Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 8 Penghitungan Mikroba

Bab 8 Penghitungan Mikroba

Ratings: (0)|Views: 1,458 |Likes:
Published by Kokoro No Tomo

More info:

Published by: Kokoro No Tomo on Jul 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

 
 87
BAB: VIIIMENENTUKAN JUMLAH DAN UKURAN MIKROBA
A.
Menentukan Ukuran Mikroorganisme
 Mikroba berukuran sangat kecil dan untuk mengetahuinya digunakan mikrometer.Mikrometer merupakan kaca berskala dan dikenal 2 jenis micrometer yaitu mikrometerokuler dan mikrometer objektif. Mikrometer okuler dipasang pada lensa okulermikroskop, sedangkan micrometer objektif berbentuk slide yang ditempatkan padameja preparat mikroskop. Jarak antar garis skala pada mikrometer okuler tergantungpada perbesaran lensa objektif yang digunakan yang menentukan lapang pandangmikroskop. Jarak ini dapat ditentukan dengan mengkalibrasi antara mikrometer okulerdan objektif. Mikrometer objektif memiliki skala yang telah diketahui, menjadi tolakukur untuk menentukan ukuran skala micrometer okuler. 1 skala micrometer objektif =0,01 mm / 10 µm.Kalibrasi dilakukan dengan menghimpitkan skala mikrometer objektif dan okuler padaperbesaran yang diinginkan. Skala ke nol (garis pertama) kedua mikrometer disimpulkanmenjadi 1 garis kemudian dilihat pada skala ke berapa kedua jenis mikrometer tersebutbertemu/berhimpit kembali. Dari hasil tersebut dapat diketahui satu satuan panjangpada skala mikrometer okuler itu berdasarkan beberapa jumlah skala kecil mikrometerobjektif yang berada di antara garis yang berhimpit tadi.
Misal
: jika skala ke 0 mikrometer okuler berhimpit dengan skala ke 0 mikrometerobjektif lalu skala ke 13 mikrometer okuler berhimpit dengan skala ke 2 mikrometerobjektif maka berapa 1 skala okuler.
Cara Kerja :
 Kalibrasi :· Letakkan mikrometer objektif pada meja benda dan pasang mikrometer okuler padatabung lensa okuler.· Tentukan perbesaran yang digunakan, (misalnya 40 X 10) kemudian cari gambarperbesaran dari skala mikrometer objektif.· Setelah fokus didapat, kemudian selanjutnya himpitkan skala ke nol mikrometerobjektif dan okuler.· Cari dengan teliti skala ke berapa antara mikrometer objektif dan okuler yangberhimpit lagi.· Hitung besarnya skala okuler dengan rumus di atas.
 
 88
Cara kalibrasi cara mengukur mikrobaPenentuan ukuran mikroba· Lepaskan mikrometer objektif dari meja benda.· Ganti dengan preparat ulas yang telah disiapkan· Cari fokus dari preparat tersebut dengan perbesaran yang sama.· Hitung berapa panjang sel dengan menghitung skala mikrometer okuler.· Jika diperlukan hitung lebar sel dengan cara yang sama. Tabung lensa okuler dapatdiputar dan dicari posisi yang pas.· Hitung panjang dan lebar sel sebenarnya :x skala okuler X hasil kalibrasiy skala okuler X hasil kalibrasimisal : 5 X 1,54 = 7,7 µm2 X 1,54 = 3,08 µmB.
Menentukan jumlah mikroorganisme (enumerasi)
 A. penghitungan jumlah bakteri hidup (tidak langsung)
a.1.
Plate
 
