Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
24Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PP 72_2005 TENTANG DESA

PP 72_2005 TENTANG DESA

Ratings: (0)|Views: 4,408|Likes:
Published by Sh Suradi

More info:

Published by: Sh Suradi on Jul 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 72 TAHUN 2005TENTANGDESADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang:bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 216 ayat (1) Undang-UndangNomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan PeraturanPemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang PerubahanAtas Undang-Undang
'
Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 38, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4493) yang telah ditetapkandengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4548), per-1u ditetapkan Peraturan Pemerintah Tentang Desa;Mengingat:1.Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2005 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4493) yang telah ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548).
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG DESA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :Pemerintah pusat, selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia yangmemegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia;Pemerintah daerah adalah Gubernur, Bupati, atau Walikota dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah;Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah danDPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnyadalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;Kecamatan adalah wilayah kerja camat sebagai perangkat daerah kabupaten dan daerah kota.Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa, adalah kesatuan masyarakathukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan menguruskepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakuidan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Desa dan BadanPermusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempatberdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang
 
diakui dan dihormati dalam sistemPemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pemerintah Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah Kepala Desa dan Perangkat Desasebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa.Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disingkat BPD,adalah lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahandesa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa.Lembaga Kemasyarakatan atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga yang dibentuk olehmasyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah desa dalammemberdayakan masyarakat.Dana perimbangan adalah pengertian sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 33tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintahan Pusat dan PemerintahanDaerah.Alokasi Dana Desa adalah dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk desa,yang bersumber dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima olehKabupaten/Kota.Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa selanjutnya disingkat APB Desa adalah rencana keuangantahunan pemerintahan desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Desa danBPD, yang ditetapkan dengan Peraturan Desa.Peraturan Daerah adalah Peraturan Daerah Provinsi dan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh BPD bersama KepalaDesa.Pembinaan adalah pemberian pedoman, standar pelaksanaan, perencanaan, penelitian,pengembangan, bimbingan, pendidikan dan pelatihan, konsultasi, supervisi, monitoring,pengawasan umum dan evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa.Menteri adalah Menteri Dalam Negeri.
BAB IIPEMBENTUKAN DAN PERUBAHAN STATUS DESABagian PertamaPembentukanPasal 2
Desa dibentuk atas prakarsa masyarakat dengan memperhatikan asal-usul desa dan kondisi sosialbudaya masyarakat setempat.Pembentukan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) barns memenuhi syarat : jumlah penduduk;luas wilayah;bagian wilayah kerja;perangkat; dansarana dan prasarana pemerintahan.Pembentukan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa penggabungan beberapadesa, atau bagian desa yang bersandingan, atau pemekaran dari satu desa menjadi dua desaatau lebih, atau pembentukan desa di luar desa yang telah ada.Pemekaran dari satu desa menjadi dua desa atau lebih sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapatdilakukan setelah mencapai paling sedikit 5 (lima) tahun penyelenggaraan pemerintahan desa.Desa yang kondisi masyarakat dan wilayahnya tidak lagi memenuhi persyaratan sebagaimanadimaksud pada ayat (2) dapat dihapus atau digabung.
 
Pasal 3
Dalam wilayah desa dapat dibentuk Dusun atau sebutan lain yang merupakan bagian wilayah kerjapemerintahan desa dan ditetapkan dengan peraturan desa.Sebutan bagian wilayah kerja pemerintahan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), disesuaikandengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat yang ditetapkan dengan peraturan desa.
Pasal 4
Ketentuan lebih lanjut mengenai Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Desasebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diatur dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota denganberpedoman pada Peraturan Menteri.Peraturan Daerah Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengakui danmenghormati hak asal-usul, adat istiadat dan sosial budaya masyarakat setempat.
Bagian KeduaPerubahan StatusPasal 5
Desa dapat diubah atau disesuaikan statusnya menjadi kelurahan berdasarkan prakarsa PemerintahDesa bersama BPD dengan memperhatikan saran dan pendapat masyarakat setempat.Perubahan status desa menjadi kelurahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memperhatikanpersyaratan :Iuas wilayah; jumlah penduduk;prasarana dan sarana pemerintahan;potensi ekonomi; dankondisi sosial budaya masyarakat.(3)Desa yang berubah menjadi Kelurahan, Lurah dan Perangkatnya diisi dari pegawai negeri sipil.(4)Ketentuan lebih lanjut mengenai perubahan status desa menjadi kelurahan sebagaimanadimaksud pada ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kotadengan berpedoman pada Peraturan Menteri.(5)Peraturan Daerah Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (4) wajib mengakui danmenghormati hak asal-usul, adat istiadat desa dan sosial budaya masyarakat setempat.
Pasal 6
Desa yang berubah statusnya menjadi Kelurahan, kekayaannya menjadi kekayaan daerah dandikelola oleh kelurahan yang bersangkutan untuk kepentingan masyarakat setempat.Pendanaan sebagai akibat perubahan status desa menjadi kelurahan dibebankan pada AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota.
BAB IIIKEWENANGAN DESAPasal 7
Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan desa mencakup:urusan pemerintahan yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa;urusanpemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota yang diserahkanpengaturannya kepada desa;tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota; danurusan pemerintahan lainnya yang oleh peraturan perundangundangan diserahkan kepada desa.

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yuliana Mizar liked this
Nur Manazi liked this
Mukhallid Qayyum liked this
Chandra Arwen liked this
Hesti Annisa liked this
Sholikul Hadi liked this
Ady AsRiadi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->