Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PT. Wangi

PT. Wangi

Ratings: (0)|Views: 355 |Likes:
Published by WISNU
Perusahaan pengelolah dan memproduksi minyak
Perusahaan pengelolah dan memproduksi minyak

More info:

Published by: WISNU on Jul 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/18/2013

pdf

text

original

 
STUDI KELAYAKAN
INDUSTRI PENGOLAHAN MINYAK NILAMPT. WANGIPendahuluan
Pemasaran minyak nilam secara internasional sangat dipengaruhi olehperanan broker atau agen internasional yang turut menentukan harga pasaranminyak atsiri dunia. Hal ini berlangsung karena kebiasaan beberapa negaratertentu mengimpor minyak atsiri secara teratur dalam jumlah yang sangat besar.Ekspor minyak nilam Indonesia mengalami fluktuasi sesuai denganpermintaan pasaran internasional. Angka tertinggi ekspor minyak nilam padadekade 80-an terjadi pada tahun 1986, yaitu sebesar 876 ton.Peluang pasar dimasa yang akan datang, menurut laporan studi EssentialOil dan Oleoresin (ITC) cukup cerah. Hal ini terlihat dari angka permintaannegara-negara barat, terutama Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa yangtergabung dalam MEE. Konsumsi masing-masing negara ini adalah diatas 200ton.1.Profil PerusahaanIndustri pengolahan minyak nilam PT. Wangi akan dibangun di satuanpemukiman daerah transmigrasi Sumatra Utara dengan jenis utama minyaknilam (patchouli oil). Lokasi industri terletak di tepi jalan utama, yaitu jalanpenghubung trans Sumatra. Jaraknya dari lokasi bahan baku rata-rata sekitar 5 km, sedangkan jarak dari ibukota kabupaten sekitar 100 km dan dariibukota provinsi sekitar 200 km.Luas tanah yang akan digunakan sebagai lokasi industri adalah seluas10.000 m
2
. Luas bangunannya adalah 3.000 m
2
. Tanah ini dibeli denganharga Rp30 juta.Sarana dan prasarana yang dibutuhkan, adalah sarana transportasi,sarana komunikasi, instalasi listrik dan air, peralatan kantor, serta saranapenunjang lainnya, seperti unit kesehatan dan sarana mushola.Industri pengolahan ini dipimpin oleh seorang direktur dan dibantu olehseorang manajer yang membawahi tiga kepala bagian, yaitu kepala bagianproduksi, kepala bagian pemasaran, dan kepala bagian keuangan danadministrasi.2.Profil Proyek1
 
Produk minyak nilam PT. Wangi diperkirakan sebesar 21.600 kg padatahun pertama dan kedua, dengan kebutuhan bahan baku sebesar 1.080 tonper tahun. Selanjutnya, produksi dapat ditingkatkan menjadi 28.800 kg padatahun ketiga dan seterusnya, dengan kebutuhan bahan baku sebesar 1.440ton per tahun. Perincian lebih detail dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel; Rencana Produksi dan Kebutuhan Bahan Baku 
TahunRencana Produksi(Kg/tahun)Kebutuhan BahanBaku (ton/tahun)I dan II21.6001.080 III dst28.8001.440 
Pembelian bahan baku diatur melalui Koperasi Unit Desa
 
