Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
300Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rangkuman tata bahasa Indonesia

Rangkuman tata bahasa Indonesia

Ratings:

5.0

(6)
|Views: 22,796|Likes:
Published by Ivan Lanin
Rangkuman tata bahasa Indonesia untuk para peserta TSN HPI 2010.
Rangkuman tata bahasa Indonesia untuk para peserta TSN HPI 2010.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Ivan Lanin on Jul 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2014

pdf

text

original

 
Rangkuman tata bahasa Indonesia
Oleh Ivan Lanin
Disusun berdasarkan materi dari http://bit.ly/dAUQ8u sebagai bahan bacaan tambahan bagi para peserta TSN HPI 2010. Lisensi CC-BY-NC-SA: Diperkenankan untuk menyalin, mendistribusikan, dan mengadaptasi karya ini asalkan mencantumkan sumber, bukan untuk tujuan komersial, dan menggunakan lisensi yang serupa dengan lisensi ini. Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan validitasnya, informasi pada karya ini diberikan apa adanya tanpa jaminan validitas. Penulis karya tidak bertanggung jawab terhadap informasi yang tak akurat atau terhadap penggunaan Anda atas informasi yang ada dalam karya ini. Selamat mengikuti ujian. Teruskan perjuangan! Jakarta, 9 Juli 2010. Oh, hampir lupa. Komentar dapat dikirimkan melalui surel ke ivan at bahtera dot org.
 
Rangkuman tata bahasa Indonesia 1
I.
 
Bahasa
 A.
 
Pengertian bahasa
Secara umum bahasa didefinisikan sebagai lambang. Bahasa adalah alat komunikasi yang berupa sistem lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Sebagaimana kita ketahui, bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Masing-masing mempunyai makna, yaitu, hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakili Kumpulan kata atau kosakata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad, disertai penjelasan artinya dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus atau leksikon. Pada waktu kita berbicara atau menulis, kata-kata yang kita ucapkan atau kita tulis tidak tersusun begitu saja, melainkan mengikuti aturan yang ada. Untuk mengungkapkan gagasan, pikiran atau perasaan, kita harus memilih kata-kata yang tepat dan menyusun kata-kata itu sesuai dengan aturan bahasa. Seperangkat aturan yang mendasari pemakaian bahasa, atau yang kita gunakan sebagai pedoman berbahasa inilah yang disebut
tata bahasa
. Pada bab berikutnya, sehubungan dengan tata bahasa akan kita bicarakan secara terperinci
 fonologi, morfologi, sintaksis, semantik
dan
etimologi
. Fonologi ialah bagian tata bahasa yang membahas atau mempelajari bunyi bahasa. Morfologi mempelajari proses pembentukan kata secara gramatikal beserta unsur-unsur dan bentuk-bentuk kata.
Sintaksis m
embicarakan komponen-komponen kalimat dan proses  pembentukannya. Bidang ilmu bahasa yang secara khusus menganalisis arti atau makna kata ialah
 semantik,
sedang yang membahas asal-usul bentuk kata adalah
etimologi
,
B.
 
Fungsi bahasa
Fungsi utama bahasa, seperti disebutkan di atas, adalah sebagai alat komunikasi, atau sarana untuk menyampaikan informasi (fungsi informatif). Tetapi, bahasa pada dasarnya lebih dari sekadar alat untuk menyampaikan informasi, atau mengutarakan  pikiran, perasaan, atau gagasan, karena bahasa juga berfungsi: a.
 
untuk tujuan praktis: mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.  b.
 
untuk tujuan artistik: manusia mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah-indahnya guna  pemuasan rasa estetis manusia. c.
 
sebagai kunci mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, di luar pengetahuan kebahasaan. d.
 
untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia, selama kebudayaan dan adat-istiadat, serta perkembangan bahasa itu sendiri (tujuan filologis). Dikatakan oleh para ahli budaya, bahwa bahasalah yang memungkinkan kita membentuk diri sebagai makhluk bernalar, berbudaya, dan berperadaban. Dengan bahasa, kita membina hubungan dan kerja sama, mengadakan transaksi, dan melaksanakan kegiatan sosial dengan bidang dan peran kita masing-masing. Dengan bahasa kita mewarisi kekayaan masa lampau, menghadapi hari ini, dan merencanakan masa depan. Jika dikatakan bahwa setiap orang membutuhkan informasi itu benar. Kita ambil contoh, misalnya, mahasiswa. Ia membutuhkan informasi yang berkaitan dengan bidang studinya agar lulus dalam setiap ujian dan sukses meraih gelar atau tujuan yang diinginkan. Seorang dokter juga sama. Ia memerlukan informasi tentang kondisi fisik dan psikis pasiennya agar dapat menyembuhkannya dengan segera. Contoh lain, seorang manager yang mengoperasikan, mengontrol, atau mengawasi perusahaan tanpa informasi tidak mungkin dapat mengambil keputusan atau menentukan kebijakan. Karena setiap orang
 
Rangkuman tata bahasa Indonesia 2
membutuhkan informasi, komunikasi sebagai proses tukar-menukar informasi, dengan sendirinya bahasa  juga mutlak menjadi kebutuhan setiap orang.
C.
 
