebagai salah satu sarana transportasi telah mulai ada sejak manusia menghunibumi yang terus berkembang sesuai dengan pola pemikiran manusia untuk terusmenyempurnakan hasil temuan terdahulu. Pada perkembangan terakhir manusiatelah mengenal sistem perkerasan jalan yang baik dan mudah dikerjakan serta polaperencanaan jalan raya yang semakin sempurna.Menurut Djamal Abdat (1981), jalan raya adalah suatu lintasan yangbertujuan sebagai penghubung lalu lintas dari suatu tempat ke tempat lainnya.Lintasan artinya menyangkut jalur tanah yang diperkuat atau diperkeras dan jalurtanah tanpa perkerasan. Lalu lintas artinya menyangkut semua benda dan makhluk yang melewati jalan tersebut.Jalan raya yang dimaksud adalah jalan raya biasa, dibangun dengan syarat-syarat tertentu hingga dapat dilalui oleh kendaraan (lalu lintas). Syarat-syarat yangdiperlukan jalan raya terutama adalah untuk memperoleh :a.
 
permukaan yang rata dengan maksud agar lalu lintas dapat berjalan denganlancar;b.
 
mampu memikul berat kendaraan beserta beban yang ada di atasnya;c.
 
dapat dilalui dengan kecepatan tinggi, hingga permukaan jalan tidak tergusur,berserakan dan sebagainya.Pada dasarnya, perencanaan konstruksi jalan raya terdiri dari beberapabagian besar. Bagian-bagian itu adalah perencanaan geometrik jalan, perencanaanperkerasan material jalan dan perencanaan dalam pembangunan sertaadministrasinya.
 
 
Perencanaan dan pengujian material Jalan Raya
 
 Ricky Perdana / 0504101010061
 
2Pada dasarnya, perencanaan konstruksi jalan raya terdiri dari beberapabagian besar, yaitu :-
 
perencanaan geometrik jalan-
 
perencanaan perkerasan material jalan-
 
perencanaan dalam pembangunan serta administrasinya.
 
 Perencanaan Geometrik Jalan
Terdiri dari ukuran-ukuran jalan serta bentuk-bentuk lintasan yangdiperlukan. Ukuran-ukuran tersebut mencakup lebar bagian-bagian jalan danfasilitasnya yang dikaitkan dengan kendaraan dan kelincahan geraknya,tinggi mata pengemudi, rintangan dan sebagainya. Bentuk permukaan danlintasan dikaitkan dengan keamanan jalan dan lalu lintas.
 
 Perencanaan Perkerasan Material Jalan
Perkerasan adalah lapisan jalan yang diperlukan untuk memenuhi syarat-syarat utama jalan yaitu permukaan jalan harus mampu memikul beratkendaraan dan dapat melalui dengan kecepatan tinggi. Perkerasan ini dibuatdari material- material alam.
 
 Perencanaan Pembangunan dan Administrasi Jalan Raya
 
Pelaksanaan pembangunan jalan raya sangat memerlukan keterampilantersendiri sesuai dengan jenis jalan dan kemudahan yang ada, baik dari segimaterial, tenaga ahli, peralatan dan waktu. Sehingga semua proses tersebutdiperlukan suatu administrasi tersendiri.Sebagai sarana transportasi, jalan raya juga merupakan saranapembangunan pengembangan wilayah yang penting, oleh karena itu lalu lintas diatas jalan raya harus bergerak dengan lancar dan aman sehingga prosespergerakan ataupun proses pengangkutan dapat berjalan dengan cepat, aman,nyaman, tepat, dan efisien.
 
 
Perencanaan dan pengujian material Jalan Raya
 
 Ricky Perdana / 0504101010061
 
3
1.2
 
Ruang Lingkup Tugas yang Dilakukan
Dalam tugas perencanan ini, perhitungan yang dilakukan terdiri daribeberapa tinjauan yang meliputi penentuan lintasan (trase), alinyemen horizontal,alinyemen vertikal, penampang memanjang jalan, serta penentuan volume galiandan timbunan atau kubikasi.
1.2.1
 
Penentuan Trase Rencana
Penentuan lintasan dilakukan berdasarkan peta topografi yang telahdisediakan, titik asal (
origin
) dan titik tujuan (
destination
) telah ditentukan.Langkah awal penentuan trase adalah memperhatikan situasi medan.
Contour 
tersebut terus ditelusuri untuk mencari lintasan yang sesuai denganPPGJR (Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya) No. 13 tahun 1970serta ketentuan-ketentuan lain yang diberikan dalam tugas rancangan ini.Dalam perencanaan ini dibuat tiga alternatif lintasan, kemudian dipilihsatu lintasan yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada.
1.2.2
 
Perencanaan Alinyemen Horizontal
Perencanaan alinyemen horizontal merupakan perencanaan tikunganlengkap dengan komponen-komponennya. Tikungan yang direncanakandalam tugas perencanaan ini berjumlah dua tikungan yang meliputi Spiral-Circle-Spiral (S-C-S), dan Full Circle (FC).
1.2.3
 
Perencanaan Alinyemen Vertikal
Alinyemen vertikal merupakan proyeksi sumbu jalan pada bidangvertikal. Dengan kata lain alinyemen vertikal merupakan potonganmemanjang jalan yang akan memperlihatkan lengkungan vertikal danbesarnya tanjakan.Perencanaan alinyemen vertikal ini didasarkan pada beberapa syarat,yaitu syarat keamanan, kenyamanan dan drainase untuk masing-masing bedakelandaian yang ada.

Activity (88)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Agus Suparman liked this
Irvan Ndiey liked this
Captain Rifky liked this
Satriya Wibawa liked this
Prima Kurniawaty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->