Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TheLight Photography Magazine #1

TheLight Photography Magazine #1

Ratings:

4.89

(18)
|Views: 2,754 |Likes:
Published by Joko Riadi
This is one of indonesian photography magazine. No more words, just enjoy it... :)
This is one of indonesian photography magazine. No more words, just enjoy it... :)

More info:

Published by: Joko Riadi on Jun 17, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2012

pdf

text

original

 
EDISI I / 2007
 
   E   D   I    S   I   1    /   2   0   0   7   w   w   w .   t   h   e   l    i   g   h   t   m   a   g   z .   c   o   m
FREE
 
EDISI I / 2007EDISI I / 2007
PT Imajinasia Indonesia,
Jl. Pelitur no. 33A Jakarta, 47866725, www.thelightmagz.com,
Pemimpin Perusahaan:
Ignatius Untung,
Technical Advi-sor:
Gerard Adi,
Pemimpin Redaksi:
Ignatius Untung, redaksi@thelightmagz.com,
Public relation:
Prana Pramudya,
Marketing:
Maria Fransisca Pricilia,marketing@thelightmagz.com,
Sirkulasi:
sirkulasi@thelightmagz.com,
Graphic Design:
Team Creative ImagineAsia,
Webmaster:
Gatot Suryanto
Table ocontentsEditorialLandscapeDibyo GahariCommercialJerry AurumProlPAFLiputan UtamaMake Money rom photogra-phyFashionIrvan ArryawanIno ProductJurnalistik  Arbain RambeyLepasan Aku ingin jadi FotograerHuman InterestRarindra PrakarsaDigital ProcessEventPameran 1000 Foto
413283042525468728083
BEHIND THE COVER:
 A Collection o Femalography exhibition.Photography by: Jerry AurumModel: Rachel Maryam & Dinna OliviaMake up artist: Ariya Gunawan
“Hak cipta oto dalam majalah ini milik otograer yang bersangkutan, dandilindungi oleh Undang-undang. Dilarang menggunakan oto dalam majalahini dalam bentuk / keperluan apapun tanpa seijin otograer.”
Pekerjaan panjang baru saja diselesaikan dan pekerjaan panjang berikutnya (edisi selanjutnya)baru saja dimulai. Melalui majalah ini kami berkomitmen untuk menghadirkan sedikitnya 5proessional di masing-masing spesialisasi dalam otogra dalam tiap edisinya.Edisi perdana ini masih menyisakan banyak ruang untuk perbaikan. Namun majalah ini hadirtanpa berusaha memuaskan semua orang. Karena memang kami yakin ketika kemi mencobauntuk memuaskan semua orang, kami justru semakin tidak memuaskan bagi semua orang.Untuk itu dimohonkan kebijaksanaan dan pengertiannya.Beberapa segmen baru sudah direncanakan akan tampil pada edisi-edisi mendatang, Akan adagallery dimana anda boleh mengirimkan oto ke redaksi kami untuk dimuat (setelah melewatiseleksi tentunya), Akan ada segmen proesional portolio, akan ada Gerard’s Clinic dimana andaboleh mengajukan pertanyaan seputar otogra kepada technical advisor kami, Gerard Adi, danmasih banyak segmen yang sudah masuk dalam datar kami untuk segera dihadirkan padaedisi mendatang.Namun, sementara ini, marilah kita telan dulu apa yang ada saat ini, agar kita dapat mengenalirasanya dan menemukan kekurangannya untuk perbaikan di kemudian hari. Terima kasih ke-pada semua nara sumber: Arbain rambey, Jerry Aurum, Irvan Arryawan, Dibyo Gahari & RarindraPrakarsa atas kerjasamanya, juga untuk pemasang iklan, partner pick up point & distributionpartner, dan juga anda semua para pembaca yang bisa membuat kami terus exist.Salam,Ignatius Untung
 
EDISI I / 2007EDISI I / 2007
 
Landscape otograf, hobby yang menyegarkan mata
Jika ditanya obyek otogra apa yang pertama kita kenal, pastinya pemandangan menjadisebagian besar jawabannya. Ya, oto pemandangan atau lebih dikenal sebagai oto land-scape memang menjadi milik semua orang yang memiliki kamera. Semua orang yang pernahmemotret pasti pernah memotret landscape. Tapi apakah memotret landscape itu sesuatuyang mudah? Kali ini kami berjumpa dengan Dibyo Gahari, seorang otograer landscape yangsebuah karyanya baru saja memenangkan Salon Foto Indonesia.
Ceritakan awal Anda mengenalotograf dan kamera.
Saya kenal otogra sudah agak lama, tahun1975-1976. Kalau tidak salah waktu sayamasih SMP. Waktu itu saya masih tinggaldi Malang dan belum ada kamera digital.Sumber inormasi juga masih terbatas, belumada internet. Kalo nggak salah Cuma adasatu majalah otogra, Foto Indonesia kalonggak salah. Waktu itu saya seneng otogralalu saya dibelikan kamera sederhana olehorang tua saya, setelah belajar sedikit sayaminta dibelikan kamera yang lebih bagus, yahnamanya juga anak-anak jadi ya dikasih. Sayabelajar sendiri, pelan-pelan tapi diseriusi. Awalnya saya motret apa saja yang bisadipotret, tapi lama kelamaan saya menyadarikalau saya lebih menyukai pictorial atau oto-oto yang indah-indah dan enak di mata.Tahun 1983 saya berhenti motret, kalo nggak salah waktu saya kuliah tingkat 3 di ITB,biarpun sebelumnya saya sudah sering ikutlomba dan kadang menang. Tahun 2004 sayamerasakan dorongan kuat lagi untuk motret,maka saya mulai motret lagi. Ditambah lagiwaktu itu digital sudah masuk Indonesia, dankebetulan saya suka computer jadi nyambunglah. Dan tahun 2004 itu saya bener-benermenyadari bahwa saya suka motret land-scape. Tahun 2005-2006 saya mulai tertarik inra red, tapi tetap obyeknya landscape.
Jadi bisa dikatakan Anda belajarotograf secara otodidak?
 Ya saya belajar hanya dari majalah, dari buku,dari melihat oto orang lain. Saya tidak pernahikut kursus tapi saya mendapat banyak ilmudari klub. Waktu di Malang saya ikut klub yangdi Surabaya, waktu di Bandung saya ikut PAFdan di internet saya ikut Fotograer.net, sayaikut ayo oto, dan macem-macem.
LandscapeLandscape

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
radianesti liked this
rioscribd liked this
iDan2010 liked this
salmonyahya liked this
ichmuna liked this
Fitra Mayca liked this
Etha Joent liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->