Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
54Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LABA DAN NILAI PERUSAHAAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LABA DAN NILAI PERUSAHAAN

Ratings: (0)|Views: 10,315|Likes:
Published by Anny Riwayati

More info:

Published by: Anny Riwayati on Jul 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/30/2013

pdf

text

original

 
 
AKPM-16
 
1
 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LABADAN NILAI PERUSAHAANANDRI RACHMAWATIDRS. HANUNG TRIATMOKO M.SI., AK
Universitas Sebelas Maret (UNS)
 Abstract
The objective of this study is to examine the influence of Investment OpportunitySet (IOS) and corporate governance mechanism (audit committee, board of commissioner, managerial ownership, institutional ownership) toward earnings qualityand firm value among listed manufacturing companies at Jakarta Stock Exchange.The result of this study showed that IOS have significant influence to earningsquality and firm value; managerial ownership and institutional ownership havesignificant influence to firm value but didn’t have significant influence to earningsquality; audit committee and board of commissioner didn’t have significant influenceto earnings quality and firm value.Keywords: Investment Opportunity Set, corporate governance mechanism earningsquality, firm value.
 
 
AKPM-16
 
2
 
1. Latar Belakang Masalah
Menurut
agency theory
, adanya pemisahan antara kepemilikan dan pengelolaan perusahaan dapat menimbulkan konflik. Terjadinya konflik yang disebut
agencyconflict 
disebabkan pihak-pihak yang terkait yaitu prinsipal (yang memberi kontrak atau pemegang saham) dan agen (yang menerima kontrak dan mengelola dana prinsipal)mempunyai kepentingan yang saling bertentangan. Jika agen dan prinsipal berupayamemaksimalkan utilitasnya masing-masing, serta memiliki keinginan dan motivasi yang berbeda, maka ada alasan untuk percaya bahwa agen (manajemen) tidak selalu bertindak sesuai keinginan prinsipal (Jensen dan Meckling, 1976). Pemikiran bahwa pihak manajemen dapat melakukan tindakan yang hanya memberikan keuntungan bagidirinya sendiri didasarkan pada suatu asumsi yang menyatakan setiap orang mempunyai perilaku yang mementingkan diri sendiri atau
self- interested behaviour 
. Keinginan,motivasi dan utilitas yang tidak sama antara manajemen dan pemegang sahammenimbulkan kemungkinan manajemen bertindak merugikan pemegang saham, antaralain berperilaku tidak etis dan cenderung melakukan kecurangan akuntansi.Konflik keagenan dapat mengakibatkan adanya sifat manajemen melaporkanlaba secara oportunis untuk memaksimumkan kepentingan pribadinya. Jika hal initerjadi akan mengakibatkan rendahnya kualitas laba. Subramanyam (1996) dalamSiregar dan Utama (2005) menyatakan bahwa salah satu ukuran kinerja perusahaanyang sering digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan adalah laba yangdihasilkan perusahaan
.
Laba yang diukur atas dasar akrual dianggap sebagai ukuranyang lebih baik atas kinerja perusahan dibandingkan arus kas operasi karena akrualmengurangi masalah waktu dan
mismatching
yang terdapat dalam penggunaan arus kasdalam jangka pendek (Dechow, 1994).Dalam prosesnya dasar akrual memungkinkan adanya perilaku manajer dalammelakukan rekayasa laba atau
earnings management 
guna menaikkan atau menurunkanangka akrual dalam laporan laba rugi. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) memberikankelonggaran (
 fleksibility principles
) dalam memilih metode akuntansi yang digunakandalam penyusunan laporan keuangan. Kelonggaran dalam metode ini dapatdimanfaatkan untuk menghasilkan nilai laba yang berbeda-beda di setiap perusahaan.Perusahaan yang memilih metode penyusutan garis lurus akan berbeda hasil laba yang
 
 
AKPM-16
 
3
 
dilaporkan dengan perusahaan yang menggunakan metode angka tahun atau saldomenurun. Praktik seperti ini dapat memberikan dampak terhadap kualitas laba yangdilaporkan (Boediono, 2005).Tujuan utama perusahaan, adalah meningkatkan nilai perusahaan. Rendahnyakualitas laba akan dapat membuat kesalahan pembuatan keputusan para pemakainyaseperti investor dan kreditor, sehingga nilai perusahaan akan berkurang (Siallagan danMachfoedz, 2006). Fama (1978) dalam Wahyudi dan Pawestri (2006) menyatakan nilai perusahaan akan tercermin dari harga pasar sahamnya. Laba sebagai bagian dari laporankeuangan yang tidak menyajikan fakta yang sebenarnya tentang kondisi ekonomis perusahaan dapat diragukan kualitasnya. Laba yang tidak menunjukkan informasi yangsebenarnya tentang kinerja manajemen dapat menyesatkan pihak pengguna laporan. Jikalaba seperti ini digunakan oleh investor untuk membentuk nilai pasar perusahaan, makalaba tidak dapat menjelaskan nilai pasar perusahaan yang sebenarnya (Boediono, 2005)
 Investment Opportunity Se
t menunjukkan investasi perusahaan atau opsi pertumbuhan. Nilai opsi pertumbuhan tersebut tergantung pada
discretionaryexpenditure
manajer. Manajemen
investment opportunities
membutuhkan pembuatankeputusan dalam lingkungan yang tidak pasti dan konsekuensinya tindakan manajerialmenjadi lebih
unobservable
(Smith dan Watts, 1992 dalam Wah, 2002). Tindakanmanajer yang
unobservable
dapat menyebabkan prinsipal tidak dapat mengetahuiapakah manajer telah melakukan tindakan yang sesuai dengan keinginan prinsipal atautidak.Pandangan teori keagenan dimana terdapat pemisahan antara pihak agen dan prinsipal yang mengakibatkan munculnya potensi konflik dapat mempengaruhi kualitaslaba yang dilaporkan. Pihak manajemen yang mempunyai kepentingan tertentu akancenderung menyusun laporan laba yang sesuai dengan tujuannya dan bukan demi untuk kepentingan prinsipal. Dalam kondisi seperti ini diperlukan suatu mekanisme pengendalian yang dapat mensejajarkan perbedaan kepentingan antara kedua belah pihak. Mekanisme
corporate
 
governance
memiliki kemampuan dalam kaitannyamenghasilkan suatu laporan keuangan yang memiliki kandungan informasi laba(Boediono, 2005).

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
yondaaaaa liked this
Arief Punya Adex liked this
desh_decha liked this
Paulina Paupetz liked this
Reni Rahayu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->