penduduk yang memiliki status kewarganegaraan
disebutsebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditandai dengankepemilikan Akte Lahir atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagiyang telah berumur 17 tahun ke atas. Warga Negara Asing(WNA) yang menetap di Indonesia karena suatu pekerjaan, jugadisebut sebagai penduduk.
Bukan Penduduk,
adalah mereka yang berada di dalam suatuwilayah negara hanya untuk
sementara waktu
(tidakmenetap). Contoh : para turis mancanegara atau tamu-tamuinstansi tertentu di dalam suatu negara.
b.
Berdasarkan
hubungannya dengan pemerintah
negaranya,yaitu warga negara dan bukan warga negara.
Warga Negara
, adalah mereka yang berdasarkan hukumtertentu merupakan anggota dari suatu negara, dengan statuskewarganegaraan warga negara asli atau warga negaraketurunan asing. Warga negara juga dapat diperolehberdasarkan suatu undang-undang atau perjanjian yang diakuisebagai warga negara (melalui
proses naturalisasi
).
Bukan Warga Negara
(orang asing), adalah mereka yangberada pada suatu negara tetapi secara hukum tidak menjadianggota negara yang bersangkutan, namun tunduk padapemerintah di mana mereka berada. Contoh : Duta Besar,Konsuler, Kontraktor Asing, dan sebagainya).Warga negara dan bukan warga memiliki
hak
dan
kewajibanyang berbeda
. Contoh : warga negara dapat memiliki tanah ataumengikuti pemilu, suatu hak yang tidak dimiliki oleh orang yangbukan warga negara.
2.Asas Kewarganegaraan
Dalam menentukan status kewarganegaraan lazim digunakanstelsel aktif dan pasif. Menurut
stelsel aktif
, seseorang akan menjadiwarga negara suatu negara dengan melakukan tindakan-tindakanhukum tertentu secara aktif. Sedangkan menurut
stelsel pasif
,seseorang dengan sendirinya menjadi warga negara tanpa harusmelakukan tindakan hukum tertentuBerkaitan dengan stelsel tersebut diatas, seseorang dalam suatunegara pada dasarnya memiliki hak opsi dan hak repudiasi.
Hak Opsi
adalah hak untuk memilik suatu kewarganegaraan (dalam stelselaktif). Sedangkan
Hak Repudiasi
adalah hak untuk menolak suatukewarganegaraan (dalam stelsel pasif)Sedangkan penentuan Kewarganegaraan dapat dibedakanmenurut Asas
Ius Sanguinis
dan Asas
Ius Soli.
a.
Ius Soli,
adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorangmenurut daerah atau negara tempat di mana ia dilahirkan.Contoh: Seseorang yang dilahirkan di negara
A
maka iaakan menjadi warga negara
A
, walaupun orang tuanya
3