denganharga Rp140.000/Kg daun nilam kering. Sedangkan bahan baku ini diperolehdari pemasok utama daun nilam di sekitar lokasi. Karena lokasi beradadidekat lokasi pemasok, maka transportasi pengadaan bahan baku relatif tidak mengalami kesulitan sebab jarak rata-rata, dengan produsen daunnilam adalah sekitar 5 km.
3.
Kondisi Keuangan dan EkonomiSumber dana dan struktur pengadaan dalarn pembangunan industri iniadalah sebagai berikut :
Tabel; Sumber Dana Modal Tetap dan Modal Kerja
Sumber DanaModal Tetap(Rp)Modal Kerja(Rp)Jumlah(Rp)Kredit Bank (70%)441.000.000183.460.270624.460.270  Modal Sendiri (30%)189.000.00078.625.830267.625.830  Jumlah630.000.000262.086.100892.086.100 
Bunga kredit sebesar 24% per tahun. Bunga ini dibayar sejak awaltahun proyek sampai dengan tahun keenam, terhitung sejak tahun pertamaindustri ini didirikan.Pengembalian kredit diproyeksikan mulai tahun ketiga sampai tahunketujuh. Pengembalian ini berlangsung selama 5 tahun. Nilai pengembalianper tahunnya adalah sebesar Rp124.892.064. Seluruh pinjaman akan lunaspada tahun kedelapan.Keadaan saldo awal (tahun pertama) adalah sebesar Rp63.791.300 dan saldo akhir (tahun sepuluh) sebesaRp1.862.876.517,500.Berdasarkan perhitungan
break even point 
(BEP), terlihat bahwa2
 
 jumlah produksi yang memenuhi syarat untuk mencapai tingkat keuntunganminimal adalah 4.256 kg/tahun. Berdasarkan standar ini, perhitungan BEPterjadi antara tabun kedua dan ketiga.Berdirinya industri pengolahan minyak nilam secara keseluruhanmemberikan dampak negatif yang sangat kecil. Bahkan perluasan pekerjaandan alih teknologi dapat meningkatkan pendapatan daerah.4.Profil ProdukDaun nilam merupakan bahan baku minyak atsiri yang selanjutnyadiproses menjadi bahan baku bagi industri parfum. kosmetik, farmasi, dansebagainya. Minyak nilam juga sering disebut dengan minyak dilem, yangberasal dari tanaman nilam (
Pogostemon Cablin Benth
)
 
melalui penyulinganuap. Tanaman nilam termasuk famili Labietea
,
yaitu kelompok tanaman yangmempunyai aroma yang mirip satu dengan lainnya. Selain varietas
Pogostemon Cablin Benth,
ada juga varietas
Pogostemon Hortensis.
Varietasini pernah disuling, tetapi mutunya sangat rendah sehingga tidak pernah di-kembangkan lagi. Selain itu terdapat varietas Pogostemon Heyneanus atausering disebut Nilam Hutan. Nilam hutan ini termasuk nilam yang tidakberharga jika dibuat minyak nilam.Nilam yang banyak disuling di Indonesia adalah berasal dari varietas
Pogostemon Cablin Benth.
Daerah-daerah penghasil minyak nilam terutamaadalah Sumatra Utara, Aceh Barat dan Selatan, Sumatra Barat, Pulau Nias,Lampung dan Bengkulu. Minyak nilam diproduksi dengan cara ekstraksi ataupenyulingan daun nilam. Dalam perdagangan internasional, minyak nilamdikenal dengan nama
Patcholi Oil.
Sifat minyak nilam adalah sukar tercuciwalaupun dengan air sabun, dapat dicampur dengan esteris lainnya, larutdalam alkohol, dan sukar menguap. Karena sifat-sifatnya tersebut minyaknilam digunakan sebagai bahan baku yang penting dalam industri wangi-wangian (
farfumery),
kosmetik, dan sebagainya.Selain itu, minyak nilam dapat digunakan sebagai fiksatif terhadapbahan pewangi lain, sehingga dicampurkan dalam pembuatan suatusenyawa. Pemakaian minyak nilam sebagai unsur pengikat wangi-wangianbelum bisa digantikan dengan minyak apa pun, sehingga minyak inimerupakan salah satu minyak atsiri yang sangat penting dalam industriwangi-wangian.Pemasaran minyak nilam, mempunyai potensi yang akan berkembang3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Jamothon Gultom liked this
riooemboe liked this
Zulfikar Hamid liked this
fateta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->