Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perda No. 5 Tahun 2010 Tentang Pengolahan Air Tanah di NTB

Perda No. 5 Tahun 2010 Tentang Pengolahan Air Tanah di NTB

Ratings: (0)|Views: 1,759 |Likes:
Published by arifhi
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT



PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

NOMOR 5 TAHUN 2010

TENTANG
PENGELOLAAN AIR TANAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT,

Menimbang : a. bahwa air tanah merupakan salah satu sumber daya air dan unsur yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat yang keberadaannya terbatas dan kerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulit dilakukan sehingga perlu dikelola secara adil dan bijaksana dengan melakukan pengaturan yang menyeluruh dan berwawasan lingkungan;
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT



PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

NOMOR 5 TAHUN 2010

TENTANG
PENGELOLAAN AIR TANAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT,

Menimbang : a. bahwa air tanah merupakan salah satu sumber daya air dan unsur yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat yang keberadaannya terbatas dan kerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulit dilakukan sehingga perlu dikelola secara adil dan bijaksana dengan melakukan pengaturan yang menyeluruh dan berwawasan lingkungan;

More info:

Published by: arifhi on Jul 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

 
 
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARATNOMOR 5 TAHUN 2010TENTANGPENGELOLAAN AIR TANAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAGUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT,Menimbang
:
a.
 
bahwa air tanah merupakan salah satu sumber daya air dan unsur yang sangatpenting bagi kehidupan masyarakat yang keberadaannya terbatas dankerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulitdilakukan sehingga perlu dikelola secara adil dan bijaksana dengan melakukanpengaturan yang menyeluruh dan berwawasan lingkungan;b.
 
bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (4) dan Pasal 16 ayat (2)Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah,pengelolaannya perlu diatur dengan Peraturan Daerah;c.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a danhuruf b perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Air Tanah;
 
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerahTingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 1649);
 
2.
 
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya AlamHayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3419);3.
 
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699);4.
 
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4377);5.
 
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem PerencanaanPembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);6.
 
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubahbeberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentangPerubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
 
 
27.
 
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan AntaraPemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);8.
 
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4725);9.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3838);10.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Airdan Pengendalian Pencemaran Air (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2001 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4161);11.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan danPengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4593);12.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2006 Nomor 46, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4624);13.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian UrusanPemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, danPemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4737);14.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber DayaAir (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 82, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4858);15.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 83, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4859);16.
 
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 6 Tahun 2001 tentangPajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan(Lembaran Daerah Tahun 2001 Nomor 58);17.
 
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 2010 tentangRencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Lembaran DaerahTahun 2006 Nomor 11);18.
 
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2008 tentangUrusan Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Lembaran Daerah Tahun2008 Nomor 5);19.
 
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 7 Tahun 2008 tentangOrganisasi dan Tatakerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat(Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 7);20.
 
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 8 Tahun 2008, tentangOrganisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis DaerahProvinsi Nusa Tenggara Barat (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 8);
 
 
3Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAHPROVINSI NUSA TENGGARA BARATdanGUBERNUR NUSA TENGGARA BARATMEMUTUSKAN :Menetapkan :
 
PERATURAN DAERAH TENTANG PENGELOLAAN AIR TANAH.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :1.
 
Daerah adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat.2.
 
Pemerintah Daerah adalah Gubernur dan Perangkat Daerah sebagai unsurpenyelenggara pemerintahan daerah.3.
 
Gubernur adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat.4.
 
Pemerintah Kabupaten/Kota adalah Pemerintah Kabupaten/Kota di ProvinsiNusa Tenggara Barat.5.
 
Bupati/Walikota adalah Bupati/Walikota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.6.
 
Dinas Pertambangan dan Energi adalah Dinas Pertambangan dan EnergiProvinsi Nusa Tenggara Barat.7.
 
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi adalah Kepala Dinas Pertambangan danEnergi Provinsi Nusa Tenggara Barat.8.
 
Air Tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawahpermukaan tanah.9.
 
Akuifer atau Lapisan Pembawa Air adalah lapisan batuan jenuh air di bawahpermukaan tanah yang dapat menyimpan dan meneruskan air.10.
 
Cekungan Air Tanah adalah suatu wilayah yang dibatasi oleh batashidrogeologis, tempat semua kejadian hidrogeologis seperti proses pengimbuhan,pengaliran dan pelepasan air tanah berlangsung.11.
 
Daerah Imbuhan Air Tanah adalah suatu wilayah peresapan yang mampu menambahair tanah yang berlangsung secara alamiah pada suatu cekungan air tanah.12.
 
Daerah Lepasan Air Tanah adalah suatu wilayah dimana proses keluaran airtanah yang berlangsung secara alamiah pada suatu cekungan air tanah.13.
 
Pengambilan Air Tanah adalah setiap kegiatan pengambilan untuk memperolehair tanah dengan cara penggalian dan pengeboran.14.
 
Pengelolaan Air Tanah adalah upaya merencanakan, melaksanakan, memantau,dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan inventarisasi, konservasi danpendayagunaan air tanah.15.
 
Konservasi Air Tanah adalah upaya melindungi dan memelihara keberadaan,kondisi dan lingkungan air tanah guna mempertahankan kelestarian dan/ataukesinambungan fungsi, ketersediaan dalam kuantitas dan kualitas yangmemadai untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup.

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ahmad Zaki Fuad liked this
Cheny Crafy liked this
Pondra Prio liked this
SyaiFul RaChman liked this
Evi Fauziah liked this
imansoehada liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->