Gula pasir
Asam cuka
Cairan bibit atau kultur murni nata (dapat diperoleh dari kultur ampas nanas)
Sebagai alternatif bisa ditambahkan Amonium Phospat, (sumber nitrogen).
b. Alat
Pisau
Telenan
Panci
Blender/pemarut
Kompor
Kain saring
Pengaduk
Nampan
c. Cara Pembuatan nata de pina :
Bahan yang digunakan adalah buah atau limbah nanas yang berupa kulit, empulur danmata nanas serta buah nanas masak optimum. Buah nanas dikupas dan dibersihkan mataserta empulurnya kemudian dicuci.
Bahan dihancurkan dengan blender dan dimasak sampai mendidih kemudian disaring
Hasil saringan ditambah gula 10 gram per liter dan sebagai alternatif bisaditambahkan Ammonium Phospat 10 gram per 5 liter untuk memperkaya kandungannitrogen dalam media, kemudian dididihkan lagi.
Setelah mendidih biarkan 10 menit dan ditambah asam cuka sebanyak 30 ml per literatau sampai pH 4,5 kemudian dimasukkan ke dalam nampan plastik yang sudah distrilkandengan cara dijemur atau dicuci dengan alkohol dan ditutup dengan kertas koran yangsudah disterilkan dengan cara diseterika atau dioven dan diikat sampai rapat. Untuk starter / bibit nata dimasukkan ke dalam botol yang sudah disterilkan.
Setelah dingin atau 7 – 8 jam, cairan stater dimasukkan ke dalam nampan atau botolsebanyak 20 % dan ditutup kembali.
Biarkan selama 7 – 10 hari (fermentasi), setelah terjadi penggumpalan dinamakanpelikel dipotong-potong kecil, ditiriskan dan direndam dalam selama 2 – 3 hari untukmenghilangkan asamnya. Selama perendaman air sering diganti.
Potongan pelikel (nata) direbus selama 30 menit lalu ditiriskan.
PEMBUATAN STARTER NATA
Starter utk pembuatan "nata de coco" dibuat dengan cara menumbuhkan bakteripembentuk nata dalam media pulp nenas yang dicampur gula pasir.Pertama-tama nenas yg telah masak dikupas, dipotong-potong dan dihancurkandalam blender. Pulp-ny disaring dan diperas, kemudian diencerkandengan air yang telah dididihkan sampai konsitensinya lebih encer dari pada "juice"mula-mula. Pulp tersebut kemudian dicampur dengan gula pasirdan diisikan ke dalam botol,kemudian ditutup kain atau kertas karton. Campurantersebut dibiarkan selama lebih kurang 15 hari.
Februari 6, 2009 pada 6:15 am (Lepas)
Sebagai negara kepulauan, umumnya daerah sepanjang pesisir pantai di Indonesia banyakditumbuhi pohon kelapa. Pohon kelapa memberikan banyak hasil bagi manusia mulai dari