Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor: PER - 38/MEN/XII/2006

Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor: PER - 38/MEN/XII/2006

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 1,889 |Likes:
Published by bnp2tkidotgodotid
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: 1. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disingkat TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah.
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: 1. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disingkat TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah.

More info:

Published by: bnp2tkidotgodotid on Jun 20, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
 
MENTERITENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIA
PERATURANMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIANOMOR : PER - 38/MEN/XII/2006TENTANGTATA CARA PEMBERIAN, PERPANJANGAN DAN PENCABUTAN SURAT IZIN PELAKSANAPENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIAMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 15 dan Pasal 18 ayat (3) Undang-UndangNomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesiadi Luar Negeri, perlu menetapkan Peraturan Menteri tentang Tatacara Pemberian,Perpanjangan dan Pencabutan Surat Izin Pelaksana Penempatan Tenaga KerjaIndonesia;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 13, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3585);2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan PerlindunganTenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2004 Nomor 133, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4445);3. Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatandan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia;4.
 
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 sebagaimanatelah beberapa kali diubah yang terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 20/PTahun 2005;5.
 
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-05/MEN/III/2005tentang Ketentuan Sanksi Administratif dan Tata Cara Penjatuhan Sanksi DalamPelaksanaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri;
 
6.
 
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-07/MEN/IV/2005tentang Standar Tempat Penampungan Calon Tenaga Kerja Indonesia;7.
 
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-32/MEN/XI/2006tentang Rencana Kerja Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia,Sarana dan Prasarana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia;8.
 
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-33/MEN/XI/2006tentang Tata Cara Penyetoran, Penggunaan, Pencairan dan PembembalianDeposito Uang Jaminan;9.
 
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-37/MEN/XII/2006tentang Tatacara Pembentukan Kantor Cabang Pelaksana Penempatan TenagaKerja Indonesia Swasta;Memperhatikan : Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi SistemPenempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI TENTANG TATACARA PEMBERIAN, PERPANJANGAN DAN PENCABUTAN SURAT IZINPELAKSANA PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA SWASTA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :1.
 
Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disingkat TKI adalah setiap warga negara Indonesia yangmemenuhi syarat untuk bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentudengan menerima upah.2.
 
Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai bakat, minat dankemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan,pengurusan dokumen, pendidikan dan pelatihan, penampungan, persiapan pemberangkatan,pemberangkatan sampai ke negara tujuan, dan pemulangan dari negara tujuan.3.
 
Surat Izin Pelaksana Penempatan TKI yang selanjutnya disingkat SIPPTKI adalah izin tertulis yangdiberikan oleh Menteri kepada Perusahaan yang akan menjadi pelaksana penempatan TKI Swasta.4.
 
Pelaksana Penempatan TKI Swasta yang selanjutnya disingkat PPTKIS adalah badan hukum yangtelah memperoleh izin tertulis dari Pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan TKI diluar negeri.5.
 
Menteri adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
 
6.
 
Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal yang bertanggungjawab di bidang penempatan danperlindungan tenaga kerja luar negeri.
BAB IITATA CARA PENERBITAN SIPPTKIPasal 2
Untuk mendapatkan SIPPTKI, PPTKIS harus mengajukan permohonan secara tertulis yang ditandatanganidi atas kertas bermaterai cukup dengan melampirkan :a.
 
copy akte pendirian dan/atau akte perubahan Perseroan Terbatas (PT) dan tanda bukti pengesahandari departemen/instansi yang berwenang;b.
 
tanda bukti modal disetor yang tercantum dalam akte pendirian perusahaan sekurang-kurangnya Rp.3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah);c.
 
copy sertifikat/bilyet deposito a.n. Menteri q.q. PPTKIS yang bersangkutan sebesar Rp. 500.000.000,00(lima ratus juta rupiah) yang telah dilegalisir oleh pejabat bank yang berwenang;d.
 
rencana kerja penempatan dan perlindungan tenaga kerja di luar negeri sekurang-kurangnya dalamkurun waktu 3 (tiga) tahun berjalan;e.
 
struktur organisasi perusahaan yang mencantumkan adanya unit yang bertanggungjawab terhadappelatihan kerja;f.
 
copy bukti penguasaan sarana dan prasarana berupa kantor, peralatan kantor, tempat penampungan,dan tempat pelatihan berupa surat kepemilikan atau perjanjian sewa/kontrak/kerjasama dalam jangkawaktu sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun;g.
 
neraca perusahaan yang dibuat oleh akuntan publik;h.
 
copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perseroan Terbatas;i.
 
surat pernyataan yang ditandatangani di atas kertas bermaterai cukup dari pimpinan perusahaan(direktur utama/presiden direktur) yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak pernah dijatuhihukuman pidana berkaitan dengan penempatan TKI di luar negeri; j.
 
pas photo (berwarna dengan latar belakang merah) dari pimpinan perusahaan (direktur utama/presidendirektur), dengan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 (tiga) lembar.
Pasal 3
(1)
 
Permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 disampaikan kepada Menteri melalui Direktur Jenderal.(2)
 
Dalam hal dokumen permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap, makaSIPPTKI diterbitkan dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja.

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
dennovratna liked this
Rizhal Duaja liked this
Rizhal Duaja liked this
Bambang Tsn liked this
T Edy Purwono liked this
mary_m78 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->