PERMAINAN TRADISIONAL ANAK DALAM KAJIANANROPOLOGI
Permainan anak berbagai gejala sosial-budaya sebenarnya sudah cukuplama menjadi perhatian para ilmuwan sosial, seperti ahli anropologi, sosiologi,dan psikologi. Berbagi macam prespektif juga telah mereka gunakan dankembangkan dalam studi mereka terhadap gejala tersebut. Namun menariknya, belum ada kesempatan tentang definisi dari “permaian” itu sendiri (Schwartzman,1976:291), padahal dalam kajian ilmiah setiap konsep harus jelas maknanya, agar dapat terbangun pengetahuan yang sestematis tentang gejala yang dipelajari. Olehkarena itu tidak mudah sebenarnya untuk membicarakan dan menganalisisfenomena permainan anak ketika perangkat konstektual yang diperlukan juga belum juga berkembang. Kesulitan ini semakin bertambah ketika kita harusmengunakan perangkat konstektual dari Indonesia, yang seringkali tidak memilikiistilah-istilah untuk hal-hal yang seharusnya ada istilahnya yang dalam bahasa lainada namanya.Sebagai contoh, kata “permainan” dalam bahasa Indonesia. Kata ini dapatdigunakan untuk berbagai macam bentuk permainan, yang dalam bahasa Inggrisdibedakan, misalnya
play
dengan
game
, kata ‘game’dapat diterjemahkan menjadi‘permainan’, tetapi makna yang muncul dalam benak kita jika itu menggunakankata ‘pertandingan’ tidak dapat persis sama dengan yang muncul jika kitamenggunakan ‘game’. Kata-kata ‘children’s game’ tepat diterjemakan menjadi‘permainan anak-anak’ bukan ‘pertandingan anak-anak’. Kesulitan dalam soal perangkat konseptual ini semakin meningkat seiring denga meningkatnyakerumitan dalam analisis. Oleh karena itu, merambah dunia permainan anak-anak dengan menggunakan prespektif ilmu sosial-budaya di Indonesia, bagaikanmerambah kawasan hutan belantara dengan beraneka ragam flora dan fauna yangkita belum memiliki peta serta perangkat klasifikasinya untuk memahami duniaflora dan fauna tersebut,sehingga disamping terasa sangat menarik danmenyenangkan, juga terasa begitu berat tantangan yang kita hadapi.Disini kita tidak bermaksud untuk membangun perangkat konseptualuntuk menganalisis permainan anak-anak di Indonesia ataupun mengemukakan