Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
61Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal) — Sri Suyanta

Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal) — Sri Suyanta

Ratings: (0)|Views: 7,963 |Likes:
Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal) — Sri Suyanta

Sejarah Islam Indonesia
(Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal)
Sri Suyanta
IAIN Ar-Raniry Banda Aceh This article aim to describe about process of early islamisation in Nusantara. According to Muslem historian, like Hamka and Al-Attas, in the reality Islam have reached into the Acheh or Nusantara since first Hegira (seventh or eighth M), but its become a populis religion at nineth century like Hasjmy’s opin
Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal) — Sri Suyanta

Sejarah Islam Indonesia
(Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal)
Sri Suyanta
IAIN Ar-Raniry Banda Aceh This article aim to describe about process of early islamisation in Nusantara. According to Muslem historian, like Hamka and Al-Attas, in the reality Islam have reached into the Acheh or Nusantara since first Hegira (seventh or eighth M), but its become a populis religion at nineth century like Hasjmy’s opin

More info:

Published by: Universitas Muhammadiyah Aceh on Jul 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

 
Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal)
Sri Suyanta
 
91
Sejarah Islam Indonesia
(Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal)
 
Sri Suyanta
 
 IAIN Ar-Raniry Banda Aceh
Pendahuluan
Secara historis sosiologis, masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia sangatkompleks. Terdapat banyak permasalahan yang terkait dengannya, misalnya dari mana asalIslam yang masuk ke Indonesia, siapa yang membawa, apa latar belakangnya danbagaimana dinamikanya, baik dari segi ajaran Islam maupun pemeluknya.
1
Kompleksitasini menjadi lebih rumit, ketika dihadapkan pada realitas Islam yang masuk dan diterimaoleh bangsa Indonesia. Padahal Indonesia merupakan identitas negara kesatuan yang terdiridari berbagai daerah yang tentunya masing-masing daerah memiliki kekhasan tersendiri.Di Aceh, misalnya, menurut sebagian pendapat, Islam telah masuk ke Aceh sejak abad pertama Hijriah (ke-7 atau 8 M), seperti dikemukakan oleh Hamka, namun ia menjadisebuah agama populis pada abad kesembilan seperti pendapat Ali Hasjmy
2
atau menjadisebuah kekuasaan pada abad ke-13 M seperti pendapat para orientalis, Snouck Hourgronje,misalnya.
3
Akan tetapi sebelum penetrasi Islam ke wilayah ini, agama Hindu atau lainnyatelah eksis, bahkan situs peninggalannya masih dapat kita temui. Gavin W. Jonesmenyatakan bahwa menjelang abad kedelapan Masehi, Hinduisme dan Budhisme telah adadi pulau Sumatera dan Jawa. Bahkan pernah ada kerajaan besar di Sumatera, yaitu Kerajaan
1
Azyumardi Azra,
 Jaringan Ulama: Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara XVI: dan XVIII,
Mizan,Bandung, 1994, h. 24.
 
2
Ali Hasjmy,
Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia,
Al-Ma’arif, Bandung, 1981, h. 358.
 
3
Musyrifah Sunanto,
Sejarah Peradaban Islam Indonesia.
Grafiti Pres, Jakarta. 2005. h. 8-9.
 This article aim to describe about process of early islamisation inNusantara. According to Muslem historian, like Hamka and Al-Attas, in thereality Islam have reached into the Acheh or Nusantara since first Hegira(seventh or eighth M), but its become a populis religion at nineth century likeHasjmy’s opinion and become a religious power at thirteenth century as theorientalists state such as Snouck Hourgronje. This problem is causing thedifferent opinion about when, whose is carrier and how to islamisation inAcheh happened.
Key words:
Acheh, pre-Islam, Islamisation---------------------------------------------------------------------------------------------Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang proses islamisasi diNusantara masa awal. Menurut sejarahwan Muslim semisal Hamka dan Al-Atas, Islam telah sampai ke Aceh atau Nusantara sejak abad pertama Hijriah(ke-7 atau ke-8 M), tetapi menjadi agama populis pada abad ke-9 M sepertipendapat a. Hasjmy dan menjadi agama kekuasaan pada abad ke-13 Mseperti klaim para orientalis, semisal Snauck Hourgronje. Hal inilah yangmenyebabkan perbedaan pendapat tentang kapan islam datang, oleh siapayang membawanya dan bagaimana islamisasi yang terjadi di Aceh.
 
 Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 8, No. 1, 2010: 91 - 118
92Sriwijaya di Palembang dan Kerajaan Mataram, Singasari dan Majapahit di pulau Jawa.
4
 Kenyataan ini menjadi justifikasi bahwa Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekah,sebelumnya pernah berkembang agama selain Islam. Terdapat beberapa
situs
yangmemperkuat hal ini, seperti nama Indrapuri, Indrajaya, indrapatra, indragiri, adat
 peusejuk 
,larangan membeli benda-benda tajam atau garam di malam hari.
4
Gavin W. Jones, “Agama-agama di Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya”, dalam seri Prisma II.
 Agama dan Tantangan Zaman
, LP3ES, Jakarta, 1985, h. 117-118.
 
