PENDAHULUANPENDAHULUAN
A. Dasar PemikiranA. Dasar PemikiranSetiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berfilsafat dan berguna bagiSetiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berfilsafat dan berguna bagi negara dan bangsanya, serta mampu mengantisipasi perkembangan dan perubahan masanegara dan bangsanya, serta mampu mengantisipasi perkembangan dan perubahan masa depannya. Untuk itu diperlukan penguasaan ilmu pengetahuan berfilsafat dan berfikir depannya. Untuk itu diperlukan penguasaan ilmu pengetahuan berfilsafat dan berfikir filsafat yang berdasar pada nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai moral nilai kemanusiaan danfilsafat yang berdasar pada nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai moral nilai kemanusiaan dan nilai-nilai budaya bangsa. Nilai-nilai dasar tersebut berperan sebagai panduan dannilai-nilai budaya bangsa. Nilai-nilai dasar tersebut berperan sebagai panduan dan pegangan hidup setiap warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan pegangan hidup setiap warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bernegaraB. Pengertian FilsafatB. Pengertian FilsafatDalam kehidupan manusia, filsafat senantiasa menyertai dalam diri kita.Dalam kehidupan manusia, filsafat senantiasa menyertai dalam diri kita. Dengan kata lain,selama manusia itu hidup ia tidak dapat mengelak dari filsafat. PengertianDengan kata lain,selama manusia itu hidup ia tidak dapat mengelak dari filsafat. Pengertian filsafat itu sendiri sebenarnya sangat sederhana dan mudah dipahami. Istilah filsafat secarafilsafat itu sendiri sebenarnya sangat sederhana dan mudah dipahami. Istilah filsafat secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “philein” yang artinya cinta dan “sophos” yangetimologis berasal dari bahasa Yunani “philein” yang artinya cinta dan “sophos” yang mempunyai arti bijaksana. Jadi istilah filsafat mengandung makna cinta kebijaksamempunyai arti bijaksana. Jadi istilah filsafat mengandung makna cinta kebijaksa kebnaan. Pilihan manusia sebagai suatu pandangan dalam hidup yang bertujuankebnaan. Pilihan manusia sebagai suatu pandangan dalam hidup yang bertujuan memperoleh kebahagiaan itulah yang disebut hidup berfilsafat. Sebenarnya jika ditinjaumemperoleh kebahagiaan itulah yang disebut hidup berfilsafat. Sebenarnya jika ditinjau dari segi pembahasannya filsafat tidak hanya membahas tentang manusia saja, tetapi jugadari segi pembahasannya filsafat tidak hanya membahas tentang manusia saja, tetapi juga bidang-bidang lainnya antara lain tentang pengetahuan, agama, etika dan sebagainya. bidang-bidang lainnya antara lain tentang pengetahuan, agama, etika dan sebagainya.C. Tujuan FilsafatC. Tujuan FilsafatDalam kehidupan kita mempunyai tujuan hidup, apakah ke arah yang baik Dalam kehidupan kita mempunyai tujuan hidup, apakah ke arah yang baik atau yang buruk. Semua itu tergantung bagaimana cara berpikir kita. Hal itu sesuai denganatau yang buruk. Semua itu tergantung bagaimana cara berpikir kita. Hal itu sesuai dengan tujuan berfilsafat , bagaimana cara berpikir dan bertindak dalam melakukan aktivitastujuan berfilsafat , bagaimana cara berpikir dan bertindak dalam melakukan aktivitas berfilsafat yang pada umumnya diartikan sebagai proses pemecahan suatu permasalahan berfilsafat yang pada umumnya diartikan sebagai proses pemecahan suatu permasalahan dengan metode atau cara tertentu yang sesuai dengan objek permasalahan tersebut.dengan metode atau cara tertentu yang sesuai dengan objek permasalahan tersebut.