Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
62Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelas XI KD v Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional

Kelas XI KD v Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional

Ratings: (0)|Views: 10,543 |Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

 
BAB IVSISTEM HUKUM DANPERADILAN INTERNASIONAL
Standar Kompetensi:
5.
Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional.
Kompetensi Dasar:
5.1.
Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional.
5.2.
Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan carapenyelesaian oleh Mahkamah Internasional.
5.3.
Menghargai putusan Mahkamah Internasional.
A.PENDAHULUAN
---------ada gambar sekelompok masyarakat dunia yang sedang ke suatutempat/kasus -------------Keberadaan hukum internasional dalam tata pergaulan internasional,sesungguhnya merupakan konsekuensi dari adanya hubunganinternasional yang telah dipraktikan oleh negara-negara selama ini.Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara, padadasarnya adalah
hubungan hukum
”. Ini berarti dalam hubunganinternasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum(negara) yang saling berhubungan baik dalam bentuk hubungan bilateral,regional maupun multilateral.Hukum internasional mutlak diperlukan dalam rangka menjaminkelancaran tata pergaulan internasional. Hukum internasional menjadipedoman dalam menciptakan suasana kerukunan dan kerjasama yangsaling menguntungkan. Hukum internasional bertujuan untuk mengaturmasalah-masalah bersama yang penting dalam hubungan antara subjek-subjek hukum internasional.Perkembangan dunia global yang sudah melintasi batas-batas wilayahteritorial negara lain, sangat membutuhkan aturan yang jelas dan tegas.Aturan tersebut, bertujuan agar tercipta suasana kerukunan dan kerjasama yang saling menguntungkan. Kerja sama dalam hubungan antarbangsa, memerlukan aturan hukum yang bersifat internasional. Sumberhukum internatsional berupa perjanjian internasional, kebiasaaninternasional dan sebagainya, mempunyai peranan penting dalammengatur masalah-masalah bersama antara subyek-subyek hukuminternasional.Istilah lain untuk hukum internasional adalah
hukum bangsa-bangsa
”. Munculnya sengketa-sengketa internasional yang banyak
1
 
terjadi, lebih sering disebabkan oleh ulah segelintir negara (terutamayang memiliki kekuatan tertentu) yang mengabaikan aturan-aturaninternasional yang telah disepakati bersama. Oleh sebab itu, dihormatiatau tidaknya hukum internasional sangat tergantung dari komitmensetiap negara dalam memandang dan menghargai bangsa atau negara-negara lain. Dan tidak kalah pentingnya adalah bagaimana perananPerserikatan Bangsa Bangsa melalui Dewan Keamanan yang sesuaitugasnya adalah memelihara perdamaian dan keamanan internasional diatas kepentingan negara-negara tertentu. Karena sampai dengansekarang masalah-masalah sengketa internasional masih sulit untukdiselesaikan melalui Pengadilan Internasional, manakala sudahmelibatkan negara-negara adikuasa.
B.SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL
1.
Sistem Hukum Internasional
Dalam berbagai kesempatan kita sering mendengar kata “sistem”.Ketika berbicara hukum, maka orang akan bertanya pentingnya sistemhukum, demikian juga ketika orang berbicara tentang hukuminternasional, orang akan bertanya bagaimana sistem hukuminternasionalnya dan sebagainya. Kata “sistem” dalam
Kamus UmumBahasa Indonesia
mengandung arti susunan kesatuan-kesatuanyang masing-masing tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi berfungsimembentuk kesatuan secara keseluruhan. Pengertian sistem dalampenerapannya, tidak seluruhnya berasal dari suatu disiplin ilmu yangmandiri, karena dapat pula hanya berasal dari pengetahuan, senimaupun kebiasaan : seperti sistem mata pencaharian, sistem tarian,sistem perkawinan, sistem pemerintahan, sistem hukum dansebagainya.Bertolak dari pengertian sistem yang telah dikemukakan di atas,maka
sistem hukum internasional
dimaksudkan adalah satukesatuan hukum yang berlaku untuk komunitas internasional (semuanegara-negara di dunia) yang harus dipatuhi dan diataati oleh setiapnegara. Sistem hukum internasional juga merupakan aturan-aturanyang telah diciptakan bersama oleh negara-negara anggota yangmelintasi batas-batas negara. Kepatuhan terhadap sistem hukuminternasional tersebut, adakalanya karena negara tersebut terlibatlangsung dalam proses pembuatan dan tidak sedikit juga yang tinggalmeratifikasinya.
2.Pengertian Hukum Internasional
Hugo de Groot
(Grotius) dalam bukunya
De Jure Belli ac Pacis
(Perihal Perang dan Damai) mengemukakan, bahwa hukum danhubungan internasional didasarkan pada kemauan bebas danpersetujuan beberapa atau semua negara. Ini ditujukan demikepentingan bersama dari mereka yang menyatakan diri di dalamnya.Sedangkan
Sam Suhaedi
berpendapat bahwa hukum internasionalmerupakan himpunan aturan-aturan, norma-norma dan asas yangmengatur pergaulan hidup dalam masyarakat Internasional.
2
 
