Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
174Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelas XI KD II Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

Kelas XI KD II Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

Ratings: (0)|Views: 16,271 |Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

 
BAB IIBUDAYA DEMOKRASI MENUJUMASYARAKAT MADANI
Standar Kompetensi:
B.
Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani.
Kompetensi Dasar:
2.1.
Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi.
2.2.
Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani.
2.3.
Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, ordebaru dan reformasi.2.4.Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
A.PENDAHULUAN
------------------------------- ada gambar tentang kehidupan masyarakat yangtertib, teratur, sejahtera dan damai --------------------------Perkembangan istilah ”demokrasi” sebagai sistem politik negara,merupakan suatu bentuk tandingan bagi bentuk pemerintahan lama yangbersifat
totaliter 
atau
otokratis
dan yang
otoriter 
. Sebagaimana kitaketahui, bahwa pemerintahan demokrasi dihasilkan oleh ahli-ahlipolitik/ketatanegaraan sebagai jawaban atau jalan keluar untukmengatasi kemelut yang dialami oleh masyarakat selama ini telah”dipaksa” menerima nilai-nilai dan sikap dan perilaku budaya yangotoriter (
monarkhi
/
feodalis
). Dalam banyak pengalaman negara yangmenerapkan sistem politik otoriter, rakyat hanya dijadikan obyekpelaksanaan kekuasaan yang pada akhirnya mendatangkan penderitaandan kesengsaraan bagi rakyat banyak.Dewasa ini, hampir semua negara-negara di dunia menamakan sistempolitiknya dengan “negara demokrasi”. Namun demikian tidak semuanegara mampu menterjemahkan kata demokrasi yang sejalan dengankata perlindungan terhadap hak asasi manusia, menjunjung tinggihukum, tunduk terhadap kemauan orang banyak tanpa mengabaikan hakgolongan kecil, agar tidak timbul diktatur mayoritas. Demokrasi sebagaibagian budaya dari sistem politik suatu negara akan menjadi kuat, jikabersumber pada “kehendak rakyatdan bertujuan untuk mencapaikebaikan atau kemaslahatan bersama.Kata demokrasi akan selalu berkaitan dengan persoalan perwakilankehendak rakyat. Sehingga dalam perkembangannya, ada yangmenggantikan istilah demokrasi dengan
republiken
atau
 partisipatori
untuk menekankan peranan warga negara dalam proses pembuatankeputusan dan untuk menyarankan agar peranan tersebut diperkuat. Dandalam perkembangannya, untuk lebih memperkuat peranan warga
1
 
negara dalam proses pengambilan keputusan dalam bidang lain, makatimbul istilah : demokrasi ekonomi, demokrasi kebudayaan dan bahkandemokrasi menjadi sikap hidup, sehingga akan mencakup segala bidangkehidupan.Paham demokrasi yang menekankan pada pemerintahan rakyat,mengandung arti bahwa kekuasaan tertinggi dipegang oleh rakyat.Dengan demikian, perlu kita pahami bahwa istilah demokrasi bertolakdari suatu pola pikir bahwa manusia diperlakukan dan ditempatkansesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan.Keinginan, aspirasi, dan pendapat individu dihargai, dan merekadiberikan hak untuk menyampaikan keinginan, aspirasi, harapan danpendapatnya. Salah satu hak asasi manusia adalah kebebasan untukmengejar kebenaran, keadilan, dan kebahagiaan. Kebebasan dankeadilan ini melandasi keinginan ide atau gagasan dalam budayademokrasi suatu bangsa.
 
