Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
61Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Jagung Febri Irawan 05091002006 Teknik Pertanian UNSRI

Jurnal Jagung Febri Irawan 05091002006 Teknik Pertanian UNSRI

Ratings: (0)|Views: 13,592|Likes:

More info:

Published by: Febri Irawan Putra Zenir on Jul 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

 
JURNAL
JAGUNG(Zea mays L.)
I.
Taksonomi JagungTanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluargarumput-rumputan. Berasal dari Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melaluikegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugalmenyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda menamakannyamais dan orang Inggris menamakannya corn (Anonima, 2000).Sistematika tanaman jagung adalah sebagai berikut :Kingdom: Plantae (tumbuh-tumbuhan)Divisio: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)SubDivisio: Angiospermae (berbiji tertutup)Classis: Monocotyledone (berkeping satu)Ordo: Graminae (rumput-rumputan)Familia : GraminaceaeGenus : ZeaSpecies : Zea mays L.
II.
Deskripsi JagungJagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu kali siklus hidupnya berkisar antara 80 150 hari. Paruh pertama pertumbuhan jagung merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua merupakan tahap pertumbuhan generatif.Tinggi tanaman jagung bervariasi tergantung dari varietas dan lingkungan tempattumbuhnya. Meskipun umumnya tanaman jagung berketinggian antara 1 metesampai 3 meter, ada varietas yang dapat mencapai ketinggian 6 meter. Akar tanaman jagung tergolong akar serabut yang dapat mencapai kedalaman 8 meter, meskipunsebagian besar ada pada kisaran 2 meter. Pada tanaman yang sudah cukup dewasamuncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantumenyangga tegaknya tanaman.Batang jagung tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu tetapi tidak seperti padi atau gandum. Terdapat mutan yang batangnya tidak tumbuh pesat
 
sehingga tanaman berbentuk roset. Batang berbentuk ruas dan terbungkus oleh pelepah daun yang muncul dari buku. Batang jagung cukup kokoh namun tidak mengandung banyak lignin. Daun jagung adalah daun sempurna. Bentuknyamemanjang. Antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Tulang daun sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun ada yang licin dan ada yang berambut.Stoma pada daun jagung berbentuk halter, yang khas dimiliki familia Poaceae. Setiapstoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. Struktur ini berperan pentingdalam respon tanaman menanggapi defisit air pada sel-sel daun.Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satutanaman (monoecious). Tiap kuntum bunga memiliki struktur bunga khas yangdisebut floret. Pada jagung, dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal:gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga(inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betinatersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepahdaun. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa varietas unggul dapatmenghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik.Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri) (Wenny,2007). Tanaman jagung berasal dari daerahtropis yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar daerah tersebut.Jagung tidak menuntut persyaratan lingkungan yang terlalu ketat, dapat tumbuh pada berbagai macam tanah bahkan pada kondisi tanah yang agak kering. Jagung dapatditanam di Indonesia mulai dari dataran rendah sampai di daerah pegunungan yangmemiliki ketinggian antara 1000-1800 m dpl. Daerah dengan ketinggian optimumantara 0-600 m dpl merupakan ketinggian yang baik bagi pertumbuhan tanaman jagung (Anonima, 2000). Hasil panen jagung tidak semua berupa jagung tua/matangfisiologis, tergantung dari tujuan panen. Ciri jagung yang siap dipanen adalah:a.Umur panen adalah 86-96 hari setelah tanam. b. Jagung siap dipanen dengan tongkol atau kelobot mulai mengering yang ditandaidengan adanya lapisan hitam pada biji bagian lembaga.
 
c. Biji kering, keras, dan mengkilat, apabila ditekan tidak membekas.Jagung untuk sayur (jagung muda, baby corn) dipanen sebelum bijinya terisi penuh.Saat itu diameter tongkol baru mencapai 1-2 cm. Jagung untuk direbus dan dibakar,dipanen ketika matang susu. Tanda-tandanya kelobot masih berwarna hijau, dan bila biji dipijit tidak terlalu keras serta akan mengeluarkan cairan putih. Jagung untuk makanan pokok (beras jagung), pakan ternak, benih, tepung dan berbagai keperluanlainnya dipanen jika sudah matang fisiologis. Tanda-tandanya: sebagian besar daundan kelobot telah menguning. Apabila bijinya dilepaskan akan ada warna coklatkehitaman pada tangkainya (tempat menempelnya biji pada tongkol). Bila biji dipijitdengan kuku, tidak meninggalkan bekas.Gambar 1 Morfologi JagungGambar 2 Tanaman Jagung yang Masih MudaGambar 3 Tanaman Jagung yang Mulai BerbuahGambar 4 Tanaman Jagung yang Siap Panen
III.
Jenis - jenis Jagunga.Menurut umur,dibagi menjadi3 golongan:• Berumur pendek (genjah): 75-90 hari, contoh: Genjah Warangan, Genjah Kertas,Abimanyu dan Arjuna.• Berumur sedang (tengahan): 90-120 hari, contoh: Hibrida C 1, Hibrida CP 1 danCPI 2, Hibrida IPB 4, Hibrida Pioneer 2, Malin,Metro dan Pandu.• Berumur panjang: lebih dari 120 hari, contoh: Kania Putih, Bastar, Kuning, Bimadan Harapan. b. Menurut bentuk biji dibagi menjadi 7 golongan yaitu :1. Dent Corn2. Flint Corn3. Sweet Corn4. Pop Corn5. Flour Corn

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->