P. 1
Statistik Gender Dan Analisis GK

Statistik Gender Dan Analisis GK

Ratings: (0)|Views: 692 |Likes:

More info:

Published by: Feriawan Agung Nugroho on Jul 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
 
1
STATISTIK GENDER DAN ANALISISKABUPATEN GUNUNGKIDULTAHUN 2008
Naskah:
 
Dyah Respati Suryo Sumunar 
PSW Universitas Negeri Yogyakarta
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perempuan dan laki-laki baik sebagai manusia atau sebagai warga negaradi dalam hukum dan perundang-undangan di Indonesia tidaklah berbeda. Sebagaisumberdaya insani, potensi yang dimilki perempuan tidaklah berada di bawahpotensi laki-laki. Mereka memiliki kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Namunkenyataannya, masih banyak dijumpai status dan peranan perempuan dalammasyarakat yang masih bersifat subordinatif, perempuan masih terpinggirkan danbelum dianggap sebagai mitra sejajar dengan laki-laki. Hal itu terlihat dari masihsedikitnya perempuan yang berkesempatan menempati posisi di dalampemerintahan, dalam badan legislatif, maupun yudikatif, serta di dalam peranannyasecara umum di masyarakat. Padahal, tuntutan dari
Millenium Development Goals(MDG’s)
atau tujuan pembangunan pada era millenium adalah menujukemitrasejajaran laki-laki dan perempuan dengan meningkatkan keadilan dankesetaraan gender pada setiap sektor pembangunan.Upaya peningkatan keadilan dan kesetaraan gender memiliki dua aspekyang strategis, yaitu: (1) perbaikan kondisi, dan (2) peningkatan posisi perempuanbaik dalam kehidupan individu, keluarga, maupun masyarakat. Dalam perbaikankondisi dapat menyangkut berbagai bidang atau sektor, seperti kesehatan,
 
 
2
pendidikan, ekonomi, dan pekerjaan, sedangkan peningkatan posisi diwujudkandalam pemberian status, peluang dan kesempatan yang sama bagi laki-laki danperempuan untuk berperan aktif dalam pembangunan terutama di sektor publik.Ketersediaan data dan informasi terpilah merupakan hal penting bagipenyusunan kebijakan pembangunan di daerah, karena tanpa data dan informasiyang mendeskripsikan kedudukan laki-laki dan perempuan pada semua sektor ataubidang secara jelas dan benar akan menyulitkan ketercapaian sasaranpembangunan yang tepat. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kesetaraan dankeadilan gender diperlukan data dan fakta serta informasi tentang kesenjangangender yang dapat dijadikan sebagai wawasan, dan alat analisis untuk memantau,mengevaluasi, merencanakan, dan mengembangkan berbagai kebijakan, program,dan kegiatan yang responsif gender dengan tujuan meminimalkan kesenjangangender yang masih terjadi.Di Indonesia, pada umumnya, dan Kabupaten Gunungkidul, khususnya, isugender ditemukenali pada beberapa bidang, antara lain:1.
 
Di bidang pendidikan dan pelatihan, masih ada nilai-nilai dan cara pandangserta lingkungan sosial budaya yang belum sepenuhnya mendukungkemajuan perempuan.2.
 
Di bidang kesehatan, masalah utama yang dihadapi adalah rendahnyapengetahuan dan pendidikan mayoritas kaum perempuan. Meskipun telahbanyak keberhasilan di bidang kesehatan perempuan, tetapi tingginyaangka kematian ibu (AKI) dan rendahnya status gizi perempuan masihmerupakan masalah utama.3.
 
Di bidang KB, masih menunjukkan belum setaranya kedudukan istri dansuami dalam menentukan penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengankebutuhannya.
 
 
3
4.
 
Di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan, permasalahan yang dihadapiadalah terbatasnya akses perempuan pengusaha kecil dan menengahdalam program kredit, informasi pasar atau bisnis, manajemen danpengembangan usaha; terbatasnya keterampilan dan pendidikanperempuan untuk memperoleh peluang dan kesempatan kerja yang lebihbaik, rendahnya perlindungan dan jaminan sosial bagi perempuan pekerja,baik pada sektor formal maupun informal.5.
 
Di bidang politik, perempuan belum banyak berperan, karena masihterbatasnya kesempatan dan kepercayaan bagi perempuan sebagaipenentu kebijakan dan pengambil keputusan yang menyangkutkepentingan umum dan terbatasnya posisi perempuan dalam lembagaeksekutif maupun legislatif.6.
 
Di bidang kesejahteraan sosial, yang menjadi masalah adalah masihterdapatnya nilai dan norma budaya yang belum kondusif terhadappemberdayaan perempuan, dan masih rendahnya kesadaran danpemahaman masyarakat terhadap perlindungan dan pembinaan anak danremaja.Program pemberdayaan gender termasuk perlindungan anak, dapatdilaksanakan dengan baik jika ada koordinasi di tingkat nasional dan daerah, mulaidari perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, termasuk dalam komitmeninternasional.
United Nation Mlillenium Declaration
menargetkan adanya kemajuankehidupan kemanusiaan yang diukur dengan indeks
Millenum Goals
atau TujuanPembangunan Millenium yang harus tercapai pada tahun 2015, sebagai berikut.1.
 
menanggulangi kemiskinan dan kelaparan2.
 
tercapainya pendidikan dasar bagi setiap anak3.
 
meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan4.
 
menurunkan angka kematian balita

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Adie Barkah liked this
Iwuoell Mnz liked this
wahyuardianawati liked this
wahyuardianawati liked this
ooxdinata liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->