BAB IIILEDAKAN PENDUDUK
Ini fenomena yang tidak boleh dianggap enteng. BKKBN menghitung, bila setiaptahun ada setengah persen saja pasangan usia subur tidak menjalankan program pengendalian jumlah anak, diperkirakan pada 2015 jumlah warga negeri ini akan mencapai 300 juta jiwa.Angka itu jauh lebih mengkhawatirkan dari angka pertambahan penduduk yangmenurut perhitungan pemerintah masih ‘aman’ untuk kondisi Indonesia. Aman dalam konteksrasio pertumbuhan ekonomi berbanding jumlah per kapita, aman pula dari perspektif pencapaian tujuan pembangunan untuk mengangkat rakyat dari kubangan kemiskinan.Karena itu, upaya BKKBN untuk mengendalikan laju pertumbuhan populasi ini harusdidukung. Kalau tidak, negeri ini akan menghadapi
baby booming
yang tidak perlu dan tidak tepat saatnya.Situasi ini secara paralel akan membuat peningkatan kesejahteraan rakyat kian sulittercapai. Kemiskinan pun akan kian sulit diberantas. Karena itu, mata rantai sebab akibat iniharus diputus.Bagi pemerintah, khususnya BKKBN, mengatasi ledakan penduduk bukanlah soal baru. Pemerintah pernah berhasil mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan hasil sangatmemuaskan. Pada saat yang sama swasembada pangan pun pernah berhasil dicapai, sehinggatercapailah keseimbangan antara tingkat pertumbuhan populasi dan kemampuan untuk mencukupi kebutuhan.