Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
89Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
AML

AML

Ratings: (0)|Views: 2,888 |Likes:
Published by Gita Fitriani
Leukemia mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik, AML) akut adalah penyakit yang bisa berakibat fatal, dimana mielosit (yang dalam keadaan normal berkembang menjadi granulosit) berubah menjadi ganas dan dengan segera akan menggantikan sel-sel normal di sumsum tulang. Pemaparan terhadap radiasi (penyinaran) dosis tinggi dan penggunaan beberapa obat kemoterapi antikanker akan meningkatkan kemungkinan terjadinya AML
Leukemia mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik, AML) akut adalah penyakit yang bisa berakibat fatal, dimana mielosit (yang dalam keadaan normal berkembang menjadi granulosit) berubah menjadi ganas dan dengan segera akan menggantikan sel-sel normal di sumsum tulang. Pemaparan terhadap radiasi (penyinaran) dosis tinggi dan penggunaan beberapa obat kemoterapi antikanker akan meningkatkan kemungkinan terjadinya AML

More info:

Published by: Gita Fitriani on Jul 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2013

pdf

text

original

 
Laporan Kasus
 ACUTE MYELOBLASTIC LEUKEMIA (AML)
Oleh:Gita Pramadewi FitrianiI1A004017Pembimbingdr. Wulandewi Marhaeni, Sp.ABAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK FK UNLAM – RSUD ULINBANJARMASINNopember, 2009
BAB I
1
 
PENDAHULUAN
Leukemia adalah salah satu penyakit keganasan yang sangat ditakuti olehmasyarakat dewasa ini. Meskipun telah dilakukan berbagai penelitian, etiologi darikeganasan hemopoetik ini tidak diketahui secara keseluruhan.Leukemia pertama kali diketahui sebagai suatu penyakit “darah putih” olehBannet dan Virchoe pada tahun 1845. Secara umum, leukemia adalah proliferasi selleukosit yang berbeda dari normal, jumlahnya berlebihan dan oleh karenamenginfiltrasi sumsum tulang dapat menyebabkan anemia, trombositopenia ataugranulositopenia, dan diakhiri dengan kematian. Kematian sering terjadi karena perdarahan akibat trombositopenia, atau infeksi karena granulositopenia.
1
Leukemia dibagi menjadi akut dan kronik. Pada leukemia akut, sel darahsangat tidak normal, tidak dapat berfungsi seperti sel normal, dan jumlahnyameningkat secara cepat. Kondisi pasien dengan leukemia jenis ini memburuk dengancepat. Pada leukemia kronik, pada awalnya sel darah yang abnormal masih dapat berfungsi, dan orang dengan leukemia jenis ini mungkin tidak menunjukkan gejala.Perlahan-lahan, leukemia kronik memburuk dan mulai menunjukkan gejala ketika selleukemia bertambah banyak dan produksi sel normal berkurang.
1
Leukemia juga digolongkan menurut tipe sel darah putih yang terkena.Maksudnya, leukemia dapat muncul dari sel limfoid (disebut leukemia limfositik)atau mieloid (disebut leukemia mieloid). Secara keseluruhan, leukemia dibagimenjadi : Leukemia limfositik kronik (mengenai orang berusia lebih 55 tahun, dan2
 
 jarang sekali mengenai anak-anak), leukemia mieloid kronik (mengenai orangdewasa), leukemia limfositik akut (mengenai anak-anak, tetapi dapat juga mengenaidewasa dan leukemia mieloid akut (mengenai anak maupun orang dewasa danmerupakan 20 % leukemia pada anak).
1,2
Leukemia mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik,AML) akut adalah penyakit yang bisa berakibat fatal, dimana mielosit (yang dalamkeadaan normal berkembang menjadi granulosit) berubah menjadi ganas dan dengansegera akan menggantikan sel-sel normal di sumsum tulang. Pemaparan terhadapradiasi (penyinaran) dosis tinggi dan penggunaan beberapa obat kemoterapiantikanker akan meningkatkan kemungkinan terjadinya AML.
3
Untuk pengobatan leukemia akut, bertujuan untuk menghancurkan sel-selkanker sampai habis. Pelaksanaanya secara bertahap dan terdiri dari beberapa siklus.Tahapannya adalah induksi (awal), konsolidasi dan pemeliharaan. Tahap induksi bertujuan memusnahkan sel kanker secara progresif. Tahap konsolidasi untuk memberantas sisa sel kanker agar tercapai sembuh sempurna. Tahap pemeliharaan berguna untuk menjaga agar tidak kambuh. Terapi yang biasa dilakukan antara lain pemberian kemoterapi, radioterapi dan juga transplantasi sumsum tulang. Terapi awal pada AML bertujuan untuk menghilangkan gejala dan tanda / remisi. Kemudian,setelah gejala dan tanda menghilang, diberikan terapi lanjutan untuk mencegahkekambuhan / relaps (disebut terapi
maintenance
). Setelah kemoterapi tahap pertamadan penderita sembuh, bukan berarti seluruh sel kanker telah musnah. Sel kanker yang berjumlah kurang dari satu milyar tak terdeteksi. Sel-sel ini "pingsan" dan tidak aktif  bermitosis (membelah diri). Namun, suatu saat akan aktif dan menyebabkan3

Activity (89)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Gembyok Karnadi liked this
LailyFitriyah liked this
Lena Adniana liked this
Lena Adniana liked this
ANIS MURNIATI liked this
doraemon tembem liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->