LEMBAR JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN 2010FAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS SATYAGAMA
NIM/NIRM: 08330050115NAMA : SUPRIYADIJURUSAN: ILMU HUKUMSEMESTER: IV (empat)Mata Kuliah: Tindakan Pidana Tertentu di dalam KUHPDOSEN : Kaspudin Nor, SH, M.Si1.
Sebab KUHP yang berlaku saat ini merupakan sebuah turunan dari Nederland Strafwetboek (KUHPBelanda). Sudah menjadi konskwensi ketika berlaku asas konkordansi terhadap peraturan perundang-undangan.Dalam perkembangannya, proses pembaharuan KUHP tidak hanya didasari keinginan untukmenggantikan karakteristik kolonial dari KUHP yang merupakan “copy” dari KUHP Belanda 1886,namun dilandasi pula dengan semangat demokratisasi hukum dalam arti luas yang inginmempertimbangkan baik aspirasi-aspirasi infrastruktural, suprastruktural, kepakaran dan aspirasiinternasional. Sebagai catatan dapat dikemukakan bahwa, pengaruh kolonial dalam hukum pidanaterjadi secara sistematis melalui asas konkordansi, doktrin, text-book dan jurisprudensi pengadilanBelanda.Pemberlakuan hukum warisan Belanda ini tetap diakui dan masih dipakai oleh sarjana-sarjana hukumkita di dalam memberikan referensinya kepada dunia hukum pada umumnya. Dasar hukumnya adalahAturan Peralihan Pasal 1 UUD 1945 (Perubahan keempat setelah amandemen UUD). Ketentuan inilahyang menyebabkan
Burgerlijk Wetboek
atau lebih dikenal sebagai BW (Kitab Undang-undang HukumPerdata), KUHP atau
Wetboek van Strafrecht
(meskipun ada perubahan-perubahan), HO (
Hinder Ordonantie
) dan aturan-aturan lainnya masih berlaku sampai sekarang. Hal ini menurut saya karenaberkaca dari sejarah bangsa ini bahwa pemerintah Belanda pada kala itu (saat menjajah Indonesiaselama 3,5 abad) membawa pengaruh sejarah yang besar sehingga tidak bisa kita hindarkan begitusaja dalam mempelajari ilmu hukum sebagai suatu ilmu pengetahuan .Kesempurnaan hendaknya menyusun sebuah KUHP baru harus yang sesuai dengan jiwa bangsa. dansesuai dengan prinsip – prinsip negara hukum.
1