Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak-hak minoritas

Hak-hak minoritas

Ratings: (0)|Views: 1,880|Likes:
Published by E Zaenal Muttaqin

More info:

Categories:Types, Research, Law
Published by: E Zaenal Muttaqin on Jul 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/09/2012

pdf

text

original

 
Hak-Hak Minoritas Dalam Negara MuslimA. Pendahuluan
Masyarakat Islam sebagaimana kita ketahui adanya adalah masyarakat yang berdiri atas dasar dan sistematika hidup yang berbeda, yaitu merujuk kepada Al-qur’an dan hadits, Kemudian dari situ lahirlah sistem kenegaraan dan UU yang berbeda yang khusus mengatur hubungan antara sesama.Berdasarkan hal tersebut akan didapat sebuah konklusi bahwa tidak sertamerta Islam memusuhi golongan yang bukan muslim, karena hal tersebut tentunyaakan bertentangan dengan norma dan asas yang terkandung di dalam ajaran Islam.Sebagaimana juga Islam memiliki konsep Hubungan Internasional yang menghargaihak-hak minoritas sebagai bagian dari warga Negara yang sama-sama memiliki hak dan kewajiban bersama. Hal ini pun telah ditegaskan oleh Al-qur’an dalam surat AlMumtahanah ayat 8-9 :
ن ِ يد ّ لا فِم ْ كُ و ُ تِقَيُم ْ لَن َ يذ ِ لا ن ِ عَه ُ   لا م ُ كُ َ  ْ يََاوط ُ س ِ ق ْتُ َم ْ ُ ر  ب َ تَأَم ْ كُ ِيَِنّمكُ وجُ ر ِ خ ْ يُم ْ لَ َن َ ط ِ س ِ قْ ُ لا   ح ِ يُه َ   لا إِم ْ  ِ  ْ لَإِن ِ يد ّ لا فِم ْ كُ و ُ تََن َ يذ ِ لا ن ِ عَه ُ   لا م ُ كُ َ  ْ يَ َ إِم ْ  ُ جِار َ ْإِى َ عَار ُ َظَ َم ْ كُ ِيَِنّمكُ وجُ ر َ ْأَ ََ و ُ لِ  لا م ُ ُ َ ئ ِ لَ ْ ُ فَم ْ  ُ ل و َ  َ يَنَ َم ْ ُ و ْ ل و َ تَأَ
Artinya: “A
lah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadaporang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak pula menghalaukamu dan negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan menghalau kamu dari negerimu danmembantu orang lain untuk menghalaumu. Dan sesiapa menjadikan mereka sebagaikawan, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim”
(Q.S 60: 8-9).1
 
Pesan moral tersebut sangat jelas menjabarkan bahwa konsep bernegara dalamIslam sangat menghargai juga keteraturan hubungan antara minoritas, hak-haknyakepada Negara, serta sebaliknya. Berbicara mengenai Hak minoritas maka kita akanterlebih dahulu membicarakan Hak asasi manusia sebagai nilai universal yang berlaku bagi manusia secara menyeluruh. Sebelum lahirnya Demokrasi sebagai sistem yangmemberikan hak asasi dan kemerdekaan sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat,sebetulnya telah ada jauh sebelum itu prinsip prinsip dasar yang dipraktekan olehIslam pada masa-masa terdahulu, baik pada masa nabi maupun khulafaurrasyidun. Namun dengan perkembangan masa kini pemahaman terhadap hal tersebutterus berkembang dan akhirnya melahirkan suatu kesimpulan yang di deklarasikan diKarachi Pakistan mengenai prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam berbangsa dan bernegara, yang dilaksanakan pada tanggal 21-24 Januari 1951 antara lain:1.Warga Negara berhak atas segala sesuatu yang telah diberikan oleh Negara,yaitu kebebasan beragama, berpendapat, berfikir, mengeluarkan pendapat,kemerdekaan bekerja, serta hak mendapatkan pelayanan masyarakat2.Tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi mereka dalam memenuhiketentuan diatas kecuali atas dasar hukum dan berhak mendapatkan pembelaandi pengadilan3.Aliran pemikiran Islam yang diakui Negara memiliki hak untuk menyebarkanajarannya kepada para pemeluknya. Hal-hal yang berkenaan dengan hukum perdata akan diatur sesuai ketentuan hukum mereka masing-masing.4.Warga Negara yang bukan muslim dalam batas-batas hukum-memilikikebebasan sepenuhnya dalam beragama dan beribadat sesuai dengankeyakinan mereka, mereka pun bebas dan merdeka dalam menjalankankehidupan mereka masing-masing sesuai dengan tradisinya.5.Semua kewajiban Negara kepada warga non muslim, dalam batas-batashukum adalah dihormati dan memiliki hak yang sama dengan warga yanglainnya.
1
 Keterkaitan pun muncul ketika kita meninjau mengenai hak asasi manusiayang banyak di kumandangkan oleh Negara-negara demokratis di Dunia sepertiAmerika, dan sebagian Negara-negara di Eropa. Walaupun memang terkadang pada prakteknya masih ditemukan kejanggalan dan ketidaksempurnaan, namun
1
Abdul Qadir Jaelani,
 Negara Berdaulat Dalam Perspektif Islam,
Pustaka Dini, Shah Alam, Malaysia2001 hal 242
2
 
