Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
8Activity
P. 1
Uu No 5 Thn 1986 Peradilan Tata Usaha Negara

Uu No 5 Thn 1986 Peradilan Tata Usaha Negara

Ratings: (0)|Views: 642 |Likes:

More info:

Published by: Perdana Bagoes Ramadhan on Jul 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

 
PERADILAN TATA USAHA NEGARAUndang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPresiden Republik Indonesia,Menimbang :a. bahwa negara Republik Indonesia sebagai negara hukum yangberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945bertujuan mewujudkan tata kehidupan negara dan bangsa yangsejahtera, aman, tenteram, serta tertib, yang menjaminpersamaan kedudukan warga masyarakat dalam hukum, danyang menjamin terpeliharanya hubungan yang serasi, seimbang,serta selaras antara aparatur di bidang Tata Usaha Negaradengan para warga masyarakat;b. bahwa dalam mewujudkan tata kehidupan tersebut, dengan jalanmengisi kemerdekaan melalui pembangunan nasional secarabertahap, diusahakan untuk membina, menyempurnakan, danmenertibkan aparatur di bidang Tata Usaha Negara, agar mampumenjadi alat yang efisien, efektit, bersih, serta berwibawa, danyang dalam melaksanakan tugasnya selalu berdasarkan hukumdengan dilandasi semangat dan sikap pengabdian untukmasyarakat;c. bahwa meskipun pembangunan nasional hendak menciptakansuatu kondisi sehingga setiap warga masyarakat dapat menikmatisuasana serta iklim ketertiban dan kepastian hukum yangberintikan keadilan, dalam pelaksanaannya ada kemungkinantimbul benturan kepentingan, perselisilian, atau sengketa antaraBadan atau Pejabat Tata Usaha Negara dengan wargamasyarakat yang dapat merugikan atau menghambat jalannyapembangunan nasional;d. bahwa untuk menyelesaikan sengketa tersebut diperlukan adanyaPeradilan Tata Usaha Negara yang mampu menegakkankeadilan, kebenaran, ketertiban, dan kepastian hukum, sehinggadapat memberikan pengayoman kepada masyarakat, khususnyadalam hubungan antara Badan atau Pejabat Tata Usaba Negaradengan masyarakat;e. bahwa sehubungan dengan pertimbangan tersebut, dan sesuaipula dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 tentangKetentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman, perludibentuk Undang-undang tentang Peradilan Tata Usaha. Negara;Mengingat :1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), Pasal 24, dan Pasal 25Undang-Undang Dasar 1945;
 
 2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik IndonesiaNomor IV/MPR/1978 dihubungkan dengan Ketetapan MajelisPermusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor II/MPR/1983tentang Garis-garis Besar Haluan Negara;3. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman (Lembaran NegaraTahun 1970 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Nomor2951);4. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang MahkamahAgung (Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 73, TambahanLembaran Negara Nomor 3316);Dengan persetujuanDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN :Menetapkan :UNDANG-UNDANG TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA.
BAB I
 
KETENTUAN UMUMBagian PertamaPengertianPasal 1
 Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan :1. Tata Usaha Negara adalah Administrasi Negara yang melaksanakan fungsiuntuk menyelenggarakan urusan pemerintahan baik di pusat maupun di daerah;2. Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara adalah Badan atau Pejabat yangmelaksanakan urusan pemerintahan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;3. Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tertulis yang dikeluarkanoleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang berisi tindakan hukum TataUsaha Negara yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,yang bersifat konkret, individual, dan final, yang menimbulkan akibat hukum bagiseseorang atau badan hukum perdata;4. Sengketa Tata Usaha Negara adalah sengketa yang timbul dalam bidang TataUsaha Negara antara orang atau badan hukum perdata dengan Badan atauPejabat Tata Usaha Negara, baik di pusat maupun di daerah, sebagai akibat
 
dikeluarkannya Keputusan Tata Usaha Negara, termasuk sengketa kepegawaianberdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;5. Gugatan adalah permohonan yang berisi tuntutan terhadap Badan atau PejabatTata Usaha Negara dan diajukan ke Pengadilan untuk mendapatkan putusan;6. Tergugat adalah Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang mengeluarkankeputusan berdasarkan wewenang yang ada padanya atau yang dilimpahkankepadanya, yang digugat oleh orang atau badan hukum perdata;7. Pengadilan adalah Pengadilan Tata Usaha Negara dan/atau Pengadilan TinggiTata Usaha Negara di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara;8. Hakim adalah Hakim pada Pengadilan Tata Usaha Negara dan/atau Hakim padaPengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.
Pasal 2
 Tidak termasuk dalam pengertian Keputusan Tata Usaha Negara menurut Undang-undang ini :a. Keputusan Tata Usaha Negara yang merupakan perbuatan hukum perdata;b. Keputusan Tata Usaha Negara yang merupakan pengaturan yang bersifatumum;c. Keputusan Tata Usaha Negara yang masih memerlukan persetujuan;d. Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan berdasarkan ketentuan KitabUndang-undang Hukum Pidana atau Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidanaatau peraturan perundang-undangan lain yang bersifat hukum pidana;e. Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan atas dasar hasil pemeriksaanbadan peradilan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yangberlaku;f. Keputusan Tata Usaha Negara mengenai tata usaha Angkatan BersenjataRepublik Indonesia;g. Keputusan Panitia Pemilihan, baik di pusat maupun di daerah, mengenai hasilpemilihan umum.
Pasal 3
 (1) Apabila Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara tidak mengeluarkan keputusan,sedangkan hal itu menjadi kewajibannya, maka hal tersebut disamakan denganKeputusan Tata Usaha Negara.(2) Jika suatu Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara tidak mengeluarkankeputusan yang dimohon, sedangkan jangka waktu sebagaimana ditentukandata peraturan perundang-undangan dimaksud telah lewat, maka Badan atau

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abi Syahmora liked this
Paman Mungkinkah liked this
LoenTuan Ikhwani liked this
Mawardi Lsk liked this
Yankey Lepang liked this
Donny Simatupang liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->