Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ida Makalah Menyimak

Ida Makalah Menyimak

Ratings: (0)|Views: 4,042 |Likes:
Published by Edi Sutopo
pelajaran menyimak (bahasa Indonesia) smp/mts
pelajaran menyimak (bahasa Indonesia) smp/mts

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Edi Sutopo on Jul 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/28/2013

pdf

text

original

 
KETERAMPILAN MENYIMAK 
Oleh Dra. Ida Zulaeha, M.Hum.
Pengantar
Menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dalamkehidupan sehari-hari. Setiap hari kita mendengar orang berbicara, baik langsung maupunmelalui media elektronik. Dalam pengertian sempit berarti kita melakukan kegiatanmenyimak yang mengacu pada proses mental pendengar menerima rangsang bunyi dari pembicara, kemudian menyusun penafsirannya. Dalam pengertian yang lebih luas, penyimak tidak hanya mengerti dan membuat penafsiran tentang pesan/materi yangdisimaknya, lebih dari itu ia berusaha melakukan isi pesan yang disimaknya.Meskipun menyimak itu penting dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kurangmendapat perhatian di sekolah-sekolah di negara kita, bahkan di negara-negara yang telahmaju. Penelitian yang telah dilakukan oleh Paul T. Rankin (1929 dalam Tarigan, 1980)terhadap 68 orang dari berbagai pekerjaan dan jabatan di Detroit sampai pada suatukesimpulan bahwa mereka mempergunakan waktu untuk berkomunikasi: 9% menulis, 16%membaca, 30% berbicara, dan 45% menyimak. Pada waktu yang berbeda, Water Loban(dalam Tompkins & Kenneth, 1991) dalam penelitiannya terhadap anak-anak dan orangdewasa menyimpulkan adanya perbandingan bahwa mereka setiap hari menyimak satu buku, berbicara satu buku satu tahun, membaca satu buku satu bulan, dan menulis satu bukudalam satu tahun.
Menyimak sebagai Proses
Para orang tua ketika sedang menasehati anak-anaknya berkata, “Kalau orang tuasedang berbicara jangan hanya sekadar didengarkan saja, masuk dari telinga kiri keluar melalui telinga kanan, tetapi simaklah, dengarkanlah baik-baik, masukkan ke dalam hati.”Petuah orang tua kepada anak-anaknya itu memberi gambaran yang jelas akanmakna menyimak. Menyimak tidak sama dengan mendengar. Menyimak bermaknamendengarkan dengan penuh perhatian, pemahaman, dan apresiasi. Tarigan (1980:28)memberi batasan menyimak sebagai suatu proses kegiatan mendengarkan lambang-lambanglisan dengan penuh perhatian, pemahaman, dan apresiasi serta intepretasi untumemperoleh informasi, menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yangtelah disampaikan pembicara melalui ujaran/bahasa lisan.
Keterampilan Menyimak, Ida Zulaeha, 1 of 11
 