A.PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI1.Pengertian Demokrasi
Istilah demokrasi secara etimologis berasal dari bahasa Yunani
demokratia
” terdiri dari dua kata,
demos
= rakyat dan
kratos/kratein
=kekuatan/pemerintahan. Secara harafiah, demokrasi berarti kekuatanrakyat atau suatu bentuk pemerintahan negara dengan rakyat sebagaipemegang kedaulatannya. Dalam konteks budaya demokrasi, makarakyat berdasarkan nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi anutanatau dipedomani akan mampu diterapkan dalam praktik-praktikkehidupan demokratis yang tidak hanya dalam pengertian politik saja,akan tetapi mampu diterjemahkan dalam berbagai bidang kehidupan.Menurut Wakil Presiden RI yang pertama
Mohammad Hatta
disebutnyasebagai sebuah pergeseran dan penggantian dari kedaulatan rajamenjadi kedaulatan rakyat.Pandangam-pandangan tentang pengertian demokrasi telah banyakdikaji oleh para ahli meskipun terdapat perbedaan, namun pada dasarnyamempunyai kesamaan prinsip yaitu sebagai berikut :
a.
Abraham Lincoln
(Presiden Amerika ke-16)Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untukrakyat.
b.Giovanni Sartori
Memandang demokrasi sebagai suatu sistem di mana tak seorangpundapat memilih dirinya sendiri, tak seorangpun dapatmenginvestasikan dia dengan kekuasaannya, kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatasdan tanpa syarat.
c.Ensiklopedi Populer Politik Pembangunan Pancasila
Demokrasi adalah suatu pola pemerintahan dalam mana kekuasaanuntuk memerintah berasal dari mereka yang diperintah. Atau :Demokrasi adalah pola pemerintahan yang mengikutertakan secaraaktif semua anggota masyarakat dalam keputusan yang diambil olehmereka yang berwenang. Maka legitimasi pemerintah adalah
2
 
kemauan rakyat yang memilih dan mengontrolnya. Rakyat memilihwakil-wakilnya dengan bebas dan melalui mereka inipemerintahannya. Di samping itu, dalam negara dengan penduduk jutaan, para warga negara mengambil bagian juga dalampemerintahan melalui persetujuan dan kritik yang dapat diutarakandengan bebas khususnya dalam media massa.
d.
International Commision of Jurist (ICJ)
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untukmembuat keputusan-keputusan politik diselenggarakan oleh warganegara melalui wakil-wakil yang dipilih oleh mereka dan bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yang bebas.
e.Diamond dan Lipset
Mendefiniskan demokrasi sebagai suatu sistem pemerintahan yangmemenuhi tiga syarat pokok, yaitu :
Kompetisi yang sungguh-sungguh dan meluas diantara individu-individu dan kelompok-kelompok organisasi (terutama partaipolitik) untuk memperebutkan jabatan-jabatan pemetintahan yangmemiliki kekuasaan efektif, pada jangka waktu yang reguler dantidak melibatkan penggunaan daya paksa;
Partisipasi politik yang melibatkan sebanyak mungkin warganegara dalam pemilihan pemimpin atau kebijakan, paling tidakmelalui pemilihan umum yang diselenggarakan secara reguler danadil, sedemikian rupa sehingga tidak satupun kelompok sosial(warga negara dewasa) yang dikecualikan;
Suatu tingkat kebebasan sipil dan politik, yaitu kebebasanberbicara, kebebasan pers, kebebasan untuk membentuk danbergabung ke dalam organisasi yang cukup untuk menjaminintegratis kompetisi dan partisipasi politikDari beberapa pengertian tersebut di atas, kiranya dapat dipahamibahwa di dalam negara yang menganut sistem politik demokrasi makanegara/pemerintah senantiasa harus mengingat kehendak dan keinginanrakyat. Jadi, tiap-tiap tindakan dalam melaksanakan kekuasaan negaratidak bertentangan dengan kehendak dan kepentingan rakyat, dansedapat mungkin berusaha memenuhi segala keinginan rakyat.Menurut
Hans Kelsen
, pada dasarnya demokrasi adalahpemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi, dalam perkembangandemokrasi dewasa ini dapat kita peroleh gambaran sebagai berikut :
3
Fokus Kita :
Demokrasi secara sederhana berarti pemerintahan dari rakyat, olehrakyat, dan untuk rakyat. Dalam pengertian yang lebih kompleks,demokrasi berarti suatu sistem pemerintahan yang mengabdikepada kepentingan rakyat dengan tanpa memandang partisipasimereka dalam kehidupan politik, sementara pengisian jabatan- 

Activity (174)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
kekalovalsa liked this
Asih Rahmat liked this
Ria Sury liked this
Ambia Dianda liked this
Aditiya Irdam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->