- A-scan ultrasound (echography).- Penghitungan sel endotel penting u/ fakoemulsifikasi & implantasi.
Pengobatan
Satu-satunya adalah dengan cara pembedahan ,yaitu lensa yang telah keruh diangkatdan sekaligus ditanam lensa intraokuler sehingga pasca operasi tidak perlu lagi memakai kacamata khusus (kaca mata aphakia). Setelah operasi harus dijaga jangan sampai terjadi infeksi.Pembedahan dilakukan bila tajam penglihatan sudah menurun sedemikian rupa sehinggamengganggu pekerjaan sehari-hari atau bila telah menimbulkan penyulit seperi glaukomadan uveitis.Tekhnik yang umum dilakukan adalah ekstraksi katarak ekstrakapsular, dimana isi lensadikeluarkan melalui pemecahan atau perobekan kapsul lensa anterior sehingga korteks dannukleus lensa dapat dikeluarkan melalui robekan tersebut. Namun dengan tekhnik ini dapattimbul penyulit katarak sekunder. Dengan tekhnik ekstraksi katarak intrakapsuler tidak terjadi katarak sekunder karena seluruh lensa bersama kapsul dikeluarkan, dapat dilakukanpada yang matur dan zonula zinn telah rapuh, namun tidak boleh dilakukan pada pasien berusia kurang dari 40 tahun, katarak imatur, yang masih memiliki zonula zinn. Dapat puladilakukan tekhnik ekstrakapsuler dengan fakoemulsifikasi yaitu fragmentasi nukleus lensadengan gelombang ultrasonik, sehingga hanya diperlukan insisi kecil, dimana komplikasipasca operasi lebih sedikit dan rehabilitasi penglihatan pasien meningkat.
Komplikasi
- Penyulit yg terjadi berupa : visus tdk akan mencapai 5/5
ambliopia sensori- Komplikasi yang terjadi : nistagmus dan strabismus
Pencegahan
Disarankan agar banyak mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vit.C ,vit.A dan vit E
DASAR DATA PENGKAJIAN PASIEN
AKTIVITAS/ISTRAHAT
Gejala:Perubahan aktivitas biasanya/hobi sehubungan dengangangguan penglihatan
NEUROSENSORI
Gejala:Gangguan penglihatan (kabur/tak jelas), sinar terangmenyebabkan silau dengan kehilangan bertahappenglihatan perifer, kesulitan memfokuskan kerja dengan