Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Ttg Zikir Dan Penyembuhan

Artikel Ttg Zikir Dan Penyembuhan

Ratings: (0)|Views: 531 |Likes:
Published by s4f11sn

More info:

Published by: s4f11sn on Jul 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2012

pdf

text

original

 
Redam Psikosomatis dengan Ibadah
 Sumber :
akses 6 Jun 2009:16:41wib
BANYAK keluhan atau penyakit yang dialami oleh seseorang yang berawal darikejadian stres yang tidak dapat dikendalikan. Stres berkepanjangan ini memberikangangguan metabolisme dalam tubuh sehingga fungsi organ yang sangat dipengaruhioleh pengaturan hormon dan sistem persarafan ini terganggu.Gejala seperti sakit kepala, mual, pusing, nyeri pada organ-organ tertentu (dikenaldengan psikosomatis) banyak diderita oleh mereka yang menderita stres. Penderitaini biasanya akan berputar dari dokter yang satu ke dokter yang lain, karena ternyataobat yang diberikan hanya berupa suatu terapi simtomatik semata.Apabila kerja obat selesai, maka keluhannya akan datang lagi. Bagi dokter yangcepat mengenal penyakit ini akan dengan mudah memberikan obat penenang kepadapasien tersebut. Namun, penderita seperti ini tidak pernah akan tuntaspengobatannya sepanjang mentalnya tidak diobati.Jumlah pasien psikosomatis sangat banyak jumlahnya saat ini di Indonesia. Merekadatang ke dokter dengan beragam alasan.Kadang-kadang sangat sukar diidentifikasi. Dr Veni Hadju, Ph D mengutarakan istilahyang sempat populer yang disebut dengan Post Power Syndrome. Penyakit inididerita seseorang pada saat lengser dari suatu jabatan."Karena sudah keenakan dan lupa diri, pada saat tidak memegang jabatan lagi,orang seperti ini langsung merasakan suatu kehilangan yang sangat berarti," ungkapVeni. Ini yang membuat stres yang berkepanjangan sehingga menimbulkan berbagaigangguan atau penyakit.Penanganan stres secara ilmiah telah banyak dikemukakan oleh para pakar. Berbagaiterapi stres diperkenalkan seperti yoga yang berupa suatu latihan pernapasan yangdiiringi dengan meditasi laris manis di negara-negara maju.Ada juga terapi tenaga dalam yang banyak diikuti oleh masyarakat yang dari hasilpenelitian dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Penanganan secara natural ataualamiah banyak juga laku di Amerika. Puasa termasuk salah satu jenis terapi yangdilakukan."Ibadah puasa sudah terkenal digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Nah,mungkin ada penyakit dalam hati kita yang bisa kita sebut penyakit hati yang dapatkita obati melalui puasa.""Insya Allah, keseluruhan aktivitas ibadah seperti puasa, salat, zikir, salat sunahseperti tahajud, tobat, menyesali kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat, akanmendatangkan rasa aman dan tenang sehingga memberikan kesempatan kepadatubuh kita sehat secara sempurna," ungkap Veni.
 
Angin Segar Jalur Spiritual
Meskipun banyak hal yang masih misterius, dunia kedokteran mulai memberi tempatkepada pengobatan spiritual. Departemen Kesehatan Amerika Serikat pun menggelar sebuah riset bertema doa yang berskala besar  NINA mungkin tak pernah menyangka bahwa kondisi putrinya bisa membaik. Kelainan jantung bawaan yang diderita Sinta, putrinya semata wayang, telah melemahkan fungsi berbagai organ tubuhnya. Napasnya memburu, suhu badan tinggi, dan dia tak sangguplagi mencerna makanan. Para dokter pun sudah angkat tangan menyerah. "Ibu sebaiknyamenyenangkan hatinya. Waktu Sinta mungkin tak lama lagi," demikian Nina menirukankalimat dokter yang disampaikan kepadanya tiga tahun silam. Namun, Nina tak menyerah pada keadaan. Atas anjuran seorang teman, dia segera berangkat menunaikan ibadah umrah ke Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, denganmengajak serta Sinta kecil—waktu itu berusia tiga tahun—yang tak sanggup berjalan.Dengan ditemani suami, ayah, ibu, dan adiknya, Nina berniat memohon kesembuhanSinta di Tanah Suci.Kemudian, setiba di Mekah, Nina menyiapkan segala keperluan. Tengah malam seusaisalat tahajud, Nina membawa putrinya ke Masjidil Haram. Gadis kecil yang ringkih itu iamandikan dengan segayung air zam-zam dengan diiringi doa-doa.Ternyata, doa-doa yang khusyuk itu terjawab. Esok paginya Sinta bangun, minum susu,dan terpesona memandangi burung yang hinggap di jendela kamar hotel tempat keluarga Nina menginap. Demamnya reda, napasnya sudah normal, dan Sinta pun siap menjalaniterapi pengobatan lebih lanjut. "Alhamdulillah, ini keajaiban Tuhan," kata Nina, 28tahun, mengenang peristiwa itu.Menurut Profesor Dadang Hawari, psikiater yang berkecimpung dalam pengobatan pecandu narkoba, rangkaian doa seperti yang di-lakukan Nina itu memang memegang peran penting dalam pengobatan. Awal Desember lalu, Dadang juga menyampaikankeampuhan pengobatan spiritual dalam sebuah seminar di Rumah Sakit InternasionalM.H. Thamrin, Jakarta.
 
