Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
contoh_makalah

contoh_makalah

Ratings: (0)|Views: 2,061|Likes:
Published by andrias

More info:

Categories:Business/Law, Finance
Published by: andrias on Jul 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/21/2012

pdf

text

original

 
1
Sistem Penilaian dan Perencanaan Kinerja PerusahaanMenggunakan Metode Balanced Scorecard
Ferry Adhitya Kurniawan
1
)
1) S1 / Jurusan Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Teknik Komputer Surabaya
Abstract:
 
Penerapan sebuah sistem penilaian dan perencanaan kinerja merupakan salah satu cara bagiperusahaan untuk mengetahui kondisi dan prestasi yang dimilikinya saat ini beserta potensinya di masamendatang. Selama ini, penerapannya masih didominasi oleh tolak ukur finansial. Dalam iklim persaingan yangkini kian ketat, tolak ukur tersebut tidak dapat dijadikan sebagai satu-satunya acuan. Untuk itu dibutuhkansebuah sistem penilaian kinerja yang meliputi tolak ukur finansial maupun non finansial. Sistem penilaiankinerja tersebut adalah sistem penilaian kinerja menggunakan metode
 Balanced Scorecard 
.Model
 Balanced Scorecard 
dipakai sebagai kerangka dalam penilaian kinerja sedangkan dalampenentuan skor kinerja menggunakan metode
 Analytical Hierarchy Process
dan
Objective Matrix
.Denganadanya Sistem Penilaian dan Perencanaan Kinerja Perusahaan dengan Metode
 Balanced Scorecard 
prosespenilaian dan perencanaan kinerja dapat menyeimbangkan ukuran finansial dan non finansial yang sejalandengan visi, misi dan strategi perusahaan.
Keywords:
Performance Measurement, Performance Planning, Balanced Scorecard, Analytical HierarchyProcess, Objective Matrix
Perkembangan dunia industri yangsemakin lama semakin cepat mendorongperusahaan untuk meningkatkan kinerjanyasupaya tetap bertahan dan berkembang. Agardapat memenuhi persaingan perusahaan dituntutmelakukan perbaikan pada tiap bagian.Perbaikan dilakukan dengan terlebih dahulumengukur sistem yang ada, menganalisa, danuntuk memutuskan apakah sistem tersebut perludiperbaiki atau tidak.Penilaian kinerja merupakan bagiandalam sistem manajemen denganmembandingkan antara rencana yang dibuat danhasil yang dicapai, menganalisa penyimpanganyang terjadi dan melakukan perbaikan. PT.IGLAS adalah salah satu perusahaan BUMN(Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dibidang industri manufaktur dengan memproduksibermacam jenis botol. Pada saat ini untuk menilai kinerja perusahaan menggunakan sistempenilaian kinerja berdasarkan Keputusan MenteriNo.KEP-100/MBU/2002 mengenai penilaiantingkat kinerja Badan Usaha Milik Negara.Sistem Penilaian kinerja yang berdasarkankeputusan Menteri tersebut tidak sesuai denganvisi, misi dan strategi PT. IGLAS dikarenakanlebih mengarahkan pada dampak eksternal.Padahal setiap BUMN memiliki visi, misi danstrategi yang berbeda seharusnya menilai kinerjaperusahaan dibuat sesuai dengan penjabaran visi,misi dan strategi masing- masing perusahaan
.
 Berdasarkan permasalahan tersebut PT.IGLAS berkeinginan untuk merancang suatusistem penilaian dan perencanaan kinerjaperusahaan dengan metode
 Balanced Scorecard 
yang merupakan penjabaran dari visi, misi danstrategi perusahaan sendiri, diharapkan nantinyadapat terbentuk indikator–indikator ukurankeberhasilan (
key performance indicators
) yangsejalan dengan visi, misi dan strategi perusahaan.Sistem Penilaian dan Perencanaan KinerjaPerusahaan ini nantinya dapat menekankan padadampak internal perusahaan sehingga PT.IGLAS mempunyai sistem Penilaian kinerjayang menyeluruh dan Perencanaan kinerja yangbersifat taktis.
 
2
Dari uraian di atas dapat dirumuskanpermasalahan penelitian yang ada yaitu“Bagaimana merancang sistem penilaian danperencanaan kinerja perusahaan denganmenggunakan metode
 Balanced Scorecard 
padaPT. IGLAS yang efektif”.Wawasan dan rencana pemecahan padapenelitian ini yang pertama sistem dibuat denganstudi kasus di PT. IGLAS (Persero) denganmenggunakan model
 Balanced Scorecard 
dalampenilaian kinerja. Untuk penentuan nilai skor daripenilaian kinerja menggunakan metode
 Analytical Hierarachy Process
(AHP) dan
Objective Matrix
(OMAX).Dalam penilaian kinerja dengan
 Balanced Scorecard 
langkah yang dilakukanadalah dengan menjabarkan setiap visi, misi danstrategi perusahaan ke masing-masing perspektif dan menentukan tujuan strategis ke dalamindikator-indikator kinerja. Indikator-indikatorkinerja ini yang nantinya akan dinilai.Proses penilaian dan penentuan skormenggunakan AHP dan OMAX. AHP digunakanuntuk membobotkan tingkat kepentingan dariperspektif dan indikator-indikator kinerja.Setelah didapatkan nilai skor maka prosesselanjutnya adalah menentukan kesimpulan skortersebut. Kesimpulan dari skor tersebut dapatdilihat pada Tabel 1.
No Range Kesimpulan1. 0 - 3 Kinerja dibawah target.2.
3,1 - 7
 
Kinerja belum mencapai target.
 3.
7,1 - 10
 
Kinerja telah mencapai target.
 
