Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
96Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pr.reflek Pada Manusia

Pr.reflek Pada Manusia

Ratings: (0)|Views: 10,154|Likes:

More info:

Published by: shessy-jolycia-kerrora-3047 on Jul 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/24/2013

pdf

text

original

 
REFLEK PADA MANUSIATUJUANMemahami pengertian reflek.Mengetahui macam-macam reflek pada manusia.Memahami mekanisme terjadinya reflek.LANDASAN TEORIReflek 
 
adalah aksi atau gerakan yang dipantulkan, jumlah total setiap responsotomatik yang diperantarai oleh system saraf (Dorlan, 1998).Lengkung reflek adalah unit dasar untuk kegiatan saraf pribadi. Terdiri atas :alat indra, saraf aferen, satu sinaps atau lebih yang terdapat dipusat integrasi atauganglion simpatis, saraf eferen, dan efektor. Prinsip yang menyatakan bahwa akar  belakang medulla spinalis adalah sensorik dan akar depan adalah motorik disebutsebagai hukum bell-magendie. Lengkung monosimpatik 
 
adalah lengkung reflek yang paling sederhana yang mempunyai sinaps tunggal antara neuron aferens dan eferens,dan reflex yang terjadi disebut reflek monosinaptik. Lengkung polisinaptik adalahlengkung reflex yang mempunyai lebih dari satu interneuron diantara neuron aferensdan eferens, jumlah sinapsnya beragam antara dua sampai beberapa ratus. Reflek regang adalah respon suatu otot rangka dengan persyarafan utuh yang diregangkansehingga otot berkontraksi. Glutamate
 
adalah neurotransmitter disinaps pusat. Reflek monosimpatik disebut juga reflek myotatic/ reflek regang / reflek ekstensor. Contohreflek monosinaps adalah reflek patella, refleks biseps, refleks tendo Achilles, dll(Ganong, 1999).Lengkung reflek yang mempunyai lebih dari satu interneuron antara neuronaferen dan eferen dinamakan polisinaptik, dan jumlah sinaps antara 2 sampai beberapa ratus. Pada kedua jenis lengkung reflek, terutama pada lengkung polisinaptik, kegiatan refleknya dapat dimodifikasi oleh adanya fasilitasi spasial dantemporal, oklusi efek penggiatan bawah ambang (subliminal fringe), dan oleh berbagai efek lain (Guyton, 1997).
1
 
Sistem
 proprioseptif 
adalah kemampuan seorang anak untuk mengetahuikeberadaan tubuhnya dalam ruang. Anak dengan sistem proprioseptif yang telah berkembang bisa merasakan keberadaan anggota-anggota tubuhnya tanpa harusmelihat atau menggerakkan mereka. Kematangan sistem ini bisa diuji antara laindengan melihat apakah seorang anak bisa berdiri stabil di atas satu kaki dengan mataterpejam. Prosprioseptif, reseptor dari indera ini terletak pada otot rangka dan persendian. Otak kita akan mendapatkan input prosprioseptif bila kita mengerakkanotot-otot secara aktif, artinya bergerak dengan minat sendiri (Anonim, 2009).Sistem proprioseptif mencakup otot, tulang sendi, dan tendon yang berfungsiuntuk memberikan informasi mengenai posisi tubuh dan kemampuan untumerencanakan pergerakan motorik. Gangguan proprioseptif, misalnya neuropati perifer dan servical degenerative disease. Susunan proprioseptif ini memberikaninformasi ke CNS tentang posisi tubuh terhadap kondisi di sekitarnya (eksternal) dan posisi antara segmen badan badan itu sendiri (internal) melalui reseptor-reseptor yangada dalam sendi, tendon, otot, ligamentum dan kulit seluruh tubuh terutama yang ada pada kolumna vertebralis dan tungkai. Informasi itu dapat berupa tekanan, posisisendi, tegangan, panjang, dan kontraksi otot. Manula mengalami penurunan proprioseptif. Hal ini dapat meningkatkan ambang batas rangsang muscle spindle,sehingga dapat mematahkan umpan balik afferen dan secara berurutan dapatmengubah kewaspadaan tentang posisi tubuh keadaan ini dapat menimbulkangangguan keseimbangan postural (Anonim, 2009).Fungsi kumparan otot,
 
kumparan dan hubungan refleknya membentuk sebuah alat pertahanan umpan balik yang berperan mempertahankan panjang otot; bila ototteregang, impuls kumparan meningkat dan terjadi pemendekan otot, sedangkan bilaotot memendek tanpa terjadi perubahan impuls pada eferen , impuls kumparanmenurun dan otot berelaksasi (Ganong, 1999).Reseptor untuk alat regang terbalik terdapat di alat tendon golgi.
 
Alat ini terdiri ataskumpulan anyaman ujung-ujung syaraf yang membulat diantara fesikula suatutendon. Terdapat 3-25 serat otot untuk tiap alat tendon. serat-serat dari alat tendongolgi membentuk serat-serat syaraf sensorik kelompok Ib yang bermielin danmerupakan pengantar cepat. Perangsangan pada alat-alat Ib ini menyebabkanterbentuknya IPSP pada neuron motorik yang menyarafi otot tempat asal serat-serattersebut. Serat Ib berakhir di medula spinalis pada interneuron inhibisi yangkemudian berakhir langsung pada neuron motorik. Serat-serat itu juga mengadakan
 
hubungan eksitasi dengan neuron motorik yang menyarafi antagonis ke otot. Alat iniakan terangsang oleh peregangan pasif maupun kontraksi aktif otot. Alat tendon golgi berfungsi sebagai transduser dalam sirkuit umpan balik yang mengatur kekuatan ototdengan cara analog dengan sirkuit umpan balik kumparan yang mengatur panjangotot (Ganong, 1999).Rerflek regang
(stretch reflek)
adalah respon terhadap otot yang diregangkan,akan menimbulkan eksitasi kumparan menyebabkan reflek kontraksiserat otot rangkayang besar dari otot yang sama dan otot-otot sinergisnya. Lintasan reflek regangdimulai dari saraf tipe Ia yang berada di kumparan otot memasuki radiks spinalis,salah satu cabang langsung berjalan menuju radiks anterior substansia grisea meduladan akan langsung bersinaps dengan neuron motorik anterior yang mengirim serat-serat kumparan otot bermula, ini disebut
 jaras monosinaptik 
(Guyton,1997).Terdapat dua jenis reflek regangan yaitu reflek dinamik adalah reflek yangdicetuskan oleh sinyal dinamik yang kuat, yang dijalarkan dari ujung primer kumparan otot akibat regangan otot yang berlangsung cepat menuju medula spinalis,dan akan menimbulkan reflek kontraksi yang kuat pada otot yang sama dari tempatsinyal tadi keluar. Reflek ini berfungsi untuk melawan perubahan panjang otot yangmendadak, melawan regangan. Reflek statik adalah reflek yang dicetuskan olehsinyal yang terus-menerus menimbulkan kontraksi otot selama otot tetep dalamkeadaan terlalu panjang. Reflek statik merupakan lanjutan dari reflek dinamik tetepilebih lemah dan dalam waktu yang lama. Kontraksi otot sebaliknya akan melawankekuatan yang menimbulkan panjang yang berlebihan. Reflek regangan negatiadalah reflek yang cenderung mempertahankan keadaan stabil panjan otot, akanmelawan pemendekan otot akibat penurunana impuls saraf dari kumparan (Guyton,1997).Rangsang yang membangkitkan reflek regangan adalah regangan pada otot, danresponnya adalah otot yang diregangkan. Reseptornya adalah kumparan otot
(muscle spindle)
. Impuls yang tercetus oleh kumparan otot dihantarkan ke SSP melalui serat-serat sarafsensorik penghantar cepat (Ganong, 1999).Pada saat terjadi kontraksi otot filamen aktin tertarik ke dalam diantara filamenmiosin, dan saling bertunpang tindih. Lempeng Z ditarik flamen aktin sampai keujung filamen miosin sedangkan pada saat relaksasi otot ujung-ujung syaraf filamen
3

Activity (96)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Diah Lou liked this
Rini Yuliawati liked this
Qhi Maulian liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->