Perkembangan bahasa Indonesia
Kata
 Indonesia
 berasal dari gabungan kata Yunani
 Indus
India
 dan
nesos
 pulau atau kepulauan
. Jadi secara etimologis berarti kepulauan yang telah dipengaruhi oleh kebudayaan India, atau hanya kepulauan India. Pencipta kata tersebut ialah George Samuel Windsor Earl, sarjana Inggris yang menulis dan memakai kata itu dalam
 Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia,
Vol. IV, hlm. 17, bulan Februari 1850. Ia menggunakan kata
 Indonesians
dalam majalah itu. Sedangkan, orang yang memopulerkan kata
lndonesien
adalah ahli etnologi Jerman, Adolf Bastian, yang memakainya dalam  buku yang ditulisnya sejak tahun 1884. Buku ini diberi judul
 Indonesien oder die Inseln des Malayischen  Archipel.
 Bahasa Indonesia yang sekarang itu ialah bahasa Melayu Kuno, yang dahulu digunakan orang Melayu di Riau, Johor. dan Lingga, yang telah mengalami perkembangan berabad-abad lamanya Dalam keputusan Seksi A No. 8. hasil Kongres Bahasa Indonesia 11 di Medan, 1954, dikatakan bahwa dasar bahasa Indonesia ialah bahasa Melayu yang disesuaikan dengan pertumbuhan dalam masyarakat dan kebudayaan Indonesia sekarang. Sehubungan dengan perkembangan bahasa Indonesia, ada beberapa masa dan tahun bersejarah yang  penting, yakni: 1.
 
Masa Kerajaan Sriwijaya sekitar abad ke-7. Pada waktu itu Bahasa Indonesia yang masih  bernama bahasa Melayu telah digunakan sebagai
lingua franca
 atau bahasa penghubung, bahasa  pengantar. Bukti historis dari masa ini antara lain prasasti atau batu bertulis yang ditemukan di Kedukan Bukit, Kota Kapur, Talang Tuwo. Karang Brahi yang berkerangka tahun 680 Masehi. Selain ini dapat disebutkan bahwa data bahasa Melayu paling tua justru dalam prasasti yang ditemukan di Sojomerta dekat Pekalongan, Jawa Tengah. 2.
 
Masa Kerajaan Malaka, sekitar abad ke-15. Pada masa ini peran bahasa Melayu sebagai alat komunikasi semakin penting.
Sejarah Melayu
karya Tun Muhammad Sri Lanang adalah  peninggalan karya sastra tertua yang ditulis pada masa ini. Sekitar tahun 1521, Antonio Pigafetta menyusun daftar kata Italia-Melayu yang pertama. Daftar itu dibuat di Tidore dan berisi kata-kata yang dijumpai di sana. 3.
 
Masa Abdullah bin Abdulkadir Munsyi, sekitar abad ke-19. Fungsi bahasa Melayu sebagai sarana  pengungkap nilai-nilai estetik kian jelas. Ini dapat dilihat dari karya-karya Abdullah seperti Hikayat
 Abdullah, Kisah
e
layaran Abdullah ke Negeri Jeddah, Syair tentang Singapura  Dimakan Api,
dan
 Pancatanderan
. Tokoh lain yang Perlu dicatat di sini ialah Raja Ali Haji yang terkenal sebagai pengarang
Gurindam Dua Belas, Silsilah Melayu Bugis
, dan
 Bustanul Katibin.
 4.
 
Pada tahun 1901 diadakan pembakuan ejaan yang pertama kali oleh Prof. Ch. van Ophuysen dibantu Engku Nawawi dan Moh. Taib Sultan Ibrahim. Hasil pembakuan mereka yang dikenal dengan Ejaan Van Ophuysen ditulis dalam buku yang berjudul
 Kitab Logat Melajoe.
 5.
 
Tahun 1908 pemerintah Belanda mendirikan
Commissie der lndlandsche School en Volkslectuur
(Komisi Bacaan Sekolah Bumi Putra dan Rakyat). Lembaga ini mempunyai andil besar dalam menyebarkan serta mengembangkan bahasa Melayu melalui bahan-bahan bacaan yang diterbitkan untuk umum. 6.
 
Tahun 1928 tepatnya tanggal 28 Oktober, dalam Sumpah Pemuda, bahasa Melayu diwisuda menjadi bahasa Nasional bangsa Indonesia sekaligus namanya diganti menjadi bahasa Indonesia. Alasan dipilihnya bahasa Melayu menjadi bahasa nasional ini didasarkan pada kenyataan bahwa  bahasa tersebut (1) telah dimengerti dan dipergunakan selama berabad-abad sebagai
lingua

Activity (300)

You've already reviewed this. Edit your review.
davinrusady liked this
depdepp liked this
1 thousand reads
reka_amri liked this
Gilang Septian liked this
Ida Yulianti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->