Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II 2009

BAB II 2009

Ratings: (0)|Views: 83 |Likes:
Published by ideajogja

More info:

Published by: ideajogja on Jul 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

 
BAB IIKEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH
Berlakunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerahsebagai pengganti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 membawa perubahan mendasar dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah mencakup perubahan pada aspek  perencanaan pembangunan, penyelenggaraan urusan pemerintahan, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini menjadi kewajiban Pemerintah Daerah untuk menetapkan berbagai kebijakan sebagai landasan hukum dalam melaksanakan otonomidaerah.Perubahan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional sebagaimana ditegaskandalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional berkaitan erat dengan sistem perencanaan pembangunan daerah dan perubahan politik lokal yang berpengaruh terhadap mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah.Pemilihan Kepala Daerah secara langsung membawa konsekuensi pada akuntabilitas pemerintah daerah yaitu adanya kewajiban bagi kepala daerah terpilih untuk mengadopsi visidan misinya yang dijabarkan dalam dokumen perencanaan lima tahun atau RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini ditegaskan dalam pasal 5 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 bahwa RPJM Daerah merupakan
“penjabaran dari visi, misi,dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJP Daerah danmemperhatikan RPJM Nasional, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah, lintasSatuan Kerja Perangkat Daerah, dan program kewilayahan disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif”
Disisi lain dalam pasal 150 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 dijelaskan bahwa“perencanaan pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional yang bersifat saling berhubungan (inter-koneksi), saling tergantung(inter-dependensi), dan saling mendukung serta disusun secara berjangka”.Berdasarkan ketentuan di atas, dalam rangka perencanaan pembangunan daerah yang berguna bagi pencapaian arah dan tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah, PemerintahKabupaten Gunungkidul telah menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 1 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah KabupatenGunungkidul Tahun 2005 – 2010 yang di dalamnya memuat visi, misi, strategi, dan arah
 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Gunungkidul Tahun 2009 37 
 
kebijakan pembangunan daerah yang secara rinci dapat diuraikan sebagai berikut :
A. VISI DAN MISI1. Visi
Visi adalah hal yang diinginkan pada akhir periode perencanaan yang kondisinyadirepresentasikan dalam sejumlah sasaran hasil pembangunan yang dicapai melalui program-program pembangunan dalam bentuk rencana kerja. Rencana PembangunanJangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2005 - 2010mengadopsi visi kepala daerah terpilih untuk dijadikan sebagai Visi Daerah yaitu,
MENJADI PEMERINTAH DAERAH YANG BAIK DAN BERSIH,RESPONSIF, UNTUK MENDUKUNG TERWUJUDNYA MASYARAKATMANDIRI DAN KOMPETITIF”.Pemerintah daerah yang baik :
Adalah perwujudan tata pemerintahan yang berpedoman pada prinsip pemerintahan yang baik (
 good governance)
yaitu partisipasi, penegakan hukum,transparansi, kesetaraan, daya tanggap, wawasan ke depan, akuntabilitas, pengawasan,efisiensi dan efektivitas serta profesionalisme.
Pemerintah daerah yang bersih :
Adalah perwujudan pemerintahan yang diarahkan untuk menuntaskan penanggulangan penyalahgunaan wewenang dalam bentuk korupsi, kolusi, dannepotisme (KKN).
Responsif :
Adalah perwujudan kemampuan birokrasi pemerintahan secara cepat dan tepatmengenali kebutuhan masyarakat, mengantisipasi permasalahan, menyusun agenda pembangunan dan prioritas pelayanan serta mengembangkan program-program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Masyarakat Mandiri :
Adalah perwujudan kondisi masyarakat yang berbudaya mempunyai semangatmembangun yang tinggi dan mempunyai kemampuan dan kekuatan mengembangkan potensinya serta mampu menjaga kelangsungan proses dan hasil - hasil pembangunan.
Kompetitif :
Adalah perwujudan kondisi masyarakat yang bertaqwa kepada Tuhan YangMaha Esa, cerdas, sehat, produktif, dan berakhlak mulia serta memiliki daya saing
 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Gunungkidul Tahun 2009 38
 
secara bertanggungjawab dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tantanganglobalisasi.
Rangkuman penjelasan visi :
Perwujudan pemerintahan yang baik dan bersih guna menciptakan kondisimasyarakat yang memiliki kemampuan mengembangkan potensinya dengan didukungkualitas sumber daya manusia yang tinggi dan mempunyai akses teknologi informasi,sehingga mampu memanfaatkan peluang dan tantangan globalisasi.Visi ini dijabarkan lebih lanjut ke dalam misi yang akan menjadi tanggung jawabseluruh pemangku kepentingan (
 stakeholders
) Gunungkidul untuk mencapai cita-citamasa depan.
2. Misi
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi. Selanjutnya berdasarkan visi daerah tersebutditetapkan empat misi pembangunan daerah 2005-2010 yaitu:1)Mewujudkan reformasi birokrasi2)Mewujudkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat3)Mewujudkan pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) wilayahyang berwawasan lingkungan dengan pendekatan kewilayahan4)Mewujudkan pengembangan dunia usaha dan koperasiPenjelasan masing-masing misi :
Misi Kesatu
:Misi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalammewujudkan peningkatan kinerja pemerintah daerah meliputi peningkatan kapasitaskelembagaan, kualitas dan kompetensi SDM aparatur, perencanaan, pengawasan, penegakan supremasi hukum, kesadaran dan ketaatan hukum, sistem keuangan dan pengelolaan kekayaan daerah serta peningkatan peran otonomi desa guna menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas, efisien, responsif, dan akuntabel.
Misi Kedua
:Misi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalammewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan meningkatkan kualitas SDMmasyarakat meliputi penyediaan air bersih, pendidikan, pelatihan, peningkatan derajatkesehatan, pemberdayaan masyarakat pertanian, peningkatan profesionalisme dan produktivitas kerja, lapangan kerja serta penanggulangan kemiskinan.
Misi Ketiga
:Misi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam
 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Gunungkidul Tahun 2009 39

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->