Dalam pengertian umum,
Hukum internasional
adalah bagianhukumyang mengatur aktivitas entitas berskala internasional. Padaawalnya, Hukum Internasional hanya diartikan sebagai perilaku danhubungan antar negara namun dalam perkembangan polahubungan internasionalyang semakin kompleks pengertian ini kemudian meluassehingga hukum internasional juga mengurusi struktur dan perilakuorganisasi internasionaldan, pada batas tertentu,perusahaan  multinasionaldan individu.(
)Beberapa sarjana lain menyatakan pendapatnya tentang hukuminternasional adalah sebagai berikut :
a.J.G. Starke
Hukum internasional, adalah sekumpulan hukum (
body of law
)yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan karena itu biasanyaditaati dalam hubungan antar negara.
b.Wirjono Prodjodikoro
Hukum internasional, adalah hukum yang mengatur perhubunganhukum antara berbagai bangsa di berbagai negara.
c.Mochtar Kusumaatmadja
Hukum internasional, adalah keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasibatas-batas negara antara :
negara dan negara
negara dan subjek hukum lain bukan negara atau subjek hukumbukan negara satu sama lain.
3.Asal Mula Hukum Internasional
Bangsa Romawi sudah mengenal hukum internasional sejak tahun89 SM. Hukum tersebut lebih dikenal dengan
Ius Civile
(hukum sipil)dan
Ius Gentium
(hukum antar bangsa).
Ius Civile
merupakan hukumnasional yang berlaku bagi warga Romawi di manapun merekaberada. Ius Gentium yang kemudian berkembang menjadi
Ius Inter Gentium
ialah hukum yang merupakan bagian dari hukum Romawidan diterapkan bagi kaula negara (orang asing) yang bukan orangRomawi, yaitu orang-orang jajahan atau orang-orang asing.Hukum ini kemudian berkembang menjadi
Volkernrecht 
(bahasa Jerman),
Droit des Gens
(bahasa Prancis) dan
Law of Nations
atau
International Law
(Bahasa Inggis). Pengertian
Volkernrecht 
dan
IusGentium
sebenarnya tidak sama karena dalam hukum Romawi, istilah
Ius Gentum
mempunyai pengertian berikut ini.a.Hukum yang mengatur hubungan antara dua orang warga kotaRoma dan orang asing (orang yang bukan warga kota Roma).b.Hukum yang diturunkan dari tata tertib alam yang mengaturmasyarakat segala bangsa, yaitu hukum alam (
natuurecht 
).Menjadi dasar perkembangan hukum internasional di Eropa padaabad ke-15 sampai abad ke-19.Dalam perkembangan berikutnya, pemahaman tentang hukuminternasional dapat dibedakan dalam 2 (dua) hal, yaitu:
3

Activity (62)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Asih Kurniyasih liked this
dtermarjinalkan liked this
Devi Mutiara liked this
Muhammad Yusuf added this note
knp gak free aja downloadnya.,. emosi gua.,:@

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->