Rangkuman kajian teoritik yangdidapatkan yaitu sistem penilaian danperencanaan kinerja perusahaan dengan
 Balanced Scorecard 
ini dapat mudahdiimplementasikan dalam menjabarkan visi danmisi perusahaan ke dalam indikator-indikatorkinerja.Sistem dapat diimplementasikan kebeberapa penilaian kinerja di suatu Perusahaandengan standart dan kebijakan yang dibuat olehPerusahaan tersebut dalam penilaian danperencanaan kinerjanya.Harapan yang diharapkan dengan adanyasistem penilaian dan perencanaan kinerja dengan
 Balanced Scorecard 
ini adalah: 1).Membantupihak manajemen dalam merancang sistempenilaian kinerja perusahaan yang sejalan denganvisi dan misi perusahaan. 2).Perusahaan dapatmengetahui kondisi dan prestasi finansial dannon finansial yang dimilikinya saat ini besertapotensinya di masa mendatang. 3).Membantumanajemen dalam perencanaan kinerjaperusahaan yang bersifat taktis.
METODE
Sistem Penilaian Kinerja
Sistem Penilaian Kinerja merupakansistem manajemen dalam
direct business
yangmerupakan bagian dari pengaturan proses.Penilaian kinerja merupakan siklus dari
 performance
manajemen sistem.
Gambar 1. Siklus Sistem Kinerja Manajemen
Definisi sistem penilaian kinerja adalahcara sistematik untuk mengevaluasi inputan,output, transformasi dan produktifitas dalam
 
3
operasi manufaktur ataupun operasi nonmanufaktur (Globerson, 1985).Dengan sistem Penilaian kinerja, usaha–usaha para pekerja dapat terfokus untuk mencapai tujuan perusahaan dan setiap proses–prosesnya dapat dikontrol. Objek dasar darisistem penilaian kinerja adalah menggunakanukuran non-finansial seperti kualitas,pengiriman, fleksibilitas, pembelajaran, danpertumbuhan. Didasarkan pada tujuan sistemmanufaktur sistem penilaian kinerja dapatmengidentifikasi indikator–indikator ukurankeberhasilan dari input, proses dan output dalamsistem manufaktur.Sistem Penilaian kinerja dapatmemformulasikan strategi perusahaan denganmenggunakan metode
 Balanced Scorecard 
(Kaplan dan Norton, 1996).
 Balanced Scorecard 
digunakan untuk memanajemen implementasidari strategi bersama dan untuk menggantistrategi lama dengan yang baru.
Perencanaan Kinerja
Perencanaan didefinisikan sebagaiaktivitas dari organisasi untuk menyelesaikantujuan akhir. Sedangkan Perencanaan kinerjaadalah proses penyusunan rencana kegiatanuntuk meningkatkan kinerja perusahaan dankinerja setiap orang. Rencana kinerja terdiri dari3 komponen yaitu : uraian jabatan atau uraiantugas (
 job description
), sasaran kerja, danrencana tindakan kinerja. Perencanaan sendiridibagi dalam 3 level seperti yang terlihat padaTabel 2.
Tabel 2. Perbandingan Perencanaan di Tiap Level.
Level PerencanaanKriteriaLevelStrategisLevel Taktis LevelOperasionalSifat Konsep Pengembangan EksekusiPada level Korporat Divisional OperasionalOrientasi Umum Spesifik BerorientasitugasJangka waktu JangkapanjangMenengah Jangkapendek Waktu 2–5tahun18 bulan ataukurangSecepatnya
Balanced Scorecard
 Balanced Scorecard 
dikembangkan di
 Harvard Business School
oleh Robert S. Kaplandan David P. Norton. Sekarang
 Balanced Scorecard 
merupakan model yang sangatpopuler dari sistem penilaian kinerja baru.Konsep ini telah menunjukkan keberhasilandalam perusahaan swasta dan sektor pemerintah.
 Balanced Scorecard 
sendiri dapat diartikansebagai kumpulan ukuran kinerja yangterintegrasi yang diturunkan dari strategiperusahaan yang mendukung strategi perusahaansecara keseluruhan (Widjaja, 2001). Arti dari
 Balanced 
(keseimbangan) sendiri adalah untuk menyeimbangkan ukuran eksternal parapemegang saham dan pelanggan, dengan ukuranproses bisnis, inovasi, serta pembelajaran danpertumbuhan (Kaplan dan Norton, 1996).
 Balanced Scorecard 
memberikan paraeksekutif sebuah kerangka kerja menyeluruhyang menerjemahkan visi perusahaan danstrategi perusahaan dan strategi usaha ke dalamsejumlah ukuran. Sistem ini menterjemahkanmisi dan strategi perusahaan menjadi tujuan dan
measure
, serta mengorganisirnya menjadi 4perspektif yang berbeda (Kaplan dan Norton,1996) yaitu: 1).Perspektif Finansial. 2).Perspektif Pelanggan. 3).Perspektif Proses Bisnis Internal.4).Perspektif Proses Belajar dan Pertumbuhan.
 Balanced Scorecard 
melengkapiseperangkat ukuran finansial kinerja masa lalu

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sanna Siahaan liked this
chamonkr liked this
Je Sie liked this
All FurqOn liked this
wongvidi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->