Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
34Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pasar Duopoli Model Cournot

Pasar Duopoli Model Cournot

Ratings: (0)|Views: 7,913|Likes:
Published by ralouph_1107

More info:

Published by: ralouph_1107 on Jul 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/01/2013

pdf

text

original

 
Pasar duopoli model Cournot
, tahun 1938, ditemukan pertama kali.Asumsi-asumsinya :
 
y
 
 b
arang duopoli identik 
 b
iaya produksi strukturnya sama
y
 
tiap perusahaan tidak menggunakan pengalaman dalam mengantisipasi saingannya
y
 
kedua produsen se
 b
enarnya saling
 b
ergantung
(interdependen)
dan selalu gagalmene
 b
ak reaksi pesaing dalam jumlah produksi sehingga tercipta ga
 b
ungan output ( masing-masing) dari seluruh permintaan pasar 
y
 
 b
ila
 b
erga
 b
ung dapat mencapai profit maksimum dengan ga
 b
ungan output ½ (¼masing-masing)
y
 
rumus ga
 b
ungan = 1 / (n + 1) dan n = jumlah produsen
y
 
 b
isa juga dengan analisa : kurva isoprofit (
 b
er 
 b
entuk cekung) perusahaan Amenggam
 b
arkan reaksi perusahaan A dengan aksi jumlah output perusahaan Bdengan tujuan tingkat profit tertentu (analisa kurva indiferen
 s
takelberg 
)
y
 
atau analisa : kurva reaksi A menunjukkan tingkat output dengan profit maksimal A,saat B pada tingkat output tertentu (linier). Kurva reaksi juga adalah garis yangmenghu
 b
ungkan titik-titik isoprofit (indiferen) yang maksimum.
eseimbangan Cournot
adalah titik potong kurva reaksi A dan B. Sehingga pasar/industritidak ada keuntungan sama sekali.adanya kurva kontrak 
 E 
dgeworth
(ga
 b
ungan titik-titik singgung kurva isoprofit A dan B) selalu di
 b
awah titik keseim
 b
angan Cournot yang maksimum.Maka, ada keuntungan industri.Keseim
 b
angan Cournot :v 1 = (1)' = 0Q1v MR =  TR = P + Q  PQ Qv ² i < 0Qi²v ² i = ² TRi ± ² TCiQi² Qi² Qi²v ² TRi < ² TCiQi² Qi²
 
urva permintaan patah Sweezy
(The Kinked)
,
tahun 1939. Bila produsen oligopolimenurunkan harga jual maka ia mengharap saingannya mengikuti menurunkan harga jual.Tetapi,
 b
ila menaikkan harga mengharap tidak diikuti. Sehingga terjadi "hilangnya se
 b
agiankonsumen" ke produk lain (karena harga naik). Maka, kurva permintaan "patah" aki
 b
at hilangkonsumen. Aki
 b
atnya kurva MR juga patah. Posisi keseim
 b
angan tidak didefinisikan oleh titik  potong kurva MC dan MR yang patah. Tetapi, naiknya
 b
iaya produksi tetap mendorong produsen menaikkan harga, meskipun kurva MC memotong kurva MR pada
 b
agian yang tidak sam
 b
ung. Analisa ini untuk oligopoli yang persaingannya kuat. Tetapi tidak dapat menjelaskandimana titik patahan hanya menjelaskan kecenderungan harga-harga tetap.
artel :
para produsen monopoli dengan (a)tahu
 b
erapa tingkat harga seharusnya (
 b
)struktur 
 b
iaya identik dan garis demand sama.
artel dengan tujuan memaksimumkan profitprodusen
= pengga
 b
ungan langsung secara rahasia/tidak, syaratnya oligopoli murni yaitu
 b
arangdapat saling mengganti. Produsen dengan struktur 
 b
iaya rendah akan memproduksi outputdengan jumlah le
 b
ih
 b
anyak.Syarat kartel sama dengan monopoli :v = 1 + 2v = TR1 + TR2± TC1± TC2 = TR ± TC1± TC2v MR = MC1 = MC2v ² i < 0Qi²Ham
 b
atan kartel : salah perkiraan per-mintaan pasar karena kurva demand pasar elastisitasnya <kurva demand sendiri, kejadiannya :a) jumlah kurva MC para produsen tidak persis kurva MC pasar. Karena tiap perusahaanmelaporkan ke kartel strukur 
 b
iaya yang le
 b
ih rendah agar mendapat jatah output yang
 b
esar.
 b
) proses ga
 b
ung lam
 b
an sehingga kurva-kurva telah
 b
eru
 b
ah saat mulai kartelc) kekakuan hargad) kartel sem
 b
unyi-sem
 b
unyi, takut Pemerintah.
artel dengan tujuan membagi pasar
= le
 b
ih
 b
anyak dijumpai. Pasar di
 b
agi dengan :(a)tingkat harga, (
 b
)kuota (c)daerah/wilayah. Ke
 b
e
 b
asan tetap ada dalam :
 b
entuk produk,kegiatan promosi dll. Kasus kartel : (1)anggota kartel yang lemah
 b
ersedia menjual dengantingkat harga tertentu atau le
 b
ih rendah. Dise
 b
ut pengga
 b
ungan tidak sta
 b
il karena produsendengan struktur 
 b
iaya le
 b
ih rendah akan mendorong produsen lain keluar pasar. (2)produsendengan struktur 
 b
iaya sama akan mem
 b
agi pasar sama
 b
esar. Struktur 
 b
iaya lain dengan kuota

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hasma Parakkasi liked this
Shoempid Vyrus liked this
Ruzanna Rahim liked this
Faisal Mochtar liked this
miftahol liked this
Adelia Rosa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->