Kebudayaan Jawa
IDENTIFIKASI
Daerah kebudayaan Jawa sangatlah luas meliputi seluruh bagiantengah dan timur pulau Jawa. Ada daerah yang disebut daerah
Kejawen
yaitu Banyumas, Kedu, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Malang dan Kediri.Daerah di luar yang tersebut di atas disebut daerah
Pesisir
dan
UjungTimur
. Sehubungan dengan itu, maka dalam rangka seluruh kebudayan Jawa ini, dua daerah luas bekas kerajaan Mataram sebelum terpecah yakni Yogyakarta dan Surakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa. Sudahbarang tentu terdapat berbagai variasi dan perbedaan yang bersifat lokaldalam beberapa unsur kebudayaannya di daerah yang tercakup dalamkebudayaan Jawa. Namun, variasi dan perbedaan tersebut tidaklah besarkarena apabila diteliti, hal-hal itu masih menunjukkan satu pola ataupunsatu sistim kebudayaan Jawa.
Penduduk
Suku bangsa
Jawa
, adalah suku bangsa terbesar diIndonesia. Jumlahnya mungkin ada sekitar 90 juta data pada tahun 2004. Merekaberasal dari pulau Jawadan terutama ditemukan di provinsi Jawa Tengah
dan Jawa Timur. Tetapi di provinsi Jawa Barat,Bantendan tentu saja
Jakartamereka banyak ditemukan. Selain suku Jawa baku terdapatsubsukuOsingdan Tengger.
Orang Jawa memilikistereotipesebagai suku bangsa yang sopandan halus.Tetapi mereka juga terkenal sebagai suku bangsa yang tertutupdan tidak mau terus terang. Sifat ini konon berdasarkan watak orang Jawayang ingin menjagaharmoniatau keserasian dan menghindari konflik,karena itulah mereka cenderung untuk diam dan tidak membantahapabila terjadi perbedaan pendapat.Orang Jawa sebagian besar secara nominal menganut agamaIslam. Tetapi yang menganut agamaKristen;ProtestandanKatholikjuga banyak.
Mereka juga terdapat di daerah pedesaan. Penganut agamaBuddhadanHindujuga ditemukan pula di antara masyarakat Jawa. Ada pula agama
Page | 1