Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
84Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelas X KD v Persamaan Kedudukan Warga Negara Dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Kelas X KD v Persamaan Kedudukan Warga Negara Dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ratings: (0)|Views: 52,384|Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/28/2013

pdf

text

original

 
BAB VPERSAMAAN KEDUDUKAN WARGA NEGARADALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN
Standar Kompetensi :
5.Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagaiaspek kehidupan
Kompetensi Dasar :
5.1.Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraandi Indonesia.5.2.Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalamkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.5.3.Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpamembedakan ras, agama, gender, golongan, budaya dan suku.
A.PENDAHULUAN
----------------------------- diberikan gambar warga negara dengan berbagaimacam ragam yang diberikan hak dan kewajiban yang sama di dalamnegara ..................................................Sebagai warga Indonesia yang telah merdeka lebih dari 50 tahun,apakah kita sudah merasakan hak-haknya yang diberikan oleh negaradengan baik ? Pertanyaan yang sering muncul manakala kita renungi dariperjalanan bangsa dan negara Indonesia yang diperingati pada setiaptanggal 17 Agustus. Memang perlu waktu dan pemikiran yang mendalam jika memperhatikan Pembukaan UUD 1945 dan pasal-pasal di dalambatang tubuh UUD 1945 yang memiliki ”cita moral” dan ”cita hukum”yang ingi diwujudkan dari sebuah negara yang dilahirkan.Pada Alinea II Pembukaan UUD 1945, dengan jelas tertulis
dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah padasaat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yangmerdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur 
”. Salah satu makna yangdapat kita tangkap dalam alinea tersebut adalah bahwa kemerdekaanyang dicapai adalah bukanlah akhir perjuangan, tetapi harus diisi denganmewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu , berdaulat, adildan makmur.Untuk mewujudkan hal tersebut, peran penyelenggara negara sangatpenting dalam membuat kebijakan dan strategi-strategi pencapaianya.Peran penyelenggara negara maupun pemerintahan baik di pusatmaupun di daerah, hendaknya fokus sebagaimana diamanatkan di dalamPembukaan UUD 1945 tersebut. Karena jika penyelenggaranegara/pemerintah salah dalam membuat strategi dan kebijakan, hal ini
1
 
akan berakibat langsung terhadap warganya untuk bisa menikmati hak-haknya sebagai warga negara.Siapapun warganya dan dimanapun negaranya, tentu ingin hidupaman dan sejahtera. Setiap warga negara ingin hak-haknya jugadiberikan oleh negara adalah sama tanpa membeda-bedakan ras,agama, gender, golongan, budaya dan suku. Jika hal ini benar-benarmampu ditangkap oleh para pembuat kebijakan, tentu saja setiap warganegara akan merasakan adanya ketenangan hidup. Dan pada gilirannya,semangat nasionalisme dan patriotisme warga negara akan semakinkokoh dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesiadalam menuju kejayaannya.
B.KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA1.Rakyat Dalam Suatu Negara
Rakyat di dalam suatu negara, yaitu meliputi semua orang yangbertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara dan tundukpada kekusaan negara itu. Awal rakyat di dalam suatu negara,bermula hanya terdiri dari orang-orang dari satu keturunan yangberasal dari satu nenek moyang yang masih memiliki hubunganpertalian darah. Namun dalam perkembangan berikutnya, tahun demitahun berjalan banyak pula pendatang yang berasal dari nenekmoyang berbeda.Dalam perkembangan dewasa ini, faktor bertempat tinggalbersama ikut menentukan apakah seseorang termasuk dalampengertian rakyat daripada negara itu. Adapun rakyat di dalam suatunegara dapat dibedakan sebagai berikut :
a.
Berdasarkan
hubungannya dengan daerah tertentu
di dalamsuatu negara, yaitu dapat dibedakan penduduk dan bukanpenduduk.
Penduduk 
, adalah mereka yang bertempat tinggal atauberdomisili di dalam suatu wilayah negara (menetap) untuk jangka waktu yang lama. Secara
sosiologis
, penduduk adalahsemua orang yang pada suatu waktu mendiami wilayah negara.Biasanya, penduduk adalah mereka yang lahir secara turun-temurun dan besar di dalam suatu negara. Di Indonesia,
2
Fokus Kita :
Secara
sosiologis
,
 
rakyat adalah sekumpulan manusia yangdipersatukan oleh rasa persamaan, dan yang bersama-samamendiami suatu wilayah tertentu. Secara
hukum
, rakyatmerupakan warga negara dalam suatu negara yang memiliki ikatanhukum dengan pemerintah. Rakyat sebagai warga negara adalah
 
penduduk yang memiliki status kewarganegaraan
disebutsebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditandai dengankepemilikan Akte Lahir atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagiyang telah berumur 17 tahun ke atas. Warga Negara Asing(WNA) yang menetap di Indonesia karena suatu pekerjaan, jugadisebut sebagai penduduk.
Bukan Penduduk,
adalah mereka yang berada di dalam suatuwilayah negara hanya untuk
sementara waktu
(tidakmenetap). Contoh : para turis mancanegara atau tamu-tamuinstansi tertentu di dalam suatu negara.
 b.
Berdasarkan
hubungannya dengan pemerintah
negaranya,yaitu warga negara dan bukan warga negara.
Warga Negara
, adalah mereka yang berdasarkan hukumtertentu merupakan anggota dari suatu negara, dengan statuskewarganegaraan warga negara asli atau warga negaraketurunan asing. Warga negara juga dapat diperolehberdasarkan suatu undang-undang atau perjanjian yang diakuisebagai warga negara (melalui
 proses naturalisasi
).
Bukan Warga Negara
(orang asing), adalah mereka yangberada pada suatu negara tetapi secara hukum tidak menjadianggota negara yang bersangkutan, namun tunduk padapemerintah di mana mereka berada. Contoh : Duta Besar,Konsuler, Kontraktor Asing, dan sebagainya).Warga negara dan bukan warga memiliki
hak 
dan
kewajibanyang berbeda
. Contoh : warga negara dapat memiliki tanah ataumengikuti pemilu, suatu hak yang tidak dimiliki oleh orang yangbukan warga negara.
2.Asas Kewarganegaraan
Dalam menentukan status kewarganegaraan lazim digunakanstelsel aktif dan pasif. Menurut
stelsel aktif 
, seseorang akan menjadiwarga negara suatu negara dengan melakukan tindakan-tindakanhukum tertentu secara aktif. Sedangkan menurut
stelsel pasif 
,seseorang dengan sendirinya menjadi warga negara tanpa harusmelakukan tindakan hukum tertentuBerkaitan dengan stelsel tersebut diatas, seseorang dalam suatunegara pada dasarnya memiliki hak opsi dan hak repudiasi.
Hak Opsi 
adalah hak untuk memilik suatu kewarganegaraan (dalam stelselaktif). Sedangkan
Hak Repudiasi 
adalah hak untuk menolak suatukewarganegaraan (dalam stelsel pasif)Sedangkan penentuan Kewarganegaraan dapat dibedakanmenurut Asas
Ius Sanguinis
dan Asas
Ius Soli.
 
a.
Ius Soli,
adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorangmenurut daerah atau negara tempat di mana ia dilahirkan.Contoh: Seseorang yang dilahirkan di negara
A
maka iaakan menjadi warga negara
A
, walaupun orang tuanya
3

Activity (84)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
abraham_rumayara liked this
Madhyl Speed liked this
BRfai liked this
Mashie Veylisty liked this
Fredy Nay liked this
Dian Dewi liked this
Budi Ganas liked this
Hero Wijaya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->