panjang : 3-4 cm dan lebar : 4,4 cm, tebal : 2,6 cm dan sebesar biji kenari, pembesaran pada prostat akan membendung uretra dan dapat menyebabkan retensi urine, kelenjar prostatterdiri dari lobus posterior lateral, anterior dan lobus medial, kelenjar prostat berguna untuk melindungi spermatozoa terhadap tekanan yang ada uretra dan vagina. Serta menambahcairan alkalis pada cairan seminalis.
Patofisiologi
Menurut Mansjoer Arif tahun 2000 pembesaran prostat terjadi secara perlahan-lahan padatraktus urinarius. Pada tahap awal terjadi pembesaran prostat sehingga terjadi perubahanfisiologis yang mengakibatkan resistensi uretra daerah prostat, leher vesika kemudiandetrusor mengatasi dengan kontraksi lebih kuat.Sebagai akibatnya serat detrusor akan menjadi lebih tebal dan penonjolan serat detrusor kedalam mukosa buli-buli akan terlihat sebagai balok-balok yang tampai (trabekulasi). Jikadilihat dari dalam vesika dengan sitoskopi, mukosa vesika dapat menerobos keluar di antaraserat detrusor sehingga terbentuk tonjolan mukosa yang apabila kecil dinamakan sakula danapabila besar disebut diverkel. Fase penebalan detrusor adalah fase kompensasi yang apabila berlanjut detrusor akan menjadi lelah dan akhirnya akan mengalami dekompensasi dan tidak mampu lagi untuk kontraksi, sehingga terjadi retensi urin total yang berlanjut padahidronefrosis dan disfungsi saluran kemih atas.
Tanda dan Gejala
y
Hilangnya kekuatan pancaran saat miksi (bak tidak lampias)
y
Kesulitan dalam mengosongkan kandung kemih.
y
Rasa nyeri saat memulai miksi/
y
Adanya urine yang bercampur darah (hematuri).
K
omplikasi
y
Aterosclerosis
y
Infark jantung
y
Impoten
y
Haemoragik post operasi
y
Fistula
y
Striktur pasca operasi & inconentia urine