sesungguhnya arah dan maksudnya sudah tertuju kepada satu titik yaitu persamaanderajat antara minoritas dan mayoritas.Persoalan terhadap Minoritas adalah persoalan yang memang tidak mudah,sekalipun itu adalah Amerika Serikat yang dikenal sebagai Negara paling berdemokrasi, namun tetap saja tidak mampu meredam gejolak pertikaian dan konflik yang terjadi antara
MajorityI 
( Mayoritas)
 
dan
Minority
(Minoritas)
.
Pun demikianKita bisa lihat dari sejarah konstitusi Amerika yang menyebutkan poin-poin yang banyak melindungi hak asasi manusia seperti
 Bill Of right 
misalnya
 ,
di dalamnya berisi 10 pernyataan yang mengacu kepada perlindungan hak-hak minoritas secarakhusus dan seluruh warga Negara pada umumnya.
2
 
Maka dalam hal ini Islammencoba menawarkan kemudahan atas konsep yang terkandung dalam sistemketatanegaraan yang juga cakupannya adalah tidak hanya orang muslim saja, tetapilebih kepada penciptaan kemaslahatan bagi seluruh rakyat. Memang belum terdapatcontoh yang konkrit mengenai hal semacam ini, karena konsep tinggalah konsep, banyak Negara Arab dan Negara mayoritas muslim masih mengesampingkanminoritas sebagai
 Junk People
yang selalu diabaikan hak-haknya. Pun demikian kitatetap berharap bahwa kedamaian tetap akan berlangsung di manapun. Dan dari padaitu makalah ini mencoba mengkaji hak-hak apa saja yang terdapat dalam NegaraIslam bagi kelompok minoritas.
B. Golongan Warga Negara
Dalam konsep kenegaraan islam, golongan manusia dibagi menjadi dua yang pertama adalah orang muslim dan kedua adalah orang kafir.1.
Golongan Muslim
Yaitu orang-orang yang tentunya menerima Islam sebagai Agama yang benar danmengakui Allah sebagai Tuhan yang Maha Esa serta Muhammad SAW adalah Rasulyang trakhir yang diutus ke bumi sebagai penyempurna ajaran yang di turunkan olehAllah.
3
Golongan ini tentunya memiliki hak-hak dan kewajiban yang sudah ditentukanoleh Negara dimana yang bersangkutan berdomisili.2.
Golongan Kafir
2
Encarta Reference Library,
 Bill Of Right,
Microsoft Corporation 2005
3
Dato’ Seri Tuan Guru, Haji Abdul Hadi Awang,
Sistem Pemerintahan Negara Islam,
Yayasan IslamTerengganu, Kuala Terengganu 2003 hal 182
3

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dini Ms'RedArmy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->