sehingga kelompok organisasi tetap bersemangat (
viable)
, kritisdiri, dan kreatif.
Sumber-Sumber Konflik Organisasi.
•
Saling Ketergantungan Pekerjaan
Interaksi kesalingtergantungan pekerjaan dalamsebuah organisasi dapat mengakibatkan terjadinyapeningkatan konflik jika terlalu dipaksakan.
•
Ketergantungan Pekerjaan Satu Arah
Kemungkinan terjadainya konflik akan meningkat jikasebuah unit dominan tidak memiliki kesadaran untukbekerjasama dengan unit yang berada di bawahnya.
•
Diferensiasi Horizontal yang Tinggi
Kemungkinan akan timbulnya konflik akan menjadilebih besar jika perbedaan yang terjadi diantara unit menjadisemakin besar.
•
Formalisasi yang Rendah
Konflik dapat berkembang pada struktur yang terlaludiformalisasi, sangat diatur dan kurang bersifat subversif.
•
Ketergantungan Pada Sumber Bersama yang Langka
Potensi konflik meningkat jika dua unit atau lebihbergantung pada satu sumber yang langka seperti ruanggerak fisik, peralatan, dana operasi, alokasi anggaranmodal, atau jasa-jasa staf, dll.
•
Perbedaan dalam Kriteria Evaluasi dan Sistem Imbalan
Makin banyak evaluasi dan imbalan manajemen yangmenekan prestasi setiap departemen secara terpisah-pisahketimbang secara gabungan maka makin besar pulakinfliknya.
•
Pengambilan Keputrusan Partisipatif
Pengambilan keputusan bersama akan mendorongterjadinya konflik bagi perbedaan opini yang ada.
•
Keanekaragaman Anggota
Makin hererogen anggota, maka makin kecilkemungkinan bekerja dengan tenang dan bersama-sama
.
2
Ketidaksamaan individu seperti latar belakang akan mengurangi jumlah kerjasama antar masing-masing individu. lihat Stephen P. Robbins,
Organization Theory: Structure,Designand It’s Application
(Englewood Cliffs,N.J: Prentice – Hall,Inc., 1990)