/  8
 
 
MENTERI KEHUTANANREPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI KEHUTANANNomor : P.20/Menhut-II/2007TENTANGTATA CARA PEMBERIAN IZIN USAHA PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYUDALAM HUTAN ALAM PADA HUTAN PRODUKSI MELALUI PERMOHONANMENTERI KEHUTANAN,
Menimbang : a. bahwa berdasarkan Pasal 63 Peraturan Pemerintah Nomor6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan RencanaPengelolaan Hutan, Serta Pemanfaatan Hutan ditetapkanbahwa Izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutanalam atau dalam hutan tanaman diberikan melaluipermohonan;b. bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas dan dalamrangka revitalisasi sektor kehutanan antara lain melaluipengembangan investasi baru oleh pelaku usaha danmencegah hilangnya potensi pendapatan negara sertamencegah maraknya perambahan hutan dan pencurian kayudi hutan negara dipandang perlu diatur Pemberian IzinUsaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan AlamPada Hutan Produksi Melalui Permohonan denganPeraturan Menteri Kehutanan.Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang KonservasiSumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya;2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang PengelolaanLingkungan Hidup;3. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan jo. Nomor 19 Tahun 2004;4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2001 tentangPemerintahan Daerah;5. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentangAnalisis Mengenai Dampak Lingkungan;6. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentangKewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi SebagaiDaerah Otonom;7. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentangPerencanaan Hutan8. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004 tentang PerlindunganHutan;
 
9. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2002 tentang DanaReboisasi;10. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutandan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, SertaPemanfaatan Hutan;11. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 sebagaimanatelah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan PresidenNomor 171/M Tahun 2005 tentang Pembentukan KabinetIndonesia Bersatu;12. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 jo Nomor 62 Tahun2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi,dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia;13. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 jis Nomor 15 Tahun2005 dan Nomor 63 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi danTugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia;14. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2006 tentang PaketKebijakan Perbaikan Iklim Investasi;15. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.13/Menhut-II/2005tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja DepartemenKehutanan, sebagaimana telah beberapa kali disempurnakanterakhir dengan Nomor P.71/Menhut-II/2006.
MEMUTUSKAN
Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEHUTANAN TENTANG PEMBERIANIZlN USAHA PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU DALAMHUTAN ALAM PADA HUTAN PRODUKSI MELALUIPERMOHONANBAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan :1. Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam (IUPHHK-HA) yangsebelumnya disebut Hak Pengusahaan Hutan (HPH) adalah izin untukmemanfaatkan hutan produksi yang kegiatannya terdiri dari penebangan,pengangkutan, penanaman, pemeliharaan, pengamanan, pengolahan danpemasaran hasil hutan kayu.2. Permohonan IUPHHK pada hutan produksi adalah cara untuk memperolehIUPHHK pada hutan produksi melalui suatu permohonan, yang prosespemberiannya dilakukan melalui seleksi terhadap pemohon izin.3. Surat Permohonan adalah permohonan tertulis yang seluruh dokumen besertalampirannya sesuai dengan persyaratan dokumen permohonan yang diajukan olehpemohon.4. Areal Perluasan adalah areal yang dimohon oleh pemegang IUPHHK-HA sebagaiareal perluasan/penambahan dari areal yang telah ditetapkan oleh Menteri.5. Areal Pengganti adalah areal yang dimohon oleh pemegang IUPHHK-HA sebagaipengganti areal yang telah berkurang dari semula akibat adanya kebijakanPemerintah.
 
6. Penilaian teknis adalah penilaian terhadap pemenuhan persyaratan oleh pemohonmeliputi persyaratan teknis sesuai persyaratan teknis yang ditetapkan.7. Penilaian administrasi adalah penilaian terhadap kelengkapan administrasi besertavaliditasnya sesuai persyaratan dokumen yang ditetapkan.8. Sistem silvikultur adalah sistem budidaya hutan atau sistem teknik bercocok tanamhutan mulai dari memilih benih atau bibit, menyemai, menanam, memelihara tanamandan memanen.9. Persetujuan tingkat pertama (SP-1) adalah persetujuan Menteri atas pencadangan arealyang dimohon, yang berisi perintah kepada pemohon untuk melaksanakan kewajibanuntuk menyusun Amdal atau Upaya Kelola Lingkungan (UKL) dan Upaya PemantauanLingkungan (UPL).10. Persetujuan tingkat kedua untuk IUPHHK-HA (SP-2) adalah persetujuan Menteri atasAMDAL atau Upaya Kelola Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan(UPL) yang dilaksanakan pemohon, dan instruksi kepada Badan Planologi Kehutananuntuk menetapkan/memeriksa peta calon areal kerja untuk disahkan menjadi peta arealkerja.11. Menteri adalah Menteri yang diserahi tugas dan tanggung jawab di bidang kehutanan.12. Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal yang diserahi tugas dan tanggung jawab dibidang Bina Produksi Kehutanan.13. Dinas Provinsi adalah Dinas yang diserahi tugas dan tanggung jawab di bidangkehutanan di wilayah Provinsi.14. Dinas Kabupaten/Kota adalah Dinas yang diserahi tugas dan tanggung jawab di bidangkehutanan di wilayah Kabupaten/Kota.BAB IIMAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN IUPHHK-HAPasal 2(1) Maksud pemberian IUPHHK-HA adalah untuk memberi kepastian hukum dan membukakesempatan berusaha kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan hutan melaluiIUPHHK-HA pada hutan produksi dan menghindari penjarahan, pencurian kayu sertakehilangan potensi pendapatan negara dari areal-areal yang tidak dibebani izin di hutanproduksi.(2) Tujuan pemberian izin adalah diperolehnya pengelola hutan produksi yang profesionaldan akuntabel di areal eks-HPH/eks-IUPHHK-HA pada hutan alam dan berupa arealbekas tebangan
(Logged Over area)
yang masih mungkin diusahakan/dimanfaatkansecara lestari dalam bentuk IUPHHK dalam Hutan Alam pada hutan produksi dalamrangka peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, danperbaikan kualitas lingkungan hidup.

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...