Count 
(hitungan cawan)
Plate
 
count 
/
viable
 
count 
didasarkan pada asumsi bahwa setiap sel mikroorganismehidup dalam suspensi akan tumbuh menjadi satu koloni setelah ditumbuhkan dalammedia pertumbuhan dan lingkungan yang sesuai. Setelah diinkubasi, jumlah koloni yangtumbuh dihitung dan merupakan perkiraan atau dugaan dari jumlah mikroorganismedalam suspensi tersebut.Koloni yang tumbuh tidak selalu berasal dari satu sel mikroorganisme karena beberapamikroorganisme tertentu cenderung membentuk kelompok atau berantai. Berdasarkanhal tersebut digunakan istilah
Coloni Forming Units
(CFUs) per ml. koloni yang tumbuhberasal dari suspensi yang diperoleh menggunakan pengenceran bertingkat dari sebuahsampel yang ingin diketahui jumlah bakterinya.Syarat koloni yang ditentukan untuk dihitung adalah sebagai berikut - Satu koloni dihitung 1 koloni.- Dua koloni yang bertumpuk dihitung 1 koloni.- Beberapa koloni yang berhubungan dihitung 1 koloni.- Dua koloni yang berhimpitan dan masih dapat dibedakan dihitung 2 koloni.- Koloni yang terlalu besar (lebih besar dari setengah luas cawan) tidak dihitung.- Koloni yang besarnya kurang dari setengah luas cawan dihitung 1 koloni.Cara menghitung sel relatif / CFUs per mlCFUs / ml = jumlah koloni X faktor pengenceran
 
 89
Misal : penanaman dilakukan dari tabung pengenceran 10
-6
dengan metode
Sp
read Plate
dan
Pour Plate
.
Sp
read 
 p
late
: koloni = 50 = 50 x 10
6
CFUs / 0,1 mlFp = 1/10
-6
= 50 000 000 CFUs / 0,1 mlSP = 0,1 ml = 500 000 000 CFUs / ml= 5x10
8
CFUs / ml
Pour 
 p
late
: koloni = 50 = 50 x 10
6
CFUs / 1 mlFp = 1/10
-6
= 50 000 000 CFUs / 0,1 mlSP = 1 ml = 5x10
7
CFUs / ml
a.1.Standard Plate Count 
(SPC)
Koloni yang dipilih untuk dihitung menggunakan cara SPC memiliki syarat khususberdasarkan statistic untuk memperkecil kesalahan dalam perhitungan. Perhitunganmengacu kepada standar atau peraturan yang telah ditentukan. Syarat-syaratnyasebagai berikut :- Pilih cawan yang ditumbuhi koloni dengan jumlah 30-300 koloni. > 300 = TNTC (
ooNumerous
o Count 
) atau TBUD (Terlalu Banyak Untuk Dihitung). < 30 = TFTC (
oo Few 
o Count 
).- Jumlah koloni yang dilaporkan terdiri dari 2 digit yaitu angka satuan dan angkasepersepuluh yang dikalikan dengan kelipatan 10 (eksponensial), missal 2,3 X 10
4
, bukan2,34 X 10
4
. pembulatan keatas dilakukan pada angka seperseratus yang sama atau lebihbesar dari lima, missal 2,35 X 10
4
menjadi 2,4 X 10
4
, atau 2,34 X 10
4
menjadi 2,3 X 10
4
.- Bila diperoleh perhitungan < 30 dari semua pengenceran, maka hanya daripengenceran terendah yang dilaporkan.- Bila diperoleh perhitungan > 300 dari semua pengenceran, maka laporannya adalah300 dikali 1/ faktor pengenceran dengan menuliskan hasil yang sebenarnya dalam tandakurung. (hasil yang sebenarnya diperoleh dari pengenceran tertinggi).- Bila ada 2 cawan, masing-masing dari pengenceran rendah dan tinggi yang berurutandengan jumlah koloni 30-300 dan hasil bagi dari jumlah koloni pengenceran tertinggidan terendah  2, maka jumlah yang dilaporkan adalah nilai rata-rata. Jika hasil bagi daripengenceran tertinggi dan terendah > 2 maka jumlah yang dilaporkan adalah dari cawandengan pengenceran terendah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->