Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dan Madrasah

Manajemen Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dan Madrasah

Ratings: (0)|Views: 3,525 |Likes:
Published by Rezki Aditama

More info:

Published by: Rezki Aditama on Jul 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/19/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANLatar Belakang
Optimalisasi pelayanan bimbingan dan konseling perlu dilakukan sehingga pelayananBK benar-benar memberikan kontribusi pada pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah danmadrasah yang bersangkutan. Kegiatan ini didukung oleh manajemen pelayanan yang baik  pula guna tercapainya peningkatan mutu pelayanan bimbingan dan konseling. Makalah inimembahas manajemen pelayanan dan bimbingan konseling di sekolah dan madrasah.Semoga makalah ini dapat membantu kita untuk memahami bagaimana manajemen pelayanan bimbingan di sekolah dan di madrasah.
Manajemen Pelayanan Bimbingan dan Konseling 
1
 
BAB IIPEMBAHASANMakna Manajemen Pelayanan dan Bimbingan Konseling
Arti dari manajemen tidak ada yang telah diterima secara universal. Menurut MaryParker Follet yang dikutip oleh T. Hani Handoko (1999) menyatakan bahwa ”manajemenmerupakan seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain”. Pengertian inimengandung arti bahwa para manajer atau pimpinan seperti kepala sekolah dan madrasahdalam mencapai tujuan organisasinya melalui pengaturan orang-orang lain (guru dan petugasadministrasi) untuk melaksanakan berbagai tugas yang tidak mungkin bila dikerjakan seorangdiri.Stoner mengartikan manajemen sebagi proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.T. Tani Handoko menyimpulkan bahwa manajemen adalah bekerja denganmengumpulkan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai yujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (
 planning 
), pengorganisasian (
organizing 
), penyusunan personalia atau kepegawaian (
 staffing 
), pengarahan dan kepemimpinan (
leading 
), dan pengawasan (
controlling 
).Dalam konteks pelayanan BK, manajemen dapat berarti proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan aktifitas-aktifitas pelayanan bimbingan dankonseling, serta penggunaan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan yang telahditetapkan. Pelayanan BK mengupayakan agar tercapainya efektivitas dan efisiensi sertatercapainya tujuan. Oleh karena itu, manajemen diperlukan dalam pelayanan bimbingan dankonseling dengan tiga alasan, yaitu:1.Untuk mencapai tujuan.
2.
Untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan (jikaada).
3.
Untuk mencapai efektivitas dan efisiensi.
Prinsip-prinsip Manajemen Pelayanan Bimbingan dan Konseling
 Planning 
Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai suatu proses kegiatan, membutuhkan perencanaan yang matang dan sistematis dari mulai penyusunan program hingga
Manajemen Pelayanan Bimbingan dan Konseling 
2
 
 pelaksanaannya. Agar pelayanan bimbingan dan konseling memperoleh hasil sesuaitujuan yang telah dirumuskan, maka kegiatan ini penting dilakukan.
Organizing 
Berkenaan dengan pelayanan bimbingan tersebut dikelola dan diorganisir. Sistem pengorganisasi pelayanan bimbingan dan konseling bisa diketahui dari struktur organisasi sekolah tersebut. Organisasinya terdiri atas koordinator, anggota, dan staf administrasi.
Staffing 
Bagaimana para personalia ditetapkan, disusun, dan diadakan pembagian tugas (jobdescription), agar dalam pelaksanaannya menjadi efektif dan efisien sehingga tujuandapat dicapai dengan baik.
 Leading 
Berkenaan dengan mengarahkan dan memimpin para personalia sehingga bekerjasesuai dengan job atau bidang tugasnya masing-masing, agar aktivitas pelayananmenjadi terarah pada tujuan yang telah ditetapkan.
Controlling 
Berkenaan dengan melakukan pengawasan dan penilaian terhadap kegiatan mulai dari penyusunan rencana program hingga pelaksanaannya, agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaannya.
Pola Manajemen Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Yang dimaksud pola manajemen pelayanan bimbingan dan konseling adalah kerangkahubungan struktural antara berbagai bidang atau berbagai kedudukan. Kerangka hubungantersebut digambarkan dalam suatu struktur organisasi seperti pola profesional maupun polanonprofesional. Pola profesional guru pembimbing berasal dari alumni bimbingan konseling,sedangkan pola nonprofesional direkrut dari kepala sekolah, guru mata pelajaran tertentu atauwali kelas sebagai petugas bimbingan.Sesungguhnya tidak ada pola-pola manajemen atau struktur organisasi yang bakudalam pelayanan bimbingan dan konseling. Sekolah dan madrasah bisa merumuskan sendiri pola-pola manajemen pelayanan bimbingannya sesuai kebutuhan atau kondisinya.
Koordinator Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Koordinator mengatur kerjasama antara tenaga-tenaga bimbingan dan mengarahkansemua aktivitas atau kegiatan bimbingan dan konseling. Koordinator juga harus memenuhi
Manajemen Pelayanan Bimbingan dan Konseling 
3

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Melinda Astris liked this
Dea Agistiani liked this
Icha Chaem liked this
Aswia Milda liked this
Toke Ahmad liked this
Nia Kurnia Sari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->