Tujuan dan Kategori Menyimak 
Ruth G. Strickland mengemukakan 9 tahapan menyimak berdasarkan pengamatannya terhadap para siswa sekolah dasar dan Anderson (1972 dalam Tarigan,1980:29) mewujudkannya sebagai kategori penyimak berdasarkan maksud dan tujuan.a.Menyimak berkala, terjadi pada saat penyimak merasakan keterlibatan langsung dalam pembicaraan mengenai dirinya. b.Menyimak dengan perhatian dangkal, terjadi pada saat penyimak mendapatgangguan/selingan-selingan perhatian terhadap hal-hal di luar pembicaraan.c.Setengah menyimak, terjadi pada saat penyimak terganggu oleh kegiatan menunggukesempatan atau mengekpresikan isi hati, mengutarakan apa yang terpendam di dalamhatinya.d.Menyimak serapan, terjadi karena penyimak asyik menyerap atau memperhatikan ha-halyang kurang penting.e.Menyimak sekali-sekali, terjadi karena penyimak hanya memperhatikan dan menyimpan perkataan pembicara yang menarik hatinya saja.f.Menyimak asosiatif, terjadi karena penyimak hanya mengingat pengalaman-pengalaman pribadi secara konstan yang mengakibatkan ia tidak memberikan reaksi terhadap pesanyang disampaikan pembicara.g.Menyimak dengan reaksi berkala, terhadap pembicara dengan memberi komentar ataupun mengajukan pertanyaan.h.Menyimak secara saksama, dengan sungguh-sungguh mengikuti jalan pikiran pembicara.i.Menyimak secara aktif, untuk mendapatkan dan menemukan pikiran, pendapat, dangagasan pembicara.Perbedaan tahap-tahap menyimak itu mencerminkan perbedaan tingkat keterlibatanseseorang terhadap isi pembicaraan seorang pembicara.
Ragam Menyimak 
Tujuan menyimak adalah memperoleh informasi, menangkap isi, dan memahamimakna komunikasi yang hendak disampaikan oleh pembicara melalui ujaran. Tujuan itumenyebabkan adanya aneka ragam menyimak. Para ahli komunikasi (dalam Tompkins &Kenneth, 1991:109) memetakan 5 tujuan menyimak yang lebih khusus, yaitu (1) menyimak 
Keterampilan Menyimak, Ida Zulaeha, 2 of 11
 
diskriminatif, (2) menyimak komprehensif, (3) menyimak kritis, (4) menyimak apresiatif,dan (5) menyimak terapeutik.Menyimak diskriminatif dilakukan untuk menyimak suara-suara yang berbeda danmengembangkan daya sensitif dalam komunikasi nonverbal, seperti menyimak suara binatang pada anak-anak di playgroup atau taman kanak-kanak. Menyimak komprehensif dilakukan untuk memahami pesan yang sampaikan oleh pembicara. Ini merupakanmenyimak umum secara intensif. Bahkan, menyimak komprehensif merupakan menyimak yang utama dikembangkan di sekolah-sekolah, selain menyimak kritis dan menyimak apresiatif. Menyimak kritis adalah menyimak untuk mengevaluasi pesan yang merupakankelanjutan menyimak komprehensif. Menyimak apresiatif adalah menyimak pembicaraanatau pembacaan untuk mendapat kenikmatan. Adapun menyimak terapeutik adalahmenyimak untuk memperbaiki suatu masalah, misalnya seorang guru menyimak dengan baik ketika para siswanya datang kepadanya dan menyampaikan permasalahan yangdialami. Nurhadi (1995:339) mengemukakan ragam menyimak yang lebih utamadikembangkan di sekolah, yaitu:
A
)menyimak hati-hati atau
careful listening 
, yaitu kemampuan memperhatikan ide-ideutama yang disampaikan oleh pembicara
B
)menyimak kritis atau
critical listening 
, yaitu mempertanyakan menguji kebenaran apayang disimak, untuk kemudian penyimak menolak atau menerima ide yang didengarnya;
C
)menyimak perseptif atau
 perseptive listening 
, yaitu menyadari dan memahami apa yangdikatakan pembicara, meskipun tidak jelas apa yang disampaikannya;
D
)menyimak kreatif atau
creative listening 
, yaitu menggunakan pemikiran, menilai apayang disimak, dan membuat kreasi terhadap hasil simakan. Misalnya memberi kritik dansaran, mengulas, atau mengomentari melalui media massa.Keempat ragam menyimak tersebut dikemukakan dengan maksud untukepentingan pembelajar/siswa mengetahui tingkatan kemampuan menyimaknya sehinggaketika mereka menjadi pendengar, mereka akan menjadi pendengar yang kritis.Faktor-faktor yang turut mempengaruhi proses menyimak dan perlu diperhatikandalam menyajikan materi menyimak sehingga proses menyimak berhasil dengan baik, yaitu:(1)kejelasan pesan dari pembicara;(2)bahasa yang digunakan;(3)alat dengar penyimak;
Keterampilan Menyimak, Ida Zulaeha, 3 of 11

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
mylufa liked this
Nadyla Nizz liked this
Badastra Damay liked this
Nadyla Nizz liked this
Haviedz Ammar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->