Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
145Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelas X KD I Hakekat Bangsa Dan Negara

Kelas X KD I Hakekat Bangsa Dan Negara

Ratings: (0)|Views: 25,030 |Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

 
BAB IHAKEKAT BANGSA DAN NEGARA
Standar Kompetensi :
1.Kemampuan menganalisis hakikat bangsa dan negara sertamenentukan sikap positif terhadap Negara Kesatuan RepublikIndonesia.
Kompetensi Dasar :
1.1.Peserta didik mampu mengkaji makna manusia; bangsa dannegara1.2.Peserta didik mampu mendeskripsikan unsur-unsur terbentuknyabangsa dan negara dan pentingnya pengakuan suatu negaraterhadap negara lain1.3.Peserta didik mampu menguraikan fungsi dan tujuan negara1.4.Peserta didik mampu menunjukkan sikap semangat kebangsaan(nasionalisme dan patriotisme) dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
A.PENDAHULUAN
------------------- (
Ada gambar sekelompok rakyat dengan penguasa
)------------------ Tahukah anda, siapakah diri kita yang disebut sebagai ”Manusia” ?.Manusia, secara kodrati merupakan mahkluk ciptaan Tuhan yangmemiliki identitas sebagai mahluk pribadi sekaligus makhluk sosial.Sebagai makhluk sosial, manusia senantiasa dihadapkan padakenyataan yang sangat kompleks, terutama dalam upaya memenuhikebutuhan hidupnya. Kenyataan ini menimbulkan perlunya wadah yangterwujud (terejawantah) dalam berbagai bentuk asosiasi, misalnyaasosiasi ekonomi, asosiasi pendidikan, asosiasi spiritual, asosiasinegara, dan sebagainya. Dari sejumlah asosiasi yang ada, asosiasinegara merupakan asosiasi terpenting karena didirikan untuk mengaturberbagai sistem kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, sertaketertiban dan keamanan bersama.Bagaimanakah manusia sebagai rakyat dan warga negara di dalamsebuah negara ? Dalam sebuah negara, sebagai rakyat harus tundukdan patuh kepada kekuasaan negara. Berdasarkan hubungannyadengan daerah tertentu di dalam suatu negara, rakyat dapat dibedakanmenjadi penduduk dan bukan penduduk. Sedangkan berdasarkanhubungannya dengan pemerintah negara, rakyat dapat dibedakanmenjadi warga negara dan bukan warga negara. Rakyat dalam jumlahbesar yang merupakan kumpulan masyarakat yang membentuk negaradisebut bangsa.Apa itu Bangsa ? Dalam arti sosiologis, bangsa termasuk ”
kelompok  paguyuban
” yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan
1
 
senasib sepenanggungan di dalam satu negara. Untuk mempertahankanidentitas suatu bangsa dan kedaulatan suatu negara, setiap warganegara harus memiliki sikap kebangsaan
nasionalisme
dan
 patriotisme
dalam kehidupan bermasyarakat, berbanga dan bernegara.
B.MAKNA MANUSIA, BANGSA DAN NEGARA1.Makna Manusia
Kata manusia berasal dari kata
manu
(Sansekerta), atau
mens
(Latin) yang berarti berfikir, berakal budi, atau
homo
yang berartiseorang yang dilahirkan dari tanah,
humus
= tanah. Pengertian
etimologis
tentang ”manusia”, dapat memberikan petunjuk tentanghakikat manusia. Di satu pihak manusia adalah makhluk bumi sepertimanusia lainnya; di lain pihak manusia melampaui cakrawala bumi danmencita-citakan dunia yang luhur. Hal prinsip yang membedakanantara manusia dengan makhluk lainnya adalah bahwa manusiasecara kodrati telah dilengkapi dengan akal, pikiran, perasaan dankeyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya di bumi. Manusiaadalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan derajat palingtinggi dari antara ciptaan-ciptaan yang lain.Secara teoritis, pemahaman tentang manusia dapat dilakukanmelalui beberapa pendekatan. Perhatikan bagan berikut :
Keterangan :
Materialisme Antropologik 
, yaitu menjelaskan bahwa manusiapada hakikatnya adalah materi; bahwa manusia adalah jasad yangtersusun dari bahan-bahan material dari dunia an-organik.
Materialisme Biologik,
yaitu menjelaskan bahwa manusiamerupakan badan yang hidup atau organisme yangmempersatukan segala pembawaan dan kegiatan kehidupan badan
2
MANUSIAMaterialismeAntropologiMaterialismeBiologik IdealismeAntropologik 
Fokus Kita :
Manusia atau insan (Arab), merupakan makhluk ciptaan Tuhan yangtertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berfikir danmemiliki bahasa sebagai alat komunikasi antar sesama (
Kamus
 
di dalam dirinya. Struktur kehidupan manusia yang memilikikewaspadaan indrawi berlaku juga bagi hewan. Dalam kenyataan,manusia memang merupakan bagian dari kehidupan organik yangdapat ditelusuri dari bentuk sub-human (evolusi).
Materialisme Antropoligik,
yaitu menjelaskan bahwa manusiaadalah mahluk yang memiliki unsur spiritual-intelektual yang secaraintrinsik tidak bergantung kepada materi. Manusia tidak dapatdijelaskan dengan satu prinsip saja, sebab di dalam diri manusiabergabung berbagai prinsip yang menyusun suatu pemahamantentang dirinya secara utuh dan lengkap.Dalam mempelajari makna manusia, berikut akan dijelaskan tentang :a) Aspek Manusia, b) Tipologi Manusia c) Manusia sebagai MahlukIndividu dan Sosial, serta c) Ras Manusia.
a.Aspek Manusia
Manusia dalam wujud kehidupan sehari-hari, terdiri dari aspek
badan
dan
 jiwa
(jasmani dan rokhani) sebagai suatu kesatuanyang utuh. Namun dalam perkembangan pemikiran tentang aspekmanusia, secara
filosofis
sering dipertanyakan manakah yang lebihpenting antara badan dan jiwa ?. Berdasarkan kajian teori, tentangaspek manusia telah melahirkan
aliran materialisme, aliranspiritualisme
, dan
aliran dualisme
.
NoTokohAliranUraian PenjelasanKeterangan
1.
FEURBACH
(1804 1972)”Materialisme”
Badanlah yang penting, jiwa hanya mem-boncengsaja dalam tubuh.
Di balik badan manusiatidak ada mahluk lain yangmisterius yang disebut jiwa, seperti tidak adanya Tuhan di balik alam ini.
Sesuatu itu disebut nyata,bila dapat dirasakan olehpancaindera.
Manusia merupakanmakhluk jasamani yangyang dinamis.Pendapatnyabersifat mate-rialistis, ateis dansosialis-komunis.Pada abad 19,pen-dapattersebut sangatberpengaruhterhadappemikiran
KarlMarx
dan
FriedrichEngels
.2.
PLATO
(427 347SM)”Spiritualisme”
 Jiwa lebih penting daripadabadan, jiwa telah ada dialam atassebelummasuk ke jiwa.
 Jiwa ini terjatuh ke dalamhidup duniawi, lalu terikatpada badan jasmani yangfana.
Dalam kerukunannya,badan dan jiwa tidakberdampingan secara Teori spiritualismebersifat Etis Religius”.
3

Activity (145)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Johan Thok liked this
Tinnie KZ Thea liked this
Elva Marliah liked this
Aulia Hidayatul liked this
Abdhy Rizky liked this
Jaka Putra liked this
Samsul Anwar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->