Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
454Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelas XII BAB II Sistem Pemerintahan Negara

Kelas XII BAB II Sistem Pemerintahan Negara

Ratings:

1.5

(2)
|Views: 44,664 |Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

 
BAB IISISTEM PEMERINTAHAN
Standar Kompetensi :
2.
Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan.
Kompetensi Dasar :
2.1.
Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara.
2.2.
Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan negara Indonesia.
2.3.
Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlakudi Indonesia dengan negara lain.
A.PENDAHULUAN
-------------------------------(
Ada gambar rapat antara presiden denganDPR)
----------------------Setiap negara dalam menjalankan pemerintahnnya, memiliki sistemyang berbeda-beda meskipun dengan nama yang sama seperti sistempresidensial atau sistem parlementer. Baik sistem presidensial maupunsistem parlementer, sesungguhnya berakar dari nilai-nilai yang sama yaitu“Demokarasi”. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan mengandung nilai-nilai tertentu yang berbeda dengan sistem pemerintahan lain (otoriter,diktator, dan lain-lain).
Henry B. Mayo
dalam bukunya
Introdoction to Demokratic Teor
merinci beberapa nilai (values) yang terdapat dalam demokrasi, yaitu(a)menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga, (b)menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatumasyarakat yang sedang berubah, (c) menyelenggarakan pergantianpemimpin secara teratur, (d) membatasi pemakaian kekerasan sampai taraf yang minimum, (e) mengakui serta menganggap wajar adanyakeanekaragaman (diversity),dan (f) menjamin tegaknya keadilan.Untuk dapat menjamin tetap tegaknya nilai-nilai demokrasi tersebut,maka diperlukan lembaga-lembaga antara lain pemerintah yangbertanggungjawab dan lembaga perwakilan rakyat yang menyalurkanaspirasi rakyat dan mengadakan pengawasan (kontrol) terhadappemerintah. Dalam penyelenggaraan pemerintah yang dilaksanakan olehbadan eksekutif, di negara-negaa de mokrasi biasanya terdiri dari raja ataupresiden beserta menteri-menterinya.Suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan oleh satu negara yangsudah mapan, dapat menjadi model bagi pemerintahan di negara lain.Model tersebut dapat dilakukan melalui suatu proses sejarah panjang yangdialami oleh masyarakat, bangsa dan negara tersebut baik melaui kajian-kajian akademis maupun dipaksakan melalui penjajahan.
1
 
Hal yang perlu kita sadari bahwa apapun sistem pemerintahan yangdilaksanakan oleh suatu negara, tidaklah sempurna seperti yangdiharapkan oleh masyarakatnya. Setiap sistem pemerintahan baikpresidensial maupun parlementer, memiliki sisi-sisi kelemahan dankelebihan. Oleh sebab itu, sebuah bangsa dengan masyarakatnya yangbijak dan terdidik akan terus berupaya mengurangi sisi-sisi kelemahan danmeningkatkan seoptimal mungkin peluang-peluang untuk mencapai tingkatkesempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara baik padasistem pemerintahan presidensial maupun sistem parlementer.
B.SISTEM PEMERINTAHAN DI BERBAGAI NEGARA1.Pengertian Pemerintahanan
Dalam arti luas
Pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan olehbadan-badan legislatif, eksekutif dan yudikatif di suatu negara dalamrangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara.
Dalam arti sempit
Pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan olehbadan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuanpenyelenggaraan negara.
Menurut Utrecht
Istilah pemerintahan punya pengertian yang tidak sama. Beberapapengertian tersebut adalah sebagai berikut:a.Pemerintahan sebagai gabungan dari semua badan kenegaraanyang berkuasa memerintah. Jadi, yang termasuk badan-badankenegaraan di sini bertugas menyelenggarakan kesejahteraanumum, misalnya badan legislatif, badan eksekutif dan badanyudikatif.b.Pemerintahan sebagai gabungan badan-badan kenegaraantertinggi yang berkuasa memerintah di wilayah satu negara,misalnya raja, presiden, atau Yang Dipertuan Agung (Malaysia).c.Pemerintahan dalam arti kepala negara (presiden) bersamadengan kabinetnya.Adapun sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuhyang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerjasaling bergantung dan mempengaruhi dalam mencapai tujuan danfungsi pemerintahan. Komponen-komponen tersebut secara garisbesar meliputi lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Jadi, sistempemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaganegara, hubungan antar lembaga negara dan bekerjanya lembaganegara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yangbersangkutan.Dalam pandangan
Offe,
bahwa pemerintahan merupakan hasil daritindakan administratif dalam berbagai bidang dan bukan merupakan
2
 
hasil dari pelaksanaan tugas pemerintah berdasarkan peraturanperundang-undangan yang ditetapkan sebelumnya; tetapi lebihmerupakan hasil dari kegiatan produksi bersama (
coproduction
)antara lembaga pemerintahan dengan
klien
masing-masing.Pemerintahan (
governing
) menurut
Kooiman
, merupakan prosesinteraksi antara berbagai aktor dalam pemerintahan dengankelompok sasaran atau berbagai individu masyarakat. Oleh sebab itu,pola penyelenggaraan pemerintahan dalam masyarakat dewasa inipada intinya merupakan proses koordinasi (
coordinating
),pengendalian (
steering
), pemengaruhan (
influencing
) danpenyeimbangan (
balancing
) setiap hubungan interaksi tersebut.Berdasarkan uraian di atas, dapat dipahami bahwapenyelenggaraan pemerintahan (
governing
) dapat dipandang sebagai“intervensi perilaku politik dan sosial yang berorientasi hasil, yangdiarahkan untuk menciptakan pola interaksi yang stabil atau dapatdiprediksikan dalam suatu sistem (sosial-politik), sesuai denganharapan ataupun tujuan dari para pelaku intervensi tersebut”.
Bonus Info Kewarganegaraan
Dalam masyarakat modern atau
 post-modern
dewasa ini, polapemerintahan yang dapat dikembangkan sesuai dengankarakteritiknya masing-masing adalah sebagai berikut :
a.
Kompleksitas
, yaitu dalam menghadapi kondisi yangkompleks, maka pola penyelenggaraan pemerintahan perluditekankan pada fungsi koordinasi dan komposisi.
 b.
Dinamika,
yaitu dalam hal ini pola pemerintahan yangdapat dikembangkan adalah pengaturan atau pengendalian(
steering
) dan kolaborasi (pola interaksi saling mengendalikandiantara berbagai aktor yang terlibat dan atau kepentingandalam sesuatu bidang tertentu.
c.
Keanekaragaman,
yaitu masyarakat denganberbagai kepentingan yang beragam dapat di atasi dengan polapenyelenggaraan pemerintahan yang menekankan padapengaturan (
regulation
) dan integrasi atau keterpaduan(
integration
).
2.Bentuk Pemerintahan
a.Bentuk Pemerintahan Klasi
 Teori-teori tentang bentuk pemerintahan klasik pada umumnyamasih menggabungkan bentuk negara dan bentuk pemerintahan. Hal
3

Activity (454)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred thousand reads
Sriyanti Choy liked this
Cuwis Tiyani liked this
Fauzi St liked this
Basroni Kiran liked this
Manso Kodi added this note
bingung nih cari sistim ketata negaraan indo dgn israel
Fernando Tungga Pratama added this note
Terimakasih ANDA telah ikut berpartisipasi untuk merubah dunia menjadi lebih baik lagi
Keropy Maniez added this note
ya ap cr na download

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->