Sebenarnya doa sebagai bentuk terapi spiritual bukan hal yang baru. Lafal doa, mantra,meditasi—dengan beragam variasi—telah diterapkan selama ribuan tahun di seluruh penjuru dunia. Hanya, selama ini dunia kedokteran cenderung skeptis dan menilai pengobatan spiritual tak punya basis ilmiah yang kuat. Namun, pandangan skeptis tersebut agaknya mulai berubah semenjak adanya berbagairiset yang menguatkan khasiat doa. Riset yang terbaru digelar Mark Snyder, ahli bedah jantung dari Duke University Medical Center, North Carolina, Amerika Serikat. Snyder merekrut 150 pasien bedah jantung yang terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, grupyang menjalani terapi pijat guna memulihkan kondisi pascaoperasi. Grup keduamelakukan fisioterapi. Sedangkan kelompok ketiga tak menjalani terapi apa pun selaindidoakan tiap hari sekali oleh tim dokter. Ternyata, seperti dilaporkan WLWTHealthTeam 5's, awal bulan lalu, kemajuan paling pesat justru terjadi pada grup pasienyang "hanya" mendapatkan guyuran doa.Sementara itu, di belahan dunia yang lain, Rogerio Lobo, ahli kandungan dari UniversitasColumbia, New York, juga berupaya membuktikan khasiat doa. Sepanjang dua tahun,Lobo mengamati 199 perempuan yang sedang menjalani proses pembuahan bayi tabung(
in vitro
) di sebuah rumah sakit di Seoul, Korea.Lobo mengirimkan foto sebagian responden itu kepada sekelompok jemaah Kristiani diKanada, Australia, dan Amerika Serikat. Grup jemaah ini rutin mendoakan respondendari jarak jauh tanpa sepengetahuan responden. Hasilnya, tingkat keberhasilan kehamilanresponden yang didoakan dua kali lipat ketimbang rekan mereka yang tak didoakan. "Inicukup mengejutkan. Saya sendiri tak tahu persis apa artinya," demikian dilaporkan Lobodalam
 Journal of Reproductive Medicine
, September lalu.Boleh jadi memang tak seorang pun sanggup memotret persis peranan doa dalam duniakedokteran. Maklum, seperti pendapat Lobo, ada banyak sisi misterius yang menyertai pengobatan spiritual dan tak punya penjelasan rasional. Namun, setidaknya berbagai riset tersebut mencerminkan bertiupnya gairah baru. Sepertidiungkapkan David Larson, Presiden Lembaga Nasional bagi Penelitian PerawatanKesehatan (National Institute for Healthcare Research) di Maryland, AS, riset mengenaidoa melonjak dua kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Bahkan, National Institutes of Health (NIH), Departemen Kesehatan AS, kini tengah menggelar sebuah riset bertemadoa yang berskala besar. Padahal, tadinya NIH menolak mentah-mentah proposal risetapa pun yang berurusan dengan doa. Artinya, "Angin telah berganti arah memiha pengobatan spiritual," kata Larson.Adalah Herbert Benson, ilmuwan dari Harvard Medical School, yang turut mengubaharah angin itu. Selama 30 tahun Benson mengamati efek meditasi pada pasien yang berobat di The Mind Body Medical Institute. Dia merekam citra jaringan saraf pasienselama melakukan meditasi dengan metode
magnetic resonance imagin
(MRI).

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
edwin ramli2 liked this
Satria Adi Putra liked this
Dito Chan liked this
Yayi Tresnatri liked this
Yayi Tresnatri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->