 
Sejarah Islam Indonesia (Menelusuri Sejarah Islam di Aceh Masa Awal)
Sri Suyanta
 
93
Islam dan Kerajaan Islam Masa Awal di Aceh1. Aceh Pra Islam
Sejauh ini literatur yang berbicara tentang Aceh, pada umumnya memuat informasitentang Islam, terutama menekankan pada setting sosial dan islamisasinya. Lalu bagaimanakondisi sosio-kultur masyarakat Aceh sebelum Islam? Agama apa yang dianut olehmasyarakat Aceh pra Islam? Berbagai kesulitan membentang untuk menjawab pertanyaanini. Di antaranya disebabkan oleh langkanya referensi yang dapat ditemukan. Oleh karenaitu, wajar bila Zainuddin sebagaimana dinyatakan dalam
 Aceh Serambi Mekkah,
bahwasebagian besar catatan sejarah tentang Aceh sebelum tahun 400 M tidak diketahui secara jelas. Bahkan, catatan J. Kreemer sebagaimana dikutip oleh Aboebakar Atjeh menyebutkanbahwa sebelum tahun 1500 sejarah Aceh masih belum diketahui orang.
5
 Snouck Hurgronye menunjukkan sedikit gambaran yang mengindikasikan adanyapengaruh Hindu di Aceh, dengan memperhatikan cara berpakaian para wanita Aceh yangdikatakannya bersanggul miring mirip dengan cara para wanita Hindu. Menurutnya pula,langsung atau tidak langsung, Hinduisme pada suatu waktu mengalir ke dalam peradabandan bahasa Aceh walaupun hal ini sangat sulit diteliti dalam riwayat dan adat. Julius Jacobseorang ahli kesehatan yang pernah bertugas di Aceh tahun 1878 menyatakan bahwapengaruh Hindu atas penduduk setidak-tidaknya dapat ditemukan dengan kenyataantentang pemakaian nama-nama tempat dalam bahasa Hindu istilahnya terdapat dalambahasa Aceh.Dalam ranah kesusastraan, sastra Aceh juga memiliki keterpengaruhan Hindu, sepertiadanya
 Hikayat Sri Rama
dalam bahasa Melayu, dikenal sebagai saduran dari
Kakawin Ramayana
karya Walmiki. Baik versi Aceh maupun Melayu dari
 Hikayat Sri Rama
 maupun
 Rahwana
telah menimbulkan dugaan bahwa hikayat itu mencerminkan sejarahAceh dan
 Raja Rahwana
yang dimaksud di dalamnya adalah Raja yang pernah bertahta diIndrapuri (Aceh Besar). Nama-nama
gampong
tua dari bahasa Sangsekerta seperti
 Indrapuri
atau
 Indraparwa
juga telah dikaitkan oleh sementara penduduk sebagai suatunama kota-kota kerajaan Hindu yang pernah tumbuh di Aceh, meski demikian hal itu samasekali tidak dapat dijadikan pegangan untuk mengatakan bahwa telah berdiri kerajaanHindu di Aceh, karena masih memerlukan pembuktian-pembuktian yang dapat dipercayamengenai hal ini.Pada masa itu, budaya yang hidup dalam masyarakat Aceh diserap dari nilai-nilaiagama Hindu. Menurut Van Langen, pada dasarnya orang Aceh berasal dari bangsa Hindu.Migrasi Hindu bertapak di Pantai Utara Aceh dan dari sini menuju ke pedalaman. DariGigieng dan Pidie, mungkin juga dari daerah Pase, migrasi Hindu menuju ke daerah 22Mukim di Aceh Besar.
6
Meskipun pendapat ini dibantah oleh C. Snouck Hurgronje.
7
Akantetapi, jika diperhatikan dari intensitas pergaulan, terutama dalam bidang perdaganganantara Aceh dan India pada masa itu, maka dapat dikatakan bahwa agama Hindumerupakan anutan sebagian masyarakat Aceh sebelum kedatangan Islam. Selain Hindu,diperkirakan agama Budha juga menjadi anutan bagi sebagian masyarakat Aceh yang lain,yang diduga dibawa oleh orang-orang Cina.
8
Dengan demikian terdapat kecenderunganbahwa budaya yang berkembang dalam masyarakat Aceh pra Islam bersumber dari ajaran
5
M. Hasbi Amiruddin (Ed.),
 Aceh Serambi Mekkah,
Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam,Banda Aceh 2008, h. 2. Lihat juga H. M. Zainuddin,
Tarich Atjeh dan Nusantara,
Pustaka Iskandar Muda, 1961,Medan, h. 40.
 
6
M. Hasbi Amiruddin (Ed.),
 Aceh Serambi ...,
h. 4. Lihat juga Tuanku Abdul Jalil, “Kerajaan Islam Perlak Poros Aceh-Demak-Ternate” dalam A. Hasjmy (peny),
Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia,
Al-Ma’rif, Bandung, 1993.
 
7
Aboebakar Atjeh, “Tentang Nama Aceh” dalam Ismail Suny (Ed.),
 Bunga Rampai Tentang Aceh,
BharataKarya Aksara, Jakarta, 1980, h. 20.
 
8
M. Hasbi Amiruddin (Ed.),
 Aceh Serambi...,
h. 4.

Activity (61)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fa'In Fahmi liked this
kiki_alue liked this
Andi Firman liked this
Ridwan Lateh added this note
semuga islam dapat kejaya an
Ridwan Onhe added this note
trimakasih atas data-datanya kalau bisa sajikan juga dengan sejarah masuknya islam di jawa
Raja Bakotim liked this
Adihar Har added this note
trimakasih atas data-data yang bapk sajikan kalau bisa bpk tampilkan lagi bagaimana perkembangan aliran awal islam masuk diaceh sehingga kita bisa mebuat suatu perbandingan yang lebih baik

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->