2
Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakanseluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya, yang harus berdasarkan Pancasiladan bertujuan untuk:1.
meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa,2.
meningkatkan kecerdasan dan keterampilan,3.
mempertinggi budi pekerti,4.
memperkuat kepribadian,5.
mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baikuntuk mengemban tugas pendidikan.
Para guru, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, harus senantiasa menjunjung tinggimartabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru, betapapunsulitnya keadaan yang melingkunginya.
Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, namun harus mencegah masuknyasikap dan perbuatan yang sadar atau tidak, dapat menimbulkan pertientangan antara kitasama kita.Untuk mengimplementasikan wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di mana siswadapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan terhadap sekolahnya, sehinggaproses belajar mengajar, kegiatan kokurikuler, dan ekstrakurikuler dapat berlangsung denganmantap.Upaya untuk mewujudkan wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagaimasyarakat belajar, pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kegiatan kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra-kurikuler, serta menciptakan suatu kondisi kemampuan dan ketangguhan yaknimemiliki tingkat keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan yang mantap.1. Secara OrganisasiOSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di Insan Cendekia, mencakup polapembinaan siswa di sekolah dan asrama, yang tidak mempunyai hubungan organisatoris denganOSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.2. Secara FungsionalDalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan khususnya di bidang pembinaan kesiswaandi sekolah dan asrama, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagaisalah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, di samping ketiga jalur yang lain, yaitu : LatihanKepemimpinan, Ekstrakurikuler, Wawasan Wiyatamandala.3. Secara SistemApabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupanberkelompok siswa bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.Dalam hal ini OSIS Insan Cendekia dipandang sebagai suatu sistem, dimana sekumpulan parasiswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan satu organisasi yang mampu mencapaitujuan pembinaan kesiswaan di sekolah dan asrama. Oleh karena itu, OSIS sebagai suatu sistemditandai beberapa ciri pokok :1. berorientasi pada tujuan2. memiliki susunan kehidupan kelompok3. memiliki sejumlah peranan4. terkoordinasi5. berkelanjutan dalam waktu tertentu
Tujuan
1. Menghimpun ide, pemikiran, kreatifitas, bakat dan minat siswa ke dalam salah satu wadahyang bebas dari pengaruh negatif